PWM Kalbar dan Lapas Kelas IIA Pontianak Teken Kerja Sama Pembinaan Kerohanian Warga Binaan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Tim SAR Gabungan Cari Korban Hilang Akibat Sampan Terbalik Saat Memancing di Sungai Laut Tanjung Bunga Demokrasi di Tengah Bayang-Bayang Transaksi Politik Polresta Pontianak Ungkap Peredaran 1.562 Butir Ekstasi, Satu Tersangka Diamankan Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia Jajaki Kerja Sama Digital dengan Intan Pariwara Group dan Gratis Ongkir Tim SAR Gabungan Temukan Korban Diduga Tenggelam di Sungai Dusun Nahaya Landak Polresta Pontianak Gagalkan Dugaan TPPO Modus Pernikahan Pesanan ke Cina

Berita Kalbar

PWM Kalbar dan Lapas Kelas IIA Pontianak Teken Kerja Sama Pembinaan Kerohanian Warga Binaan

badge-check


PWM Kalbar dan Lapas Kelas IIA Pontianak Teken Kerja Sama Pembinaan Kerohanian Warga Binaan Perbesar

Gagasankalbar.com — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Barat resmi menjalin kerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pontianak melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pembinaan Kepribadian dan Kerohanian Agama Islam.

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan keagamaan bagi warga binaan agar lebih terarah dan berkelanjutan.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di Pusat Dakwah Muhammadiyah Kalimantan Barat.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Muhammadiyah Kalbar serta pihak Lapas Kelas IIA Pontianak, sebagai wujud komitmen bersama dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, inklusif, dan berkemajuan.
Ketua PWM Kalimantan Barat, Pabali Musa, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah siap mengambil peran aktif dalam pembinaan kerohanian di lingkungan pemasyarakatan.

“Kami keluarga besar Muhammadiyah mengucapkan terima kasih. Tentunya kami akan berusaha sekuat dan semaksimal mungkin memenuhi harapan yang diinginkan. Semoga Muhammadiyah semakin besar peran dan kontribusinya dalam rangka membina,” ujar Pabali Musa.
Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan pembinaan kepribadian dan kerohanian Islam kepada warga binaan, agar mereka memiliki bekal moral, spiritual, dan karakter yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat.

Program pembinaan akan difokuskan pada penguatan nilai-nilai keislaman, akhlak, serta pemahaman keagamaan yang moderat.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Pontianak, Ridha Ansari, menyambut baik sinergi tersebut. Menurutnya, pembinaan keagamaan menjadi salah satu pilar penting dalam proses pembinaan narapidana.

“Moto kami adalah ketika napi keluar lapas menjadi santri. Pada kesempatan ini kami memohon bantuan dari pihak Muhammadiyah untuk membina kerohanian di dalam lapas,” ungkapnya.

Ridha Ansari berharap kerja sama ini tidak berhenti pada pembinaan keagamaan semata, tetapi dapat berlanjut ke bidang-bidang lain yang mendukung proses pembinaan warga binaan secara menyeluruh.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan warga binaan mampu menjalani proses pemasyarakatan secara lebih bermakna dan siap kembali menjadi pribadi yang lebih baik di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim SAR Gabungan Cari Korban Hilang Akibat Sampan Terbalik Saat Memancing di Sungai Laut Tanjung Bunga

30 Mei 2026 - 08:31 WIB

Rayakan Harlah ke-76, Umi Marzuqoh: Fatayat NU Kalbar Harus Memberdayakan Perempuan hingga ke Pelosok Desa

24 Mei 2026 - 02:09 WIB

Cornelis Dorong Internasionalisasi Dayak Lewat Kongres Literasi dan Dayak Book Fair 2026

14 Mei 2026 - 21:50 WIB

PWA Kalbar Soroti Pentingnya Budaya Sekolah Anti Kekerasan

14 Mei 2026 - 09:27 WIB

Jangan Obok-Obok Kalbar!” Aliansi Generasi Muda Dayak Ultimatum KPK soal Dugaan Korupsi Jalan Kabupaten Mempawah

12 Mei 2026 - 11:02 WIB

Trending di Berita Kalbar