Gagasankalbar.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Kubu Raya melaksanakan kegiatan Bawaslu Visit to Campus melalui kunjungan dan audiensi ke STIDAR Darul Ulum Kubu Raya pada Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pengembangan jaringan pengawasan partisipatif sekaligus membahas perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua lembaga.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua STIDAR Darul Ulum Kubu Raya, Imam Sanusi, bersama jajaran civitas akademika. Turut hadir Anggota Bawaslu Kubu Raya, Gustiar dan Yance Chrsty.
Dalam kesempatan tersebut, Gustiar menjelaskan bahwa program Bawaslu Goes to Campus merupakan langkah strategis untuk memperluas jaringan pengawasan partisipatif dengan melibatkan kalangan akademisi, mahasiswa, dan civitas kampus.
“Perguruan tinggi merupakan mitra strategis Bawaslu dalam mengembangkan pengawasan partisipatif. Melalui kolaborasi ini, kami berharap kampus dapat menjadi ruang edukasi demokrasi sekaligus melahirkan agen-agen pengawasan partisipatif yang kritis, aktif, dan berintegritas,” ujarnya.
Ia menambahkan, peran perguruan tinggi sangat penting dalam membangun kesadaran demokrasi, meningkatkan literasi kepemiluan, serta mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam mengawal proses demokrasi yang berintegritas.
Selain penguatan pengawasan partisipatif, audiensi juga membahas rencana perpanjangan PKS antara Bawaslu Kubu Raya dan STIDAR Darul Ulum. Perpanjangan kerja sama ini dinilai penting sebagai bentuk keberlanjutan sinergi dalam mendukung program pendidikan demokrasi, pengawasan partisipatif, serta peningkatan kapasitas mahasiswa di bidang kepemiluan.
Sementara itu, Imam Sanusi menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan kampus untuk terus berkolaborasi dengan Bawaslu Kubu Raya.
“Kampus memiliki tanggung jawab moral dan akademik dalam membangun kesadaran demokrasi serta mendorong keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan edukatif yang berkaitan dengan kepemiluan dan pengawasan partisipatif,” ungkapnya.










