JRD Gelar Kelas Jurnalistik di Pontianak, Kupas Sejarah dan Ideologi Pers Indonesia - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Antusiasme Warga Serbu Bazar Sembako Murah Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia, Seluruh Paket Ludes Terjual Semarak HUT ke-19 Kubu Raya, Puskesmas Punggur Ajak Warga Hidup Sehat Lewat Senam GERMAS Derahman: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Hadapi Tantangan Fiskal Kubu Raya Banggar DPR RI Dorong Bank Indonesia Kalbar Perkuat Deteksi Dini Ekonomi dan Pengembangan UMKM Daerah Banggar DPR RI Dorong Penguatan Transfer ke Daerah dan Optimalisasi APBN untuk Pembangunan Kalimantan Barat Nelayan Hilang Kontak di perairan Teluk Cina Pulau Lemukutan di temukan dalam keadaan selamat oleh tim SAR Gabungan

Pontianak

JRD Gelar Kelas Jurnalistik di Pontianak, Kupas Sejarah dan Ideologi Pers Indonesia

badge-check


JRD Gelar Kelas Jurnalistik di Pontianak, Kupas Sejarah dan Ideologi Pers Indonesia Perbesar

Komunitas Jaringan Rumah Diskusi (JRD) menggelar kegiatan kelas jurnalistik yang berlangsung selama beberapa hari di Pontianak. Pada hari pertama, JRD menghadirkan jurnalis senior Kalimantan Barat, Andi Fachrizal, yang membawakan materi berjudul “Sejarah dan Ideologi Pers di Indonesia”. Materi ini menjadi fondasi awal bagi peserta untuk memahami dan mengenal dunia jurnalistik secara lebih mendalam. Kegiatan berlangsung di Perpustakaan Tanjak Serumpun Rumah Adat Melayu pada 23 Mei 2025.

Kelas ini diikuti oleh 15 peserta dari kalangan mahasiswa, pemuda, dan siswa SMA, serta berlangsung secara interaktif. Andi Fachrizal, atau yang akrab disapa Rizal Daeng, adalah figur yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalistik nasional. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa sejarah pers Indonesia tidak dapat dipisahkan dari dinamika politik dan perjuangan kemerdekaan bangsa.

“Pers telah menjadi alat perjuangan sejak era kolonial, terbagi menjadi pers kolonial, pers Cina, dan pers nasional,” jelas Fachrizal.

Kegiatan ini akan berlanjut selama beberapa minggu ke depan, dan dirancang untuk mengajak peserta terjun langsung ke dalam dunia pers, agar tidak hanya paham teori, tetapi juga praktik lapangan.

“Kami ingin para peserta tidak hanya bisa menulis berita, tetapi juga memahami sejarah panjang perjuangan pers sebagai bagian dari gerakan rakyat,” ujar Aris, Ketua Panitia kegiatan.

Pada hari pertama, peserta juga mendapatkan wawasan mengenai peran pers dalam perjuangan kemerdekaan, masa Orde Baru, hingga era reformasi yang menandai lahirnya kebebasan pers. Tantangan jurnalistik masa kini, seperti disinformasi dan tekanan terhadap independensi media, juga menjadi bagian dari diskusi.

Kelas jurnalistik ini bertujuan mencetak jurnalis muda yang memiliki kemampuan, integritas, dan kesadaran sosial untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Kalbar Hadiri Pembukaan Muswil FL2MI di Polnep Ajak Pemuda Kawal Kebijakan Secara Konstruktif

12 Juli 2026 - 09:39 WIB

Jelang Temu Karya, Keterbukaan Penjaringan Calon Ketua Karang Taruna Kabupateen/Kota Jadi Harapan Kader

8 Juli 2026 - 09:11 WIB

Solmadapar Desak PLN Kalbar Berikan Kompensasi atas Pemadaman Listrik

7 Juli 2026 - 23:58 WIB

Mantan Anggota Polres Melawi Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Dugaan Narkotika, Kuasa Hukum Siapkan Banding

6 Juli 2026 - 12:26 WIB

Soroti Pemadaman Listrik di Kalbar, Solmadapar Tuntut Transparansi dan Kompensasi untuk Pelanggan

5 Juli 2026 - 23:06 WIB

Trending di Pontianak