Menu

Mode Gelap
Bawaslu Kubu Raya Awasi Pelaksanaan Coktas Triwulan I 2026 di Empat Kecamatan FGD Ramadhan di Polres Ketapang, Mahasiswa Soroti Penguatan Keamanan di Wilayah Pedesaan DPD REI Kalbar Apresiasi Kunjungan Menteri PKP ke Pontianak dan Singkawang Setahun Kepemimpinan Sujiwo–Sukiryanto, Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Nilai Kinerja Sangat Baik Karhutla Kembali Muncul di Kubu Raya, Petugas Tetap Berjibaku Padamkan Api Meski Berpuasa Pemuda Katolik Kubu Raya Apresiasi Kunjungan Menteri PKP dan Bantuan Pembangunan Gereja Santo Petrus dan Paulus

Kayong Utara

Warga Kayong Utara Kecewa: HTM Pantai Pulau Datok Meroket Rp 30 Ribu Karena Event Grasstrack

badge-check


					Warga Kayong Utara Kecewa: HTM Pantai Pulau Datok Meroket Rp 30 Ribu Karena Event Grasstrack Perbesar

Gagasankalbar.com – Harga tiket masuk (HTM) menuju Pantai Pulau Datok di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, tiba-tiba melonjak drastis dari Rp 10 ribu menjadi Rp 30 ribu per orang. Kenaikan ini terjadi karena di kawasan pantai sedang diselenggarakan acara balap motor trail atau grasstrack. Kebijakan ini menuai keluhan dari warga yang merasa keberatan dengan kenaikan harga yang dinilai mendadak dan memberatkan.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kayong Utara, Idham, menegaskan bahwa pihaknya tidak terlibat dalam penetapan harga tiket masuk sebesar Rp 30 ribu tersebut. Idham mengaku sudah mewanti-wanti bahwa kenaikan HTM saat event grasstrack akan memicu keluhan masyarakat dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.

“Disporapar dalam hal ini tidak terlibat dalam penentuan harga tiket. Disporapar hanya memberikan rekomendasi penggunaan fasilitas publik yang tersedia di kawasan Pantai Pulau Datok,” jelas Idham pada Senin, 9 Juni 2025.

Kenaikan harga tiket ini menjadi sorotan publik, mengingat Pantai Pulau Datok merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Kayong Utara. Warga berharap ada kejelasan terkait pihak yang bertanggung jawab atas penentuan harga tiket dan agar kebijakan serupa tidak terulang di masa mendatang tanpa sosialisasi yang memadai. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemancing di Kayong Utara Ditemukan Meninggal Dunia Oleh Tim SAR Gabungan

22 November 2025 - 04:18 WIB

Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar Melalui Pelatihan Pembelajaran Mendalam di Kayong Utara

1 November 2025 - 00:07 WIB

Sekolah Lapang SETARA: Dorong Ekonomi Perempuan dan Lestarikan Kopi Liberika Kayong Utara

28 Juni 2025 - 10:47 WIB

KPAD Kawal Kasus Asusila di Kayong Utara: Ada Anak Jadi Tersangka dan Korban

17 Juni 2025 - 15:45 WIB

Rekrutmen Buram di Proyek Smelter Kayong Utara: Pekerja Lokal Tak Terlindungi

23 Mei 2025 - 11:21 WIB

Trending di Kayong Utara