Gagasankalbar.com – Kondisi infrastruktur di wilayah Desa Balai Agas, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, saat ini berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan dan membahayakan keselamatan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Rio Gunawan, Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Melawi, terkait kondisi jalan dan jembatan yang menjadi akses utama warga.
Kondisi yang Mengkhawatirkan
Menurut Rio, ruas jalan menuju desa tersebut masih berupa tanah dan bebatuan yang sangat rusak, penuh lubang, dan licin saat hujan. Akibatnya, banyak kendaraan yang mengalami kesulitan melintas, bahkan beberapa di antaranya terperosok dan terguling. Selain itu, jembatan penghubung yang terbuat dari kayu juga sudah sangat rapuh, struktur penyangga mulai lapuk, dan ikatan pengikat sudah longgar, sehingga sangat berisiko roboh sewaktu-waktu.
“Kondisi ini sangat menghambat mobilitas warga, mulai dari akses pendidikan, kesehatan, hingga distribusi hasil bumi. Keselamatan pengguna jalan juga sangat terancam,” ujar Rio Gunawan. Ia menambahkan bahwa kondisi yang buruk ini juga berdampak pada perekonomian masyarakat setempat karena biaya transportasi menjadi lebih mahal dan waktu tempuh menjadi lebih lama.
Sebagai Ketua GMKI Cabang Melawi, Rio mendesak Pemerintah Kabupaten Melawi, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta pihak tekait, untuk segera turun tangan meninjau lokasi dan melakukan perbaikan secara menyeluruh.
“Kami meminta agar perbaikan jalan dan pembangunan ulang jembatan yang lebih kokoh dan aman segera direalisasikan. Infrastruktur yang layak adalah hak dasar masyarakat dan sangat penting untuk kemajuan daerah,” tegasnya.
GMKI Cabang Melawi berharap agar aspirasi masyarakat didengar dan ditindaklanjuti dengan cepat demi kenyamanan dan keselamatan bersama.










