Pemancing di Kayong Utara Ditemukan Meninggal Dunia Oleh Tim SAR Gabungan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Bahas Infrastruktur dan Indonesia Emas 2045, LK II HMI Pontianak Hadirkan Yuliansyah Gulam Mohamad Sharon Soroti Ketahanan Energi Nasional di Forum LK II HMI Pontianak Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Gelar Baitul Arqom Dasar, Perkuat Kapasitas Kader Hakim Tolak Eksepsi Showroom Auto88 dan Dipostar Finance, Kasus Dugaan Tagihan Fiktif dan Penahanan BPKB Siap Dibuktikan di Persidangan Suasana Reflektif Warnai Pembinaan Keagamaan di Lapas Kelas IIA Pontianak Anggota DPRD Kubu Raya Kecam Kasus Dugaan Pencabulan Anak, Minta Pendampingan Korban Dipercepat

Kayong Utara

Pemancing di Kayong Utara Ditemukan Meninggal Dunia Oleh Tim SAR Gabungan

badge-check


					Pemancing di Kayong Utara Ditemukan Meninggal Dunia Oleh Tim SAR Gabungan Perbesar

Gagasankalbar.com – Setelah dua hari dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan, seorang pemancing bernama Arsyad (62), warga Dusun Karya Bumi, Desa Pulau Kumbang, Kecamatan Simpang Hilir, Kayong Utara, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Jum’at 21 November 2025. Jasad korban ditemukan sekitar 700 meter dari lokasi terakhir ia terlihat sebelum dinyatakan hilang.

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, membenarkan bahwa korban merupakan pemancing yang tenggelam di perairan Pulau Kumbang.
“Korban merupakan warga Pulau Kumbang yang sejak kemarin kami (tim SAR gabungan) cari keberadaannya,” ujar Junetra.

Kronologi Kejadian
Junetra menjelaskan bahwa peristiwa itu bermula ketika korban bersama rekannya, Sumardi (35), berangkat memancing pada Kamis, 20 November 2025, sekitar pukul 08.00 WIB. Keduanya menggunakan sebuah sampan untuk mencari ikan di perairan Pulau Kumbang.

Namun beberapa jam kemudian, kondisi cuaca mendadak memburuk.
“Sekitar pukul 11.22 WIB datang angin kencang disertai ombak besar yang membuat sampan mereka tenggelam. Korban an. Sumardi berhasil selamat, namun korban an. Arsyad tidak bisa menyelamatkan diri. Menurut saksi, korban tenggelam saat kejadian berlangsung,” jelas Junetra.

Dua Hari Operasi Pencarian
Setelah menerima laporan hilangnya korban, tim SAR gabungan langsung melakukan operasi pencarian.
“Sejak kemarin kami terima laporan ini, proses pencarian sudah berlangsung selama dua hari. Tim SAR gabungan terus meningkatkan radius pencarian setiap harinya hingga korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada hari ini,” kata Junetra.

Jasad korban kemudian dievakuasi dan dibawa menuju rumah duka.
“Proses pencarian langsung dihentikan sesaat setelah korban ditemukan,” tutupnya.

Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan laut yang dipicu cuaca ekstrem di wilayah perairan Kalimantan Barat. Authorities kembali mengimbau masyarakat pesisir, terutama para nelayan dan pemancing, agar selalu memantau kondisi cuaca sebelum beraktivitas di laut. *(Ewok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Kekerasan Psikis Anak Dampak Perselingkuhan, KPAD Kayong Utara Lakukan Pendampingan

5 Mei 2026 - 10:23 WIB

Dugaan Kekerasan Psikis Anak Dampak Perselingkuhan, KPAD Kayong Utara Lakukan Pendampingan

4 Mei 2026 - 20:18 WIB

HIMAKATRA Soroti Dugaan Politisasi di Balik Program MBG Kayong Utara

15 April 2026 - 16:30 WIB

KPAD Kayong Utara dan Dinas SP3APMD Kawal Kasus Dugaan Kekerasan Santri di Kubu Raya

1 April 2026 - 17:17 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Warga Hilang Saat Mencari Sayur di Kayong Utara dalam Keadaan Selamat

18 Maret 2026 - 07:49 WIB

Trending di Kayong Utara