Menu

Mode Gelap
Musyawarah Daerah V King Rattle Club Indonesia Digelar di Pontianak Drama Cina Jadi Hiburan Favorit Bapak-Bapak Saat Waktu Senggang, Fenomena Unik yang Kian Mengemuka Pencarian Hari ke-7 Nuriman di Perairan Karang Anyar Dihentikan, Korban Dinyatakan Hilang HMI Cabang Pontianak Gelar Insight Session dan Luncurkan RKK: Dorong Ruang Aman dan Sistem Perlindungan Kader IMM Pontianak Tolak Tegas Wacana Pilkada Dipilih oleh DPRD: “Rakyat Bukan Masalah, Rakyat Adalah Jawaban” Kakek Molyadi Ditemukan Selamat Setelah Dua Hari Hilang di Ladang, Tim SAR Gabungan Akhiri Operasi Pencarian

Pontianak

Universitas Muhammadiyah Pontianak Gelar Pontianak Career Clinic & Culture 2025, Hadirkan Wakil Menteri BP2MI

badge-check


					Universitas Muhammadiyah Pontianak Gelar Pontianak Career Clinic & Culture 2025, Hadirkan Wakil Menteri BP2MI Perbesar

Gagasankalbar.com – Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP) menggelar kegiatan Pontianak Career Clinic & Culture 2025 pada Selasa, 21 Oktober 2025, bertempat di Aula Universitas Muhammadiyah Pontianak. Acara ini menghadirkan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, serta dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Pontianak, Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat, dan Ortom tingkat wilayah Kalimantan Barat.

Kegiatan ini bertujuan untuk membuka wawasan mahasiswa dan generasi muda Kalimantan Barat tentang peluang karier, pelindungan pekerja migran, serta pentingnya literasi informasi di era digital.

Dzulfikar Ahmad Tawalla menyampaikan pentingnya generasi muda untuk bijak dalam menerima dan menyaring informasi, khususnya terkait lowongan pekerjaan.

“Karena anak muda kita itu kan anak muda yang sangat well educated, bisa mengakses informasi lewat mana saja, sangat banyak instrumennya. Kita berharap anak-anak muda Kalimantan Barat itu bisa aware, bisa peka terhadap informasi-informasi resmi dari pemerintah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar generasi muda tidak mudah percaya terhadap informasi lowongan kerja yang beredar di media sosial tanpa sumber yang jelas.

“Jangan lupa lakukan yang namanya cross check, cross check dan cross check,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Pontianak berharap dapat menjadi wadah bagi mahasiswa dan masyarakat untuk memperoleh edukasi karier yang terpercaya serta memperkuat budaya literasi digital di kalangan generasi muda Kalimantan Barat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Musyawarah Daerah V King Rattle Club Indonesia Digelar di Pontianak

17 Januari 2026 - 15:06 WIB

HMI Cabang Pontianak Gelar Insight Session dan Luncurkan RKK: Dorong Ruang Aman dan Sistem Perlindungan Kader

16 Januari 2026 - 06:06 WIB

IMM Pontianak Tolak Tegas Wacana Pilkada Dipilih oleh DPRD: “Rakyat Bukan Masalah, Rakyat Adalah Jawaban”

15 Januari 2026 - 19:20 WIB

Mahasiswa HKI IAIN Pontianak Gelar Seminar Cyberbullying Berbasis Gender di GAS VII

15 Januari 2026 - 07:57 WIB

Bocah 6 Tahun Bernama Rama Ditemukan Meninggal Usai Tenggelam di Parit Tanjung Raya 1

9 Januari 2026 - 04:48 WIB

Trending di Pontianak