PWM Kalbar dan Lapas Kelas IIA Pontianak Teken Kerja Sama Pembinaan Kerohanian Warga Binaan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Antusiasme Warga Serbu Bazar Sembako Murah Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia, Seluruh Paket Ludes Terjual Semarak HUT ke-19 Kubu Raya, Puskesmas Punggur Ajak Warga Hidup Sehat Lewat Senam GERMAS Derahman: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Hadapi Tantangan Fiskal Kubu Raya Banggar DPR RI Dorong Bank Indonesia Kalbar Perkuat Deteksi Dini Ekonomi dan Pengembangan UMKM Daerah Banggar DPR RI Dorong Penguatan Transfer ke Daerah dan Optimalisasi APBN untuk Pembangunan Kalimantan Barat Nelayan Hilang Kontak di perairan Teluk Cina Pulau Lemukutan di temukan dalam keadaan selamat oleh tim SAR Gabungan

Berita Kalbar

PWM Kalbar dan Lapas Kelas IIA Pontianak Teken Kerja Sama Pembinaan Kerohanian Warga Binaan

badge-check


PWM Kalbar dan Lapas Kelas IIA Pontianak Teken Kerja Sama Pembinaan Kerohanian Warga Binaan Perbesar

Gagasankalbar.com — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Barat resmi menjalin kerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pontianak melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pembinaan Kepribadian dan Kerohanian Agama Islam.

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan keagamaan bagi warga binaan agar lebih terarah dan berkelanjutan.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di Pusat Dakwah Muhammadiyah Kalimantan Barat.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Muhammadiyah Kalbar serta pihak Lapas Kelas IIA Pontianak, sebagai wujud komitmen bersama dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, inklusif, dan berkemajuan.
Ketua PWM Kalimantan Barat, Pabali Musa, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah siap mengambil peran aktif dalam pembinaan kerohanian di lingkungan pemasyarakatan.

“Kami keluarga besar Muhammadiyah mengucapkan terima kasih. Tentunya kami akan berusaha sekuat dan semaksimal mungkin memenuhi harapan yang diinginkan. Semoga Muhammadiyah semakin besar peran dan kontribusinya dalam rangka membina,” ujar Pabali Musa.
Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan pembinaan kepribadian dan kerohanian Islam kepada warga binaan, agar mereka memiliki bekal moral, spiritual, dan karakter yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat.

Program pembinaan akan difokuskan pada penguatan nilai-nilai keislaman, akhlak, serta pemahaman keagamaan yang moderat.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Pontianak, Ridha Ansari, menyambut baik sinergi tersebut. Menurutnya, pembinaan keagamaan menjadi salah satu pilar penting dalam proses pembinaan narapidana.

“Moto kami adalah ketika napi keluar lapas menjadi santri. Pada kesempatan ini kami memohon bantuan dari pihak Muhammadiyah untuk membina kerohanian di dalam lapas,” ungkapnya.

Ridha Ansari berharap kerja sama ini tidak berhenti pada pembinaan keagamaan semata, tetapi dapat berlanjut ke bidang-bidang lain yang mendukung proses pembinaan warga binaan secara menyeluruh.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan warga binaan mampu menjalani proses pemasyarakatan secara lebih bermakna dan siap kembali menjadi pribadi yang lebih baik di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Banggar DPR RI Dorong Bank Indonesia Kalbar Perkuat Deteksi Dini Ekonomi dan Pengembangan UMKM Daerah

17 Juli 2026 - 10:06 WIB

Banggar DPR RI Dorong Penguatan Transfer ke Daerah dan Optimalisasi APBN untuk Pembangunan Kalimantan Barat

17 Juli 2026 - 00:19 WIB

AMCP Kalbar Desak Polisi Tindak Tegas Dugaan Penggiringan Opini Negatif terhadap Polri

14 Juli 2026 - 19:24 WIB

DPD GMPK Kalbar Soroti Lambannya Pembahasan RUU Perampasan Aset, Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum

13 Juli 2026 - 06:54 WIB

Dua Dai Kalimantan Barat Ikuti ToT Da’i-Daiyah FESYAR KTI 2026, Perkuat Dakwah Ekonomi Syariah di Era Digital

13 Juli 2026 - 06:47 WIB

Trending di Berita Kalbar