Pencerahan Ramadan PWA Kalbar di Panti Asuhan Tunas Islam Rasau Jaya - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Kesetiaan & Pengkhianatan : Sebuah Ulasan & Renungan Film The King, 2019. Syarif Falmu: “Jangan Sampai Kalbar Jadi Surga Investor, Tapi Neraka Bagi Pencari Kerja Lokal” Zulhas: MBG dan Hilirisasi Komoditas Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah Bawaslu Kubu Raya Gandeng Tiga Perguruan Tinggi Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu Gemawan Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pembangunan Responsif Gender dan Adaptasi Perubahan Iklim di Kabupaten Mempawah Menguak Tabir Industri Rokok, AJI Jakarta dan AJI Pontianak Gelar Nobar dan Diskusi Film “Di Balik Ilusi Tembakau”

Berita Kalbar

Pencerahan Ramadan PWA Kalbar di Panti Asuhan Tunas Islam Rasau Jaya

badge-check


Pencerahan Ramadan PWA Kalbar di Panti Asuhan Tunas Islam Rasau Jaya Perbesar

Gagasankalbar.com – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Kalimantan Barat melalui Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia (MHH) melaksanakan kegiatan pencerahan di Panti Asuhan Tunas Islam Rasau Jaya pada Minggu, 15 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan agenda rutin MHH PWA Kalbar setiap Ramadan.

Kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi berbagai organisasi, di antaranya ALPPHIND, KALISE, HIMPAUDI, serta Posbakum PWA Kalbar.

Ketua MHH PWA Kalbar yang juga dosen hukum di Universitas Muhammadiyah Pontianak, Hazilina, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman hukum dan literasi digital kepada anak-anak panti asuhan agar mampu menghadapi tantangan di era teknologi.

“Kami ingin anak-anak panti asuhan memahami hak-hak mereka serta memiliki keberanian untuk melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, maupun perundungan, baik di dunia nyata maupun di dunia digital,” ujar Hazilina.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi secara bijak oleh generasi muda.

“Media digital harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif seperti belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri. Karena itu, penting bagi anak-anak untuk memiliki literasi digital yang baik serta memahami batasan-batasan hukum di ruang digital,” tambahnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai moral, agama, dan etika dalam penggunaan media digital, agar anak-anak memiliki karakter yang kuat dan tidak mudah terpengaruh oleh konten negatif di internet.

“Kami berharap melalui kegiatan ini tumbuh kesadaran hukum sejak dini, sehingga anak-anak memahami bahaya cyberbullying, penyebaran hoaks, dan penyalahgunaan media sosial,” lanjutnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak di Panti Asuhan Tunas Islam Rasau Jaya memiliki pengetahuan hukum dasar, kecakapan digital, serta karakter yang kuat sehingga mampu menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, tangguh, dan siap menghadapi masa depan di era digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Syarif Falmu: “Jangan Sampai Kalbar Jadi Surga Investor, Tapi Neraka Bagi Pencari Kerja Lokal”

5 Juni 2026 - 09:33 WIB

LAZISMU Masjid At-Tanwir Santuni Fakir Miskin dan Salurkan Subsidi Sembako Murah

31 Mei 2026 - 09:24 WIB

Tim SAR Gabungan Cari Korban Hilang Akibat Sampan Terbalik Saat Memancing di Sungai Laut Tanjung Bunga

30 Mei 2026 - 08:31 WIB

Rayakan Harlah ke-76, Umi Marzuqoh: Fatayat NU Kalbar Harus Memberdayakan Perempuan hingga ke Pelosok Desa

24 Mei 2026 - 02:09 WIB

Cornelis Dorong Internasionalisasi Dayak Lewat Kongres Literasi dan Dayak Book Fair 2026

14 Mei 2026 - 21:50 WIB

Trending di Berita Kalbar