Mahasiswa BEM KB Untan Gelar Aksi di DPRD Kalbar, Desak Penuntasan Kasus Kekerasan Aparat - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Antusiasme Warga Serbu Bazar Sembako Murah Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia, Seluruh Paket Ludes Terjual Semarak HUT ke-19 Kubu Raya, Puskesmas Punggur Ajak Warga Hidup Sehat Lewat Senam GERMAS Derahman: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Hadapi Tantangan Fiskal Kubu Raya Banggar DPR RI Dorong Bank Indonesia Kalbar Perkuat Deteksi Dini Ekonomi dan Pengembangan UMKM Daerah Banggar DPR RI Dorong Penguatan Transfer ke Daerah dan Optimalisasi APBN untuk Pembangunan Kalimantan Barat Nelayan Hilang Kontak di perairan Teluk Cina Pulau Lemukutan di temukan dalam keadaan selamat oleh tim SAR Gabungan

Berita Kalbar

Mahasiswa BEM KB Untan Gelar Aksi di DPRD Kalbar, Desak Penuntasan Kasus Kekerasan Aparat

badge-check


Mahasiswa BEM KB Untan Gelar Aksi di DPRD Kalbar, Desak Penuntasan Kasus Kekerasan Aparat Perbesar

Gagasankalbar.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Universitas Tanjungpura (BEM KB Untan) menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Barat pada Senin (6/4/2026). Aksi tersebut digelar sebagai respons atas rentetan kasus kekerasan yang diduga melibatkan oknum aparat.

Mengusung tajuk “TNI dan Polri Darurat Pelanggaran HAM dan Tembok Impunitas”, ratusan mahasiswa menyuarakan tuntutan penuntasan berbagai kasus represifitas serta mendesak adanya reformasi di tubuh institusi keamanan. Dalam aksi tersebut, massa turut menyampaikan sembilan poin tuntutan utama.

Koordinator Lapangan (Koorlap) aksi, Pangestu Wiguna, menegaskan bahwa fokus utama gerakan kali ini adalah memperjuangkan keadilan bagi korban kekerasan aparat, sekaligus mengawal sejumlah isu krusial di daerah.

“Fokus utama kami adalah kasus penyiraman air keras atau tindak represifitas aparat terhadap Bang Andri Yunus, ini sangat disayangkan. Kami juga membawa beberapa isu daerah seperti teror yang terjadi di Air Upas dan kriminalisasi terhadap Ketua Adat, Tarsius Fendy Sesupi,” ujarnya di sela-sela aksi.

Aksi tersebut sempat diterima oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Prabasa Anantatur, bersama Ketua Komisi I DPRD Kalbar, Rasmidi. Namun, massa mahasiswa menyatakan ketidakpuasan atas respons yang diberikan.

Mahasiswa menilai kehadiran perwakilan legislatif belum cukup menjawab tuntutan mereka, yang dinilai bermuara langsung pada institusi keamanan. BEM KB Untan juga menyayangkan ketidakhadiran Kapolda Kalbar dan Pangdam XII/Tanjungpura dalam aksi tersebut untuk berdialog secara langsung dengan massa.

“Hari ini kami belum mendapatkan klimaks dari aksi ini. Kami meminta Pangdam dan Kapolda hadir langsung ke hadapan massa, tetapi tidak bersedia menemui kami. Jika tembok kebungkaman ini terus dipertahankan, kami pastikan akan melakukan aksi lanjutan yang berjilid-jilid seperti Agustus kemarin,” tegas Pangestu.

Sebagai bentuk komitmen dalam mengawal isu HAM dan keadilan sipil, BEM KB Untan yang tergabung dalam Karsa Kolektif merilis sembilan poin tuntutan. Di antaranya menolak pembungkaman terhadap aktivis dan masyarakat sipil, mendesak pengusutan tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Andri Yunus melalui peradilan umum, serta pembentukan tim gabungan pencari fakta independen yang melibatkan masyarakat sipil.

Selain itu, mahasiswa juga menuntut pemulihan hak korban secara komprehensif, mengadili pelaku pembunuhan Arianto Tawakal, menolak perluasan kewenangan aparat, menghentikan proses hukum terhadap Tarsius Fendy Sesupi, mengusut teror di Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang, serta mendorong reformasi di tubuh TNI dan Polri.

BEM KB Untan menegaskan akan terus mengonsolidasikan gerakan dan kembali turun ke jalan apabila aparat penegak hukum maupun pemerintah daerah tidak serius dalam menuntaskan kasus-kasus yang mereka soroti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Banggar DPR RI Dorong Bank Indonesia Kalbar Perkuat Deteksi Dini Ekonomi dan Pengembangan UMKM Daerah

17 Juli 2026 - 10:06 WIB

Banggar DPR RI Dorong Penguatan Transfer ke Daerah dan Optimalisasi APBN untuk Pembangunan Kalimantan Barat

17 Juli 2026 - 00:19 WIB

AMCP Kalbar Desak Polisi Tindak Tegas Dugaan Penggiringan Opini Negatif terhadap Polri

14 Juli 2026 - 19:24 WIB

DPD GMPK Kalbar Soroti Lambannya Pembahasan RUU Perampasan Aset, Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum

13 Juli 2026 - 06:54 WIB

Dua Dai Kalimantan Barat Ikuti ToT Da’i-Daiyah FESYAR KTI 2026, Perkuat Dakwah Ekonomi Syariah di Era Digital

13 Juli 2026 - 06:47 WIB

Trending di Berita Kalbar