Gagasankalbar.com – Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP) menggelar kegiatan Pontianak Career Clinic & Culture 2025 pada Selasa, 21 Oktober 2025, bertempat di Aula Universitas Muhammadiyah Pontianak. Acara ini menghadirkan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, serta dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Pontianak, Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat, dan Ortom tingkat wilayah Kalimantan Barat.
Kegiatan ini bertujuan untuk membuka wawasan mahasiswa dan generasi muda Kalimantan Barat tentang peluang karier, pelindungan pekerja migran, serta pentingnya literasi informasi di era digital.
Dzulfikar Ahmad Tawalla menyampaikan pentingnya generasi muda untuk bijak dalam menerima dan menyaring informasi, khususnya terkait lowongan pekerjaan.
“Karena anak muda kita itu kan anak muda yang sangat well educated, bisa mengakses informasi lewat mana saja, sangat banyak instrumennya. Kita berharap anak-anak muda Kalimantan Barat itu bisa aware, bisa peka terhadap informasi-informasi resmi dari pemerintah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar generasi muda tidak mudah percaya terhadap informasi lowongan kerja yang beredar di media sosial tanpa sumber yang jelas.
“Jangan lupa lakukan yang namanya cross check, cross check dan cross check,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Pontianak berharap dapat menjadi wadah bagi mahasiswa dan masyarakat untuk memperoleh edukasi karier yang terpercaya serta memperkuat budaya literasi digital di kalangan generasi muda Kalimantan Barat.









