Menu

Mode Gelap
Musyawarah Daerah V King Rattle Club Indonesia Digelar di Pontianak Drama Cina Jadi Hiburan Favorit Bapak-Bapak Saat Waktu Senggang, Fenomena Unik yang Kian Mengemuka Pencarian Hari ke-7 Nuriman di Perairan Karang Anyar Dihentikan, Korban Dinyatakan Hilang HMI Cabang Pontianak Gelar Insight Session dan Luncurkan RKK: Dorong Ruang Aman dan Sistem Perlindungan Kader IMM Pontianak Tolak Tegas Wacana Pilkada Dipilih oleh DPRD: “Rakyat Bukan Masalah, Rakyat Adalah Jawaban” Kakek Molyadi Ditemukan Selamat Setelah Dua Hari Hilang di Ladang, Tim SAR Gabungan Akhiri Operasi Pencarian

Pontianak

JRD Gelar Kelas Jurnalistik di Pontianak, Kupas Sejarah dan Ideologi Pers Indonesia

badge-check


					JRD Gelar Kelas Jurnalistik di Pontianak, Kupas Sejarah dan Ideologi Pers Indonesia Perbesar

Komunitas Jaringan Rumah Diskusi (JRD) menggelar kegiatan kelas jurnalistik yang berlangsung selama beberapa hari di Pontianak. Pada hari pertama, JRD menghadirkan jurnalis senior Kalimantan Barat, Andi Fachrizal, yang membawakan materi berjudul “Sejarah dan Ideologi Pers di Indonesia”. Materi ini menjadi fondasi awal bagi peserta untuk memahami dan mengenal dunia jurnalistik secara lebih mendalam. Kegiatan berlangsung di Perpustakaan Tanjak Serumpun Rumah Adat Melayu pada 23 Mei 2025.

Kelas ini diikuti oleh 15 peserta dari kalangan mahasiswa, pemuda, dan siswa SMA, serta berlangsung secara interaktif. Andi Fachrizal, atau yang akrab disapa Rizal Daeng, adalah figur yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalistik nasional. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa sejarah pers Indonesia tidak dapat dipisahkan dari dinamika politik dan perjuangan kemerdekaan bangsa.

“Pers telah menjadi alat perjuangan sejak era kolonial, terbagi menjadi pers kolonial, pers Cina, dan pers nasional,” jelas Fachrizal.

Kegiatan ini akan berlanjut selama beberapa minggu ke depan, dan dirancang untuk mengajak peserta terjun langsung ke dalam dunia pers, agar tidak hanya paham teori, tetapi juga praktik lapangan.

“Kami ingin para peserta tidak hanya bisa menulis berita, tetapi juga memahami sejarah panjang perjuangan pers sebagai bagian dari gerakan rakyat,” ujar Aris, Ketua Panitia kegiatan.

Pada hari pertama, peserta juga mendapatkan wawasan mengenai peran pers dalam perjuangan kemerdekaan, masa Orde Baru, hingga era reformasi yang menandai lahirnya kebebasan pers. Tantangan jurnalistik masa kini, seperti disinformasi dan tekanan terhadap independensi media, juga menjadi bagian dari diskusi.

Kelas jurnalistik ini bertujuan mencetak jurnalis muda yang memiliki kemampuan, integritas, dan kesadaran sosial untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Musyawarah Daerah V King Rattle Club Indonesia Digelar di Pontianak

17 Januari 2026 - 15:06 WIB

HMI Cabang Pontianak Gelar Insight Session dan Luncurkan RKK: Dorong Ruang Aman dan Sistem Perlindungan Kader

16 Januari 2026 - 06:06 WIB

IMM Pontianak Tolak Tegas Wacana Pilkada Dipilih oleh DPRD: “Rakyat Bukan Masalah, Rakyat Adalah Jawaban”

15 Januari 2026 - 19:20 WIB

Mahasiswa HKI IAIN Pontianak Gelar Seminar Cyberbullying Berbasis Gender di GAS VII

15 Januari 2026 - 07:57 WIB

Bocah 6 Tahun Bernama Rama Ditemukan Meninggal Usai Tenggelam di Parit Tanjung Raya 1

9 Januari 2026 - 04:48 WIB

Trending di Pontianak