Gagasankalbar.com – Ikatan Mahasiswa Bata-Bata (IMABA) menyelenggarakan Pelatihan Kebendaharaan dengan tema “Mewujudkan Tata Kelola Keuangan Organisasi yang Transparan, Akuntabel, dan Profesional” yang berlangsung di Pontianak, Sabtu (06/06/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah peningkatan kapasitas pengurus dan anggota organisasi dalam memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang baik sebagai fondasi keberlangsungan organisasi.
Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai prinsip-prinsip dasar kebendaharaan, penyusunan laporan keuangan, manajemen kas organisasi, serta pentingnya penerapan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pengelolaan dana organisasi.

Bendahara Umum Ikatan Mahasiswa Bata-Bata [Nurul Fadilah], mengatakan bahwa pelatihan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan organisasi agar lebih profesional dan dipercaya oleh seluruh anggota.
“Keuangan merupakan salah satu aspek penting dalam organisasi. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan profesional agar setiap program kerja yang dilaksanakan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik,” ujarnya.
Dalam sesi materi, pemateri [Risal Hakim, S.H] menekankan bahwa bendahara tidak hanya bertugas mencatat pemasukan dan pengeluaran organisasi, tetapi juga harus mampu mengelola keuangan secara efektif dan bertanggung jawab. Menurutnya, transparansi dalam pengelolaan dana menjadi kunci untuk membangun kepercayaan anggota terhadap organisasi.
Pemateri juga menyampaikan bahwa dana organisasi yang berada dalam pengelolaan bendahara dapat dimanfaatkan secara produktif melalui usaha-usaha kecil yang legal dan telah disepakati bersama oleh pengurus. Langkah tersebut dinilai dapat menjadi salah satu sumber pemasukan tambahan bagi kas organisasi guna mendukung pelaksanaan program kerja dan meningkatkan kemandirian organisasi.
“Dana organisasi yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk kegiatan usaha skala kecil yang sesuai dengan aturan organisasi dan telah disepakati bersama, sehingga dapat memberikan nilai tambah serta menjadi sumber pendapatan bagi kas organisasi. Meski demikian, setiap bentuk pengelolaan dana harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, profesional, dan berorientasi pada kepentingan organisasi” jelasnya.
Lebih lanjut, pemateri menjelaskan bahwa laporan keuangan yang disusun secara rapi dan terbuka akan memudahkan proses evaluasi organisasi sekaligus mencegah terjadinya kesalahpahaman dalam pengelolaan dana.
Peserta pelatihan tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penyampaian materi hingga sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai persoalan yang sering dihadapi dalam pengelolaan keuangan organisasi dan hambatan dalam merintis usaha turut dibahas untuk mencari solusi yang tepat dan aplikatif.
Melalui pelatihan kebendaharaan ini, IMABA berharap seluruh pengurus dan anggota organisasi dapat meningkatkan kompetensi dalam mengelola keuangan secara efektif, transparan, dan bertanggung jawab, sehingga mampu mewujudkan tata kelola keuangan organisasi yang lebih profesional dan berkelanjutan.
















