Mahasiswa Se-Kalbar Evaluasi Satu Tahun Kepemimpinan Norsan–Krisantus, Soroti IPM - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Australia Taklukkan Turki 2-0 di Penyisihan Grup D Piala Dunia 2026 Skotlandia Amankan Tiga Poin Perdana, Taklukkan Haiti 1-0 di Grup C Piala Dunia 2026 Polsek Belitang Hilir Bongkar Arena Sabung Ayam di Dusun Beruduk Qatar Selamat dari Kekalahan, Tahan Imbang Swiss 1-1 di Grup B Brasil Ditahan Imbang Maroko 1-1 di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026 Zuri Hotel Management Himpun 600 Kantong Darah

Berita Kalbar

Mahasiswa Se-Kalbar Evaluasi Satu Tahun Kepemimpinan Norsan–Krisantus, Soroti IPM

badge-check


Oplus_0 Perbesar

Oplus_0

Gagasankalbar.com – Sebagai representasi mahasiswa se-Kalimantan Barat, Forum Koordinasi BEM Se-Kalimantan Barat (FKBK) memandang bahwa satu tahun kepemimpinan Ria Norsan dan Krisantus Kurniawan perlu dievaluasi secara objektif, khususnya dalam aspek Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Koordinator FKBK, Syariful Hidayatullah, saat ditemui pada Rabu (25/2/2026), menegaskan bahwa IPM merupakan indikator fundamental yang mencerminkan kualitas hidup masyarakat melalui tiga dimensi utama, yaitu pendidikan, kesehatan, dan standar hidup layak.

Menurutnya, hingga saat ini Kalimantan Barat masih tergolong sebagai provinsi dengan IPM yang relatif rendah dibandingkan dengan sejumlah provinsi lain di Indonesia, bahkan jika dibandingkan dengan beberapa provinsi lain di Pulau Kalimantan.

“IPM bukan sekadar angka statistik, tetapi gambaran nyata dari kualitas hidup masyarakat. Ketika IPM masih rendah, artinya masih ada persoalan mendasar yang harus segera dituntaskan,” ujar Syariful.

Ia menambahkan, berdasarkan fakta di lapangan, masih banyak ketimpangan yang dirasakan masyarakat. Di sektor pendidikan, akses yang belum merata masih menjadi persoalan, khususnya di daerah pedalaman dan wilayah perbatasan. Keterbatasan sarana dan prasarana, tenaga pengajar, serta infrastruktur pendukung dinilai menjadi hambatan dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Di bidang kesehatan, FKBK juga menyoroti akses layanan yang belum memadai, terutama di wilayah terpencil. Selain itu, angka pengangguran yang dinilai masih cukup tinggi turut berdampak pada rendahnya standar hidup layak masyarakat.

Sebagai mahasiswa, FKBK menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan publik serta menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan daerah. Mereka menegaskan bahwa pembangunan di Kalimantan Barat harus benar-benar berpihak pada rakyat dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup manusia secara berkelanjutan.

“Evaluasi ini bukan bentuk penolakan, tetapi wujud kepedulian. Kami ingin memastikan bahwa arah pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Syariful.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sinergi DPD REI Kalbar, Kemenkum, dan DJP: Dorong Pengembang Properti Tertib Hukum dan Pajak

12 Juni 2026 - 19:51 WIB

Sinergi BPS dan REI Kalbar, Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

12 Juni 2026 - 19:45 WIB

Kolaborasi REI–PLN Dinilai Kunci Sukses Program 3 Juta Rumah di Kalbar

12 Juni 2026 - 19:37 WIB

Pod Getar Diduga Narkoba Jenis Baru Marak Beredar di Kalbar, Sasar Kalangan Anak Muda

10 Juni 2026 - 00:04 WIB

IMABA KALBAR Gelar Pelatihan Kebendaharaan, Dorong Tata Kelola Keuangan Organisasi yang Transparan, Akuntabel, dan Profesional

8 Juni 2026 - 11:39 WIB

Trending di Berita Kalbar