Pencarian Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Melawi Ditemukan Meninggal - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Sambut Idul Adha, Fenty Noverita Bendum DPP PSI Adakan Pemotongan Sapi Kurban di Mempawah Pembukaan Pemotongan Hadyu Haji Tamattu’ KBIHU Muhammadiyah Kalimantan Barat tahun 2026 di Kalimantan Barat Resmi Dilaksanakan LAZISMU Masjid At-Tanwir Pusdam PWM Kalbar Salurkan Ratusan Paket Qurban dan Daging Hadyu Nasyiatul Aisyiyah Kota Pontianak Finalisasi Seminar Pengembangan Karakter Remaja Bersama Kesbangpol Menjelang Suksesi Kepemimpinan IAIN Pontianak, Hermansyah Dinilai Miliki Visi Transformasi Kampus Berbasis Lokal dan Global Tim SAR Gabungan Temukan Warga Tenggelam di Sungai Kapuas pada Hari Ketiga Pencarian

Melawi

Pencarian Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Melawi Ditemukan Meninggal

badge-check


					Syaparden Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Melawi, Tim SAR Akhiri Pencarian Perbesar

Syaparden Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Melawi, Tim SAR Akhiri Pencarian

Gagasankalbar.com – Syaparden (43), warga Dusun Lengkong, Desa Semadin Lengkong, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, yang sebelumnya dilaporkan diduga tenggelam di Sungai Melawi, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak, I Made Junetra, menyampaikan bahwa korban ditemukan pada Senin, 5 Januari 2026, sekitar pukul 22.20 WIB.

“Pada hari Senin, 5 Januari 2026, pukul 22.20 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia,” ujar I Made Junetra dalam keterangannya Selasa 6/1/26.

Ia menjelaskan, korban ditemukan setelah Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Informasi awal penemuan korban diterima dari masyarakat yang melihat sesosok tubuh mengapung di aliran Sungai Melawi.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, Tim SAR Gabungan segera menuju ke lokasi dan melakukan evakuasi korban menggunakan perahu karet. Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan secara resmi dinyatakan selesai.

I Made Junetra juga mengungkapkan sejumlah kendala yang dihadapi selama proses pencarian, di antaranya keterbatasan sinyal komunikasi di lokasi kejadian yang menyebabkan koordinasi tim kurang optimal. Selain itu, kondisi arus sungai yang deras turut menyulitkan proses penyisiran dan membatasi pergerakan perahu serta personel demi menjaga keselamatan tim.

Pada kesempatan tersebut, Tim SAR Gabungan mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika arus deras dan cuaca kurang bersahabat.

“Masyarakat diharapkan menggunakan alat keselamatan, tidak beraktivitas sendirian di sungai, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi kondisi darurat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sidang Lanjutan Kasus Mantan Anggota Polres Melawi, Kuasa Hukum Temukan Kejanggalan ‎

21 Mei 2026 - 22:38 WIB

INFRASTRUKTUR DI DESA BALAI AGAS MELAWI MEMPRIHATINKAN: GMKI MENDESAK PEMERINTAH SEGERA TINDAK LANJUTI

20 April 2026 - 11:57 WIB

Pencarian Hari Ketujuh, Nelayan di Sungai Cina Melawi Dinyatakan Hilang

15 April 2026 - 17:16 WIB

Hari Kedua Pencarian Kakek Hilang di Sungai Cina Melawi, Tim SAR Gabungan Sisir Hingga 5 Km

10 April 2026 - 15:04 WIB

Remaja 14 Tahun Tenggelam di Sungai Pinoh Melawi Ditemukan Meninggal Dunia

13 Maret 2026 - 16:22 WIB

Trending di Melawi