Breaking News

Berita Kalbar

PWM Kalbar dan Lapas Kelas IIA Pontianak Teken Kerja Sama Pembinaan Kerohanian Warga Binaan

badge-check

PWM Kalbar dan Lapas Kelas IIA Pontianak Teken Kerja Sama Pembinaan Kerohanian Warga BinaanPerbesar

Gagasankalbar.com — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Barat resmi menjalin kerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pontianak melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pembinaan Kepribadian dan Kerohanian Agama Islam.

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan keagamaan bagi warga binaan agar lebih terarah dan berkelanjutan.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di Pusat Dakwah Muhammadiyah Kalimantan Barat.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Muhammadiyah Kalbar serta pihak Lapas Kelas IIA Pontianak, sebagai wujud komitmen bersama dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, inklusif, dan berkemajuan.
Ketua PWM Kalimantan Barat, Pabali Musa, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah siap mengambil peran aktif dalam pembinaan kerohanian di lingkungan pemasyarakatan.

“Kami keluarga besar Muhammadiyah mengucapkan terima kasih. Tentunya kami akan berusaha sekuat dan semaksimal mungkin memenuhi harapan yang diinginkan. Semoga Muhammadiyah semakin besar peran dan kontribusinya dalam rangka membina,” ujar Pabali Musa.
Kerja sama ini bertujuan untuk memberikan pembinaan kepribadian dan kerohanian Islam kepada warga binaan, agar mereka memiliki bekal moral, spiritual, dan karakter yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat.

Program pembinaan akan difokuskan pada penguatan nilai-nilai keislaman, akhlak, serta pemahaman keagamaan yang moderat.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Pontianak, Ridha Ansari, menyambut baik sinergi tersebut. Menurutnya, pembinaan keagamaan menjadi salah satu pilar penting dalam proses pembinaan narapidana.

“Moto kami adalah ketika napi keluar lapas menjadi santri. Pada kesempatan ini kami memohon bantuan dari pihak Muhammadiyah untuk membina kerohanian di dalam lapas,” ungkapnya.

Ridha Ansari berharap kerja sama ini tidak berhenti pada pembinaan keagamaan semata, tetapi dapat berlanjut ke bidang-bidang lain yang mendukung proses pembinaan warga binaan secara menyeluruh.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan warga binaan mampu menjalani proses pemasyarakatan secara lebih bermakna dan siap kembali menjadi pribadi yang lebih baik di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Jaga Nafas di Tengah Kabut Asap, HMI Komisariat UPGRI dan JRD Bagikan Masker

1 Sep 2026 - 21:33 WIB

Jaga Nafas di Tengah Kabut Asap, HMI Komisariat UPGRI dan JRD Bagikan Masker

Pemuda Muhammadiyah Kalbar Gelar Ekspedisi Batas Negeri di Temajuk

30 Agu 2026 - 21:34 WIB

Pemuda Muhammadiyah Kalbar Gelar Ekspedisi Batas Negeri di Temajuk

Aliansi Selamatkan Kalbar Gelar Aksi Damai di DPRD Kalbar, Bagikan Masker kepada Masyarakat dan Aparat

27 Agu 2026 - 02:46 WIB

Aliansi Selamatkan Kalbar Gelar Aksi Damai di DPRD Kalbar, Bagikan Masker kepada Masyarakat dan Aparat

Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah Kalbar Soroti Karhutla, Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

27 Agu 2026 - 02:43 WIB

Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah Kalbar Soroti Karhutla, Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

IMABA Kalbar Ziarah ke Makam Juang Mandor, Napak Tilas Sejarah dan Mengenang Korban Tragedi 1942

26 Agu 2026 - 02:36 WIB

IMABA Kalbar Ziarah ke Makam Juang Mandor, Napak Tilas Sejarah dan Mengenang Korban Tragedi 1942
Trending di Berita Kalbar