Breaking News

Pontianak

Semangat Kartini Hidup dalam Jiwa Advokat Perempuan, Perjuangan Nyata di Ruang Sidang

badge-check

Semangat Kartini Hidup dalam Jiwa Advokat Perempuan, Perjuangan Nyata di Ruang SidangPerbesar

Gagasankalbar.com — Semangat Raden Ajeng Kartini terus hidup dan tumbuh dalam diri para advokat perempuan di Indonesia. Di tengah dinamika dunia hukum yang penuh tantangan, para perempuan pengacara menunjukkan dedikasi tinggi tidak hanya dalam menjalankan profesinya, tetapi juga dalam memperjuangkan keadilan, khususnya bagi kaum perempuan.

Salah satu sosok tersebut adalah advokat perempuan, Eka Nurhayati Ishak, yang ditemui di Pengadilan Tinggi Negeri Pontianak pada Jumat (24/4/2026). Dalam perbincangannya, Eka menegaskan bahwa kehadiran perempuan dalam dunia hukum memiliki peran yang sangat penting, baik dari sisi keadilan maupun representasi.

“Dari sisi keadilan dan representasi, hukum seharusnya mencerminkan semua lapisan masyarakat. Kehadiran perempuan sebagai lawyer membantu memastikan bahwa perspektif perempuan yang seringkali berbeda karena pengalaman sosial dan budaya ikut terwakili,” ujar Eka.

Ia menambahkan bahwa hal tersebut menjadi sangat krusial dalam penanganan kasus-kasus sensitif, seperti kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seksual, maupun diskriminasi terhadap perempuan.

“Dalam banyak kasus, korban merasa lebih aman dan dipahami ketika didampingi oleh lawyer perempuan. Ini bukan hanya soal profesionalitas, tapi juga soal empati,” tambahnya.

Lebih lanjut, Eka menjelaskan bahwa kontribusi perempuan dalam dunia hukum juga terlihat dari pendekatan yang mereka bawa dalam proses penegakan hukum.

“Secara kualitas penegakan hukum, perempuan sering membawa pendekatan yang lebih empatik, komunikatif, dan detail. Ini bukan soal siapa yang lebih baik, tetapi bagaimana kita saling melengkapi demi terciptanya keadilan yang lebih utuh,” jelasnya.

Menurutnya, keberagaman cara berpikir dalam dunia hukum sangat dibutuhkan agar setiap perkara dapat ditangani secara komprehensif dan berimbang.

Selain itu, meningkatnya jumlah perempuan yang berkarier sebagai advokat juga menjadi indikator penting dalam kemajuan kesetaraan gender di Indonesia.

“Ini adalah bagian dari perubahan sosial. Dulu profesi hukum sangat didominasi laki-laki, tetapi sekarang perempuan tidak hanya hadir, mereka juga memimpin. Kita bisa melihat perempuan menjadi hakim, jaksa, pimpinan firma hukum, hingga akademisi,” katanya.

Ia menegaskan bahwa saat ini kompetensi menjadi faktor utama dalam dunia hukum, bukan lagi soal gender.

Di sisi lain, peran perempuan advokat juga semakin terlihat dalam perjuangan isu-isu kemanusiaan yang lebih luas.

“Dari sisi pengaruh nyata, banyak perempuan lawyer berada di garis depan dalam memperjuangkan hak asasi manusia, perlindungan anak, hingga pemberantasan perdagangan manusia. Peran mereka bukan simbolis, tetapi benar-benar berdampak,” tegas Eka.

Peringatan Hari Kartini tahun ini pun menjadi momentum refleksi bahwa perjuangan perempuan belum selesai. Semangat emansipasi yang diperjuangkan Kartini kini menjelma dalam berbagai profesi, termasuk di ruang-ruang sidang, tempat para advokat perempuan memperjuangkan keadilan bagi mereka yang membutuhkan.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Jaga Nafas di Tengah Kabut Asap, HMI Komisariat UPGRI dan JRD Bagikan Masker

1 Sep 2026 - 21:33 WIB

Jaga Nafas di Tengah Kabut Asap, HMI Komisariat UPGRI dan JRD Bagikan Masker

Mujahidin Islamic Competition Latih Nalar Kritis Pelajar Pontianak

24 Agu 2026 - 06:24 WIB

Mujahidin Islamic Competition Latih Nalar Kritis Pelajar Pontianak

FIKPsi UM Pontianak Jajaki Penguatan Kerja Sama Akademik dengan UNIMAS

22 Agu 2026 - 11:01 WIB

FIKPsi UM Pontianak Jajaki Penguatan Kerja Sama Akademik dengan UNIMAS

Magister Kesehatan Masyarakat UM Pontianak Gelar Magang dan Residensi Internasional di Malaysia

22 Agu 2026 - 10:59 WIB

Magister Kesehatan Masyarakat UM Pontianak Gelar Magang dan Residensi Internasional di Malaysia

Dua Mahasiswa Universitas OSO Wakili Kalbar di Future Leaders Summit 2026

22 Agu 2026 - 10:57 WIB

Dua Mahasiswa Universitas OSO Wakili Kalbar di Future Leaders Summit 2026
Trending di Pontianak