Breaking News

Berita Kalbar

Senator DPD RI Syarif Melvin Alkadrie Ajak Mahasiswa Dalami Empat Pilar Kebangsaan Lewat Pendekatan Semiotika

badge-check

Senator DPD RI Syarif Melvin Alkadrie Ajak Mahasiswa Dalami Empat Pilar Kebangsaan Lewat Pendekatan Semiotika Perbesar

Gagasankalbar.com – Senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dari Kalimantan Barat, Syarif Melvin Alkadrie, S.H., menekankan pentingnya pemahaman Empat Pilar Kebangsaan bagi mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.

Dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Institut Bisnis dan Ekonomi Indonesia (IBE Indonesia) di Pontianak, 17 Mei 2025.

Ia mengajak para mahasiswa untuk menggali makna mendalam dari simbol-simbol negara, khususnya dalam konteks semiotika atau ilmu tanda.

Dalam sambutannya, Syarif Melvin yang juga merupakan Sultan Pontianak ke-IX, menyoroti peran historis Kesultanan Kadriah Pontianak sebagai tempat lahirnya Sultan Hamid II, perancang Lambang Negara Garuda Pancasila. Hal ini, menurutnya, menjadi bagian penting dalam memahami keterkaitan antara sejarah lokal dan pilar-pilar kebangsaan Indonesia.

“Garuda Pancasila bukan hanya sekadar lambang negara, tetapi simbol yang kaya akan nilai budaya dan filosofis,” tegasnya. Ia menjelaskan bahwa elemen-elemen seperti jumlah bulu pada Garuda, perisai berlambang lima sila, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang dicengkeram Garuda merupakan representasi nilai-nilai dasar negara: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Melalui pendekatan semiotik, ia mendorong mahasiswa untuk melihat simbol-simbol tersebut sebagai panduan moral dan inspirasi dalam menghadapi tantangan globalisasi dan menjaga keutuhan bangsa.

Lebih lanjut, ia menjelaskan makna dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pilar keberagaman bangsa. “Semboyan ini bukan hanya moto, tetapi juga fondasi untuk merajut persatuan dalam keberagaman budaya, agama, dan bahasa yang dimiliki Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, UUD 1945 dijelaskan sebagai pondasi hukum yang tidak hanya mengatur struktur negara, tetapi juga menjadi simbol kedaulatan rakyat. Oleh karena itu, ia menegaskan pentingnya bagi mahasiswa untuk memahami UUD 1945 sebagai landasan dalam berkontribusi aktif terhadap demokrasi, keadilan, dan kesejahteraan sosial.

Dalam konteks daerah, Syarif Melvin menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyampaikan bahwa melalui Empat Pilar Kebangsaan, mahasiswa diharapkan dapat:

1. Menumbuhkan semangat nasionalisme dan menjaga kedaulatan bangsa.
2. Menanamkan rasa hormat terhadap pluralitas dan nilai-nilai toleransi.
3. Memahami pentingnya konstitusi dan hukum dalam menjalani kehidupan berbangsa.
4. Menjadi agen perubahan yang adil, bijaksana, dan progresif.

Sebagai penutup, Syarif Melvin menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga warisan budaya dan nilai-nilai luhur bangsa. Ia menyebut pentingnya sinergi antara nilai kebangsaan dan kearifan lokal, seperti yang tercermin dalam budaya Kesultanan Kadriah Pontianak, yang sejalan dengan prinsip Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Empat Pilar Kebangsaan bukan hanya doktrin formal, tetapi panduan nyata dalam membangun karakter dan masa depan bangsa. Dari daerah, untuk Indonesia,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara ini, Tengku Mulia M. Hum, Staf Ahli Khusus DPD RI, yang turut memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai implementasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan bernegara.

Tinggalkan Balasan

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dompet Umat dan Trust Music Galang Dana untuk Warga Terdampak Karhutla Kalbar

28 Sep 2026 - 03:08 WIB

Dompet Umat dan Trust Music Galang Dana untuk Warga Terdampak Karhutla Kalbar

Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Banom NU Kalimantan Barat Hadirkan Rangkaian Dakwah, Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat

22 Sep 2026 - 00:48 WIB

Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Banom NU Kalimantan Barat Hadirkan Rangkaian Dakwah, Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat

HWDI Kalbar Soroti Hak Perempuan Disabilitas untuk Hidup Setara

19 Sep 2026 - 02:20 WIB

HWDI Kalbar Soroti Hak Perempuan Disabilitas untuk Hidup Setara

Right to the City dan Krisis Ekologis Kalimantan Barat

19 Sep 2026 - 02:11 WIB

Right to the City dan Krisis Ekologis Kalimantan Barat

DPD IMM Kalbar dan Jatim Distribusikan Air Bersih Layak Konsumsi untuk Warga Terdampak Karhutla

17 Sep 2026 - 01:58 WIB

DPD IMM Kalbar dan Jatim Distribusikan Air Bersih Layak Konsumsi untuk Warga Terdampak Karhutla
Trending di Berita Kalbar