Menu

Mode Gelap
Densus 88 Apresiasi Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Gelar “Refleksi Kebangsaan Ramadhan” Guna Tangkal Radikalisme Pemkab Kubu Raya Apresiasi Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Jadi Garda Terdepan Cegah Intoleransi dan Radikalisme Dukung Aturan Pemerintah Pusat Terkait Pembatasan Medsos Anak, Kesbangpol Kubu Raya Siap Kawal Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 Prokrastinasi Akademik Mahasiswa: Lemahnya Self-Regulation dan Normalisasi Kebiasaan Menunda Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Ramah Kapuas Hulu ​Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, Bendahara Umum PSI Kunjungi Sejumlah Pesantren

Kubu Raya

Festival Kue Bulan 2576 Kongzili Meriah, Wujud Pelestarian Budaya Tionghoa dan Daya Tarik Wisata Kubu Raya

badge-check


					Festival Kue Bulan atau Moon Cake Festival 2576 Kongzili / 2025 Masehi Perbesar

Festival Kue Bulan atau Moon Cake Festival 2576 Kongzili / 2025 Masehi

Gagasankalbar.com – Festival Kue Bulan atau Moon Cake Festival 2576 Kongzili / 2025 Masehi digelar meriah di Rumah Adat Budaya Tionghoa, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, pada Senin malam (6/10/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kubu Raya Sujiwo, Anggota Komisi V DPR RI Yuliansyah, Kepala Disporapar Kubu Raya Rini Kurnia Solihat, serta Kepala Kesbangpol Kubu Raya Amini Maros.

Acara yang digelar setiap tahun ini berhasil menarik perhatian masyarakat luas. Ratusan warga tampak antusias memadati area rumah adat, menikmati suasana malam purnama yang dipenuhi cahaya lampion dan semarak budaya khas Tionghoa. Deretan stand UMKM lokal turut meramaikan festival dengan menawarkan beragam kuliner, kerajinan tangan, serta aneka kue bulan dengan berbagai rasa dan bentuk yang menarik.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kubu Raya, Rini Kurnia Solihat, menyampaikan bahwa Festival Kue Bulan merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya Tionghoa yang telah menjadi tradisi turun-temurun. “Festival ini bukan hanya tentang menikmati kue bulan, tapi juga menjadi ajang edukasi budaya. Di dalamnya ada seni pertunjukan yang menceritakan sejarah terciptanya tradisi kue bulan, sehingga masyarakat dapat memahami nilai dan maknanya,” ujarnya.

Rini menambahkan, selain sebagai bentuk pelestarian budaya, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi pariwisata daerah. “Kami berharap even seperti ini dapat mengundang wisatawan, baik lokal maupun dari luar daerah, untuk datang ke Kubu Raya. Dengan pengelolaan yang baik, festival budaya seperti ini bisa menjadi daya tarik wisata yang kuat dan berdampak positif bagi ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Suasana malam semakin semarak dengan penampilan barongsai, tarian tradisional Tionghoa, serta atraksi lampion yang menghiasi langit Parit Baru. Festival Kue Bulan 2025 pun menjadi momentum kebersamaan lintas budaya sekaligus daya tarik wisata yang memperkuat identitas Kubu Raya sebagai daerah multikultural dan berbudaya. *(Ewok)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Densus 88 Apresiasi Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Gelar “Refleksi Kebangsaan Ramadhan” Guna Tangkal Radikalisme

7 Maret 2026 - 17:22 WIB

Pemkab Kubu Raya Apresiasi Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Jadi Garda Terdepan Cegah Intoleransi dan Radikalisme

7 Maret 2026 - 17:17 WIB

Dukung Aturan Pemerintah Pusat Terkait Pembatasan Medsos Anak, Kesbangpol Kubu Raya Siap Kawal Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026

7 Maret 2026 - 17:11 WIB

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Gelar Refleksi Kebangsaan Ramadhan

7 Maret 2026 - 14:54 WIB

Bawaslu Kubu Raya Awasi Pelaksanaan Coktas Triwulan I 2026 di Empat Kecamatan

6 Maret 2026 - 14:07 WIB

Trending di Kubu Raya