Suasana Reflektif Warnai Pembinaan Keagamaan di Lapas Kelas IIA Pontianak - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Kondisi SDN 52 Sungai Raya Memprihatinkan, Guru dan Siswa Bertahan dengan Fasilitas Seadanya Spanyol Singkirkan Prancis 2-0, Melaju ke Final Piala Dunia 2026 UM Metro Kirim Empat Mahasiswa ke Akademi Sejarawan Muhammadiyah Batch 1 di Yogyakarta AMCP Kalbar Desak Polisi Tindak Tegas Dugaan Penggiringan Opini Negatif terhadap Polri Tim SAR Gabungan Temukan Bocah yang Jatuh ke Sungai Landak dalam Kondisi Meninggal Dunia Game PS2 yang Tak Akan Terlupakan Anak Rental, Penuh Kenangan dan Nostalgia

Pontianak

Suasana Reflektif Warnai Pembinaan Keagamaan di Lapas Kelas IIA Pontianak

badge-check


Suasana Reflektif Warnai Pembinaan Keagamaan di Lapas Kelas IIA Pontianak Perbesar

Gagasankalbar.com – Suasana penuh refleksi dan ketenangan mewarnai kegiatan pembinaan keagamaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pontianak pada Jumat, 15 Mei 2026. Kegiatan bertema “Hakikat Qurban sebagai Jalan Perubahan Jiwa” ini terselenggara melalui kerja sama antara pihak lapas dan Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PWM Kalbar.

Hadir sebagai narasumber, Samsul Hidayat yang memberikan tausiyah dan renungan keagamaan menjelang Hari Raya Iduladha kepada para warga binaan. Turut hadir Ketua LDK PWM Kalbar, Aswan Bahri beserta jajaran pengurus dan pihak lapas.

Dalam tausiyahnya, Samsul Hidayat menegaskan bahwa Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai ritual penyembelihan hewan qurban, tetapi juga sebagai momentum spiritual untuk “menyembelih” ego, kesombongan, amarah, serta kesalahan masa lalu.

“Qurban sejatinya adalah latihan kejujuran batin. Momentum untuk mengalahkan diri sendiri dan membuka pintu perubahan jiwa,” ujarnya di hadapan warga binaan.

Ia juga mengangkat keteladanan Nabi Ibrahim ‘alaihissalam sebagai simbol keikhlasan dan ketaatan dalam menghadapi ujian hidup. Menurutnya, setiap ujian merupakan jalan bagi manusia untuk kembali mengenal diri dan memperbaiki kehidupan.

“Bisa jadi tempat ini bukan akhir kehidupan, tetapi awal perjalanan memperbaiki jiwa,” ungkapnya.

Dalam ceramah tersebut, Samsul turut mengingatkan bahwa Islam senantiasa membuka ruang perubahan bagi setiap manusia. Kesalahan masa lalu tidak menutup peluang seseorang untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.

Mengutip Al-Qur’an, ia menegaskan bahwa Allah mencintai orang-orang yang bertaubat, sebagaimana tertuang dalam QS. Al-Baqarah ayat 222. Sementara melalui QS. Ar-Ra’d ayat 11, ia mengajak warga binaan untuk menjadikan penyesalan sebagai energi perubahan, bukan sekadar kesedihan.

“Kita semua memiliki kesempatan untuk berubah. Yang paling penting adalah keberanian menghadapi diri sendiri dan kemauan memperbaiki hidup,” katanya.

Sementara itu, Ketua LDK PWM Kalbar, Aswan Bahri, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya dakwah dan pembinaan spiritual yang humanis bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan. Ia menilai, pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam menumbuhkan harapan, kesadaran, serta optimisme dalam menjalani kehidupan ke depan.

Baca Lainnya

Polda Kalbar Hadiri Pembukaan Muswil FL2MI di Polnep Ajak Pemuda Kawal Kebijakan Secara Konstruktif

12 Juli 2026 - 09:39 WIB

Jelang Temu Karya, Keterbukaan Penjaringan Calon Ketua Karang Taruna Kabupateen/Kota Jadi Harapan Kader

8 Juli 2026 - 09:11 WIB

Solmadapar Desak PLN Kalbar Berikan Kompensasi atas Pemadaman Listrik

7 Juli 2026 - 23:58 WIB

Mantan Anggota Polres Melawi Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Dugaan Narkotika, Kuasa Hukum Siapkan Banding

6 Juli 2026 - 12:26 WIB

Soroti Pemadaman Listrik di Kalbar, Solmadapar Tuntut Transparansi dan Kompensasi untuk Pelanggan

5 Juli 2026 - 23:06 WIB

Trending di Pontianak