Naik Dango ke-41 Dipusatkan di Rumah Adat Desa Lingga, Momentum Pelestarian Budaya Dayak - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Kondisi SDN 52 Sungai Raya Memprihatinkan, Guru dan Siswa Bertahan dengan Fasilitas Seadanya Spanyol Singkirkan Prancis 2-0, Melaju ke Final Piala Dunia 2026 UM Metro Kirim Empat Mahasiswa ke Akademi Sejarawan Muhammadiyah Batch 1 di Yogyakarta AMCP Kalbar Desak Polisi Tindak Tegas Dugaan Penggiringan Opini Negatif terhadap Polri Tim SAR Gabungan Temukan Bocah yang Jatuh ke Sungai Landak dalam Kondisi Meninggal Dunia Game PS2 yang Tak Akan Terlupakan Anak Rental, Penuh Kenangan dan Nostalgia

Kubu Raya

Naik Dango ke-41 Dipusatkan di Rumah Adat Desa Lingga, Momentum Pelestarian Budaya Dayak

badge-check


Naik Dango ke-41 Dipusatkan di Rumah Adat Desa Lingga, Momentum Pelestarian Budaya Dayak Perbesar

Gagasankalbar.com — Perayaan adat Naik Dango ke-41 tahun 2026 dipusatkan di Rumah Adat Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan budaya tahunan masyarakat Dayak ini mengusung tema “Pelestarian, Revitalisasi, dan Adaptasi Nilai-nilai Kebudayaan Dayak di tengah arus Globalisasi dan Modernisasi.”

Perayaan yang berlangsung pada 25–28 April 2026 tersebut menjadi momentum penting karena melibatkan tiga kabupaten di Kalimantan Barat, yakni Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Landak, dan Kabupaten Mempawah.

Ribuan masyarakat Dayak dari berbagai wilayah turut hadir memadati lokasi kegiatan untuk bersama-sama merayakan tradisi yang sarat makna. Naik Dango tidak hanya menjadi ungkapan rasa syukur atas hasil panen padi, tetapi juga sebagai upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya dari Fraksi PDI Perjuangan, Ewinalgo, menyampaikan bahwa perayaan Naik Dango merupakan bentuk rasa syukur kepada Jubata, Tuhan Yang Maha Kuasa, atas berkat hasil panen yang diperoleh masyarakat pada tahun ini.

“Naik Dango ini sebagai ucapan syukur atas berkat hasil panen padi yang didapat, sekaligus harapan agar di tahun mendatang hasil panen semakin baik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk pelestarian adat dan budaya agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya Dayak di tengah derasnya arus globalisasi, sehingga generasi muda tetap mengenal, memahami, dan melestarikan identitas budaya mereka.

Perayaan Naik Dango ke-41 ini diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan adat, seni, dan budaya yang menggambarkan kekayaan tradisi masyarakat Dayak, sekaligus mempererat persatuan antarwarga di Kalimantan Barat.

Baca Lainnya

Kondisi SDN 52 Sungai Raya Memprihatinkan, Guru dan Siswa Bertahan dengan Fasilitas Seadanya

16 Juli 2026 - 00:43 WIB

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Apresiasi Langkah Polri Mengusut Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara

10 Juli 2026 - 10:44 WIB

Bawaslu Kubu Raya Teken NPHD 2026 Bersama Kesbangpol, Perkuat Dukungan Pengawasan Demokrasi

9 Juli 2026 - 15:37 WIB

Caketum PBNU Gus Salam Silaturahim dengan PWNU dan PCNU se-Kalbar, Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Penguatan Organisasi NU

8 Juli 2026 - 09:08 WIB

Forum Silaturahmi Pencinta Katapel Kubu Raya Siap Tampil Maksimal di Forprov II 2026 Singkawang

6 Juli 2026 - 12:22 WIB

Trending di Kubu Raya