Semangat Hari Kartini, Mahasiswa Didorong Terus Suarakan Kesetaraan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Karhutla di Kubu Raya Meluas, Petugas Terkendala Sumber Air Raker MAN 2 Pontianak Resmi Dibuka, Kakanwil Kemenag Kalbar Dorong Penguatan Komitmen dan Budaya Kerja Penutupan Milad ke-109, PDA ‘Aisyiyah Kubu Raya Gelar FGD Perlindungan Anak Posbakum Aisyiyah Kalbar Kini Hadir di Lima Titik, Perluas Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat Fauzi Purwolaksono Raih Emas di World Para Athletics Grand Prix Tlaxcala 2026 Keberagaman Singkawang: Pilar Persatuan dan Teladan Kerukunan Nasional

Pontianak

Semangat Hari Kartini, Mahasiswa Didorong Terus Suarakan Kesetaraan

badge-check


Semangat Hari Kartini, Mahasiswa Didorong Terus Suarakan Kesetaraan Perbesar

Gagasankalbar.com – Peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April kembali menjadi momentum penting dalam memperjuangkan hak-hak perempuan di berbagai bidang kehidupan. Semangat emansipasi yang diwariskan oleh Raden Ajeng Kartini dinilai masih sangat relevan di tengah berbagai tantangan ketimpangan sosial yang masih terjadi hingga saat ini.

Aktivis mahasiswa, Indah Allawiyah, saat ditemui pada Rabu (22/4/2026), menyampaikan bahwa perjuangan Kartini tidak bisa dilepaskan dari kondisi sosial pada masanya yang penuh keterbatasan bagi perempuan.

“Kita sama-sama tahu posisi Kartini saat itu sebagai perempuan tentu sangat terbatas. Namun melalui pemikirannya, ia berani melawan ketimpangan sosial, belum lagi dalam hal pendidikan dan posisi perempuan,” ujarnya.

Menurut Indah, generasi saat ini yang telah menikmati hasil perjuangan Kartini tidak boleh terlena. Ia menegaskan bahwa perjuangan emansipasi perempuan belum sepenuhnya selesai selama masih ada ketimpangan, diskriminasi, dan ketidakadilan di tengah masyarakat.

“Kita saat ini yang telah menikmati perjuangan Kartini tentu tidak boleh terlena. Karena bicara perjuangan Kartini tidak akan pernah selesai jika masih ada ketimpangan, pendiskriminasian, dan ketidakadilan antar lapisan masyarakat,” tambahnya.

Sebagai mahasiswa, lanjut Indah, peran sebagai kontrol sosial menjadi sangat penting dalam mengawal perubahan. Ia mengingatkan bahwa perubahan tidak terjadi secara instan, melainkan membutuhkan keberanian moral yang konsisten.

“Sebagai mahasiswa, kita perlu ingat bahwa tidak ada perubahan yang langsung instan. Sebagai kontrol sosial, kita memerlukan keberanian moral yang konsisten untuk terus menyuarakan kebenaran,” tegasnya.

Indah juga menekankan bahwa semangat perjuangan harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam melawan ketidakadilan.

“Melalui itulah nantinya kita akan mewariskan keberanian untuk generasi selanjutnya dalam melawan ketidakadilan. Karena bicara emansipasi, berarti kita juga bicara tentang penindasan,” pungkasnya.

Peringatan Hari Kartini tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni semata, tetapi juga menjadi refleksi bersama untuk terus memperjuangkan kesetaraan dan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya perempuan di Indonesia.

Baca Lainnya

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Wali Kota Pontianak Jamin Bantuan Medis dan Biaya Rujukan Bagi Anak Penyintas Kanker

23 Juli 2026 - 02:07 WIB

FIKPSI UM Pontianak dan LPKA Sungai Raya Teken Kerja Sama Pendampingan Anak Binaan di Hari Anak Nasional

23 Juli 2026 - 02:03 WIB

BEM UNIVERSITAS OSO PONTIANAK SUKSES GELAR EKSPEDISI LEIMENA DI SINGKAWANG: BELAJAR, MENGABDI, DAN MENUTUP KEPENGURUSAN DENGAN BERMAKNA

22 Juli 2026 - 03:03 WIB

Universitas Muhammadiyah Pontianak Lepas 970 Mahasiswa KKN, Sebar ke Lima Kabupaten hingga Malaysia

21 Juli 2026 - 20:33 WIB

Pemkot Pontianak Terbuka terhadap Wacana Perda LGBT, Tekankan Kajian Komprehensif

20 Juli 2026 - 21:35 WIB

Trending di Pontianak