Gagasankalbar.com – Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Pontianak (FH UM Pontianak) menyelenggarakan Rapat Senat Terbuka dalam rangka Yudisium Tahun 2026 pada Rabu, 22 April 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Ibis Pontianak dengan suasana khidmat dan penuh kebanggaan.
Rapat senat secara resmi dibuka oleh Ketua Senat FH UM Pontianak, Nina Niken Lestari. Turut hadir dalam acara tersebut Rektor UM Pontianak Heriansyah, Ketua Pengadilan Negeri Pontianak I Dewa Gede Budhi Dharma Asmara, serta Ketua PKBM FBI Nasran Djafar.
Dalam sambutannya, Dekan FH UM Pontianak, Anshari, menegaskan bahwa yudisium bukan sekadar seremoni akademik. Ia menyebut momen ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara dosen dan orang tua mahasiswa.
“Yudisium ini bukan hanya seremoni, tetapi juga menjadi ruang pertemuan yang penting. Kami berharap para lulusan mampu bersaing di dunia kerja karena selama masa studi telah dibekali nilai dan keterampilan yang memadai,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Rektor UM Pontianak, Heriansyah. Ia menekankan pentingnya lulusan membawa nilai-nilai keislaman dan keilmuan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Mahasiswa UM Pontianak harus mampu memberikan kontribusi terbaik di tengah masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai keislaman dan keilmuan yang telah diperoleh,” katanya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan plakat penghargaan kepada 25 peserta yudisium. Pada kesempatan tersebut, penghargaan bagi lulusan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi diraih oleh Novirta Dewi dan Karisa Parameswary dengan IPK 3,92.
Kegiatan yudisium ini menjadi penanda resmi kelulusan mahasiswa Fakultas Hukum UM Pontianak sekaligus awal langkah mereka untuk berkontribusi di dunia profesional dan masyarakat.










