Wirda Agustin: Dari Desa Sandai Kanan ke Panggung Nasional Pertukaran Pemuda Antar Provinsi - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Australia Taklukkan Turki 2-0 di Penyisihan Grup D Piala Dunia 2026 Skotlandia Amankan Tiga Poin Perdana, Taklukkan Haiti 1-0 di Grup C Piala Dunia 2026 Polsek Belitang Hilir Bongkar Arena Sabung Ayam di Dusun Beruduk Qatar Selamat dari Kekalahan, Tahan Imbang Swiss 1-1 di Grup B Brasil Ditahan Imbang Maroko 1-1 di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026 Zuri Hotel Management Himpun 600 Kantong Darah

Berita Kalbar

Wirda Agustin: Dari Desa Sandai Kanan ke Panggung Nasional Pertukaran Pemuda Antar Provinsi

badge-check


Wirda Agustin Asal Desa Sandai Kanan Terpilih Jadi Delegasi Kalbar di PPAP 2025 Perbesar

Wirda Agustin Asal Desa Sandai Kanan Terpilih Jadi Delegasi Kalbar di PPAP 2025

Gagasankalbar.com – Wirda Agustin, pemudi asal Desa Sandai Kanan, Kabupaten Ketapang, resmi terpilih mewakili Provinsi Kalimantan Barat dalam Program Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Ia akan mengikuti masa pembekalan di Provinsi Bali pada 2 hingga 17 Oktober 2025 bersama peserta dari seluruh Indonesia. Program bergengsi ini menjadi wadah bagi pemuda-pemudi Tanah Air untuk bertukar gagasan, budaya, sekaligus merancang program pengembangan daerah masing-masing.

Wirda mengungkapkan bahwa motivasinya mengikuti program ini berangkat dari kegelisahan melihat kesenjangan sosial, ketidakadilan, dan berbagai persoalan kecil yang kerap dianggap sepele namun merusak tatanan masyarakat. “Saya percaya pemuda bukan hanya penikmat pembangunan, tetapi agen perubahan. Melalui program ini, saya ingin belajar, berbagi, sekaligus memperkenalkan Kalimantan Barat sebagai rumah bagi pemuda yang berdaya, toleran, dan siap berkontribusi,” ujarnya.

Proses seleksi yang dilalui pun tidak mudah. Wirda harus melewati tahapan administrasi, penulisan esai motivasi, wawancara, hingga simulasi kepemimpinan. Dari setiap proses, ia belajar untuk jujur pada diri sendiri, berani menyuarakan gagasan, dan rendah hati mendengarkan orang lain. Setelah terpilih, para finalis juga diwajibkan menyusun proposal pasca-program, melaksanakan community development, serta memperdalam pengetahuan tentang Indeks Pembangunan Pemuda (IPP), kebudayaan, hingga isu-isu sosial.

Bagi Wirda, menjadi peserta PPAP bukan hanya soal prestasi, melainkan amanah besar untuk membawa nama Kalimantan Barat. Ia ingin membuktikan bahwa pemuda dari desa pun mampu berdiri sejajar, bersuara lantang, dan memberi kontribusi nyata untuk bangsa. “Setiap pemuda, baik dari kota maupun desa, berhak mengambil peran dalam pembangunan,” tegasnya.

Ia berharap program ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan pemuda, tetapi juga ruang untuk merawat keberagaman budaya Indonesia. Wirda ingin melihat lebih banyak pemuda yang peduli, berani bertindak, dan memperjuangkan suara mereka yang sering terabaikan. “Pertukaran ini semoga menjadi api semangat bahwa dari hal kecil yang kita lakukan, kita mampu melahirkan perubahan besar bagi bangsa,” tutupnya. *(Ewok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sinergi DPD REI Kalbar, Kemenkum, dan DJP: Dorong Pengembang Properti Tertib Hukum dan Pajak

12 Juni 2026 - 19:51 WIB

Sinergi BPS dan REI Kalbar, Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

12 Juni 2026 - 19:45 WIB

Kolaborasi REI–PLN Dinilai Kunci Sukses Program 3 Juta Rumah di Kalbar

12 Juni 2026 - 19:37 WIB

Pod Getar Diduga Narkoba Jenis Baru Marak Beredar di Kalbar, Sasar Kalangan Anak Muda

10 Juni 2026 - 00:04 WIB

IMABA KALBAR Gelar Pelatihan Kebendaharaan, Dorong Tata Kelola Keuangan Organisasi yang Transparan, Akuntabel, dan Profesional

8 Juni 2026 - 11:39 WIB

Trending di Berita Kalbar