Nelayan Hilang Kontak di perairan Teluk Cina Pulau Lemukutan di temukan dalam keadaan selamat oleh tim SAR Gabungan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Antusiasme Warga Serbu Bazar Sembako Murah Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia, Seluruh Paket Ludes Terjual Semarak HUT ke-19 Kubu Raya, Puskesmas Punggur Ajak Warga Hidup Sehat Lewat Senam GERMAS Derahman: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Hadapi Tantangan Fiskal Kubu Raya Banggar DPR RI Dorong Bank Indonesia Kalbar Perkuat Deteksi Dini Ekonomi dan Pengembangan UMKM Daerah Banggar DPR RI Dorong Penguatan Transfer ke Daerah dan Optimalisasi APBN untuk Pembangunan Kalimantan Barat Nelayan Hilang Kontak di perairan Teluk Cina Pulau Lemukutan di temukan dalam keadaan selamat oleh tim SAR Gabungan

Bengkayang

Nelayan Hilang Kontak di perairan Teluk Cina Pulau Lemukutan di temukan dalam keadaan selamat oleh tim SAR Gabungan

badge-check


Nelayan Hilang Kontak di perairan Teluk Cina Pulau Lemukutan di temukan dalam keadaan selamat oleh tim SAR Gabungan Perbesar

Gagasankalbar.com – Tim SAR Gabungan berhasil menyelamatkan seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di Perairan Teluk Cina, Pulau Lemukutan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis (16/7/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak, I Made Junetra, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian pada Kamis, 16 Juli 2026, pukul 09.56 WIB dari Sekretaris Desa Pulau Lemukutan, Erdiyansah. Laporan tersebut menyebutkan seorang nelayan bernama Nasrul (47), warga Dusun Batu Barat, Pulau Lemukutan, Kabupaten Bengkayang, hilang kontak saat melaut.

“Setelah menerima informasi, Pos SAR Sintete segera memberangkatkan tim menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan,” kata I Made Junetra.

Berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa bermula pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, Nasrul bersama rekannya, Siwir, mengantarkan kayu laban ke Teluk Cina. Namun, sesampainya di lokasi, mesin perahu yang mereka gunakan mengalami kerusakan dan bahan bakar juga habis.

Ketika Siwir berenang ke tepian untuk membeli bahan bakar minyak (BBM), Nasrul tetap berada di atas perahu. Setelah kembali ke lokasi, Siwir tidak lagi menemukan Nasrul maupun perahunya. Korban diduga hanyut terbawa arus bersama perahu yang digunakannya.

Pada pukul 12.33 WIB, Tim Rescue Pos SAR Sintete tiba di lokasi kejadian (LKK) dan langsung berkoordinasi dengan Tim SAR Gabungan serta unsur terkait. Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran permukaan di sekitar lokasi kejadian menggunakan armada SAR dan perahu masyarakat.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 18.00 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Nasrul dalam kondisi selamat pada koordinat 0°48’51.06″ LU – 108°48’45.17″ BT, atau sekitar 5 mil laut (Nm) dari lokasi kejadian.

Korban kemudian dievakuasi menuju daratan dan diserahkan kepada pihak keluarga dalam keadaan selamat.

“Korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Keberhasilan operasi ini merupakan hasil kerja sama seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang turut membantu proses pencarian,” ujar I Made Junetra.

Setelah seluruh rangkaian evakuasi selesai, pada pukul 18.30 WIB SAR Mission Coordinator (SMC) mengusulkan penutupan Operasi SAR. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas sinergi dan kerja sama selama pelaksanaan operasi pencarian.

Baca Lainnya

Dua Rafflesia Mekar di Gunung Bawang, Pendaki SEA Ketapang Saksi Momen Langka

7 April 2026 - 17:15 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Bocah 6 Tahun yang Tenggelam di Sungai Desa Seles Bengkayang

17 Desember 2025 - 13:45 WIB

Pisak Cup I Resmi Bergulir: Sportivitas dan Talenta Muda Jadi Sorotan

4 Agustus 2025 - 03:24 WIB

Pisak Cup I

Personel Polres Bengkayang Tingkatkan Kebugaran dan Kemampuan Bela Diri dalam Uji Kesamaptaan Jasmani 2025

6 Februari 2025 - 09:05 WIB

BPC HIPMI Kabupaten Bengkayang, Salurkan Bantuan kepada Korban Banjir di Ledo

26 Januari 2025 - 14:28 WIB

Trending di Bengkayang