Breaking News

Berita Kalbar

IMABA Kalimantan Barat Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial dan Tolak Diskriminasi terhadap Santri serta Pesantren

badge-check

IMABA Kalimantan Barat Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial dan Tolak Diskriminasi terhadap Santri serta PesantrenPerbesar

Gagasankalbar.com – Ikatan Alumni Mambaul Ulum Bata-Bata (IMABA) Kalimantan Barat mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan media sosial secara bijak, bertanggung jawab, dan beretika. Ajakan ini disampaikan sebagai respons atas maraknya konten di media sosial yang mengandung stereotip, ujaran kebencian, hingga tindakan diskriminatif terhadap santri dan lembaga pesantren.

IMABA Kalimantan Barat menegaskan bahwa media sosial seharusnya menjadi ruang untuk menyebarkan informasi yang edukatif, membangun persatuan, serta memperkuat nilai-nilai toleransi, bukan menjadi sarana penyebaran stigma terhadap kelompok tertentu. Santri dan pesantren merupakan bagian penting dari sejarah, pendidikan, serta pembentukan karakter bangsa yang telah memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia.

Di sisi lain, IMABA Kalimantan Barat juga menegaskan bahwa pihaknya tidak membenarkan apabila terdapat oknum yang melakukan tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai pesantren dan mencederai kepercayaan masyarakat. Setiap dugaan pelanggaran hukum maupun penyimpangan perilaku harus diproses secara adil sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Namun demikian, IMABA Kalimantan Barat mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan generalisasi dengan menilai seluruh santri maupun pesantren hanya berdasarkan tindakan segelintir oknum. Penilaian yang objektif harus didasarkan pada fakta dan proporsionalitas, sebab kesalahan individu tidak dapat dijadikan alasan untuk memberikan stigma terhadap seluruh lembaga pesantren maupun komunitas santri.

IMABA Kalimantan Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan ruang digital yang santun, kritis, dan bertanggung jawab, serta menolak segala bentuk diskriminasi dan ujaran kebencian. Dengan demikian, media sosial dapat menjadi sarana memperkuat persaudaraan, menghargai keberagaman, dan menjaga persatuan bangsa.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

P2D Kalbar Bagikan 2.000 Masker kepada Pengguna Jalan di Tengah Kabut Asap

8 Sep 2026 - 10:08 WIB

P2D Kalbar Bagikan 2.000 Masker kepada Pengguna Jalan di Tengah Kabut Asap

DPP Mangkok Merah apresiasi dialog Seskoad dengan masyarakat adat Dayak bahas Karhutla

3 Sep 2026 - 09:05 WIB

DPP Mangkok Merah apresiasi dialog Seskoad dengan masyarakat adat Dayak bahas Karhutla

FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas

3 Sep 2026 - 09:03 WIB

FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas

Jaga Nafas di Tengah Kabut Asap, HMI Komisariat UPGRI dan JRD Bagikan Masker

1 Sep 2026 - 21:33 WIB

Jaga Nafas di Tengah Kabut Asap, HMI Komisariat UPGRI dan JRD Bagikan Masker

Pemuda Muhammadiyah Kalbar Gelar Ekspedisi Batas Negeri di Temajuk

30 Agu 2026 - 21:34 WIB

Pemuda Muhammadiyah Kalbar Gelar Ekspedisi Batas Negeri di Temajuk
Trending di Berita Kalbar