Breaking News

Kalimantan Barat

Dinamika Karhutla Kalbar: Jaringan Rumah Diskusi Soroti Respon Emosional Pejabat Saat Dihadapi Massa

badge-check

Miko, Kabid Eksternal Jaringan Rumah DiskusiPerbesar

Miko, Kabid Eksternal Jaringan Rumah Diskusi

Gagasankalbar.com – Jaringan Rumah Diskusi menyayangkan insiden ketegangan komunikasi yang terjadi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan aliansi mahasiswa terkait penyampaian aspirasi penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan menuju Bandara Supadio baru-baru ini. Situasi krisis akibat bencana kabut asap seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan dialog yang konstruktif, bukan justru diwarnai konfrontasi emosional di ruang publik.

Aspirasi yang disampaikan oleh kelompok mahasiswa merupakan cerminan dari keresahan masyarakat luas yang terdampak langsung oleh penurunan kualitas udara, gangguan aktivitas ekonomi, dan ancaman kesehatan akibat Karhutla. Penyampaian pendapat di ruang publik adalah bentuk partisipasi aktif warga sekaligus bagian penting dari fungsi kontrol sosial dalam sistem demokrasi.

Ketua Bidang Eksternal Jaringan Rumah Diskusi, Miko, menilai bahwa kepemimpinan dalam situasi krisis membutuhkan keterbukaan dan ketenangan ekstra dari para pejabat publik.

“Sikap dan kontrol emosi seorang pimpinan daerah dalam menghadapi tekanan massa merupakan cerminan dari kematangan kepemimpinan krisis. Sangat disayangkan apabila ruang dialog yang sangat krusial ini diwarnai nada tinggi, yang pada akhirnya justru mengaburkan substansi masalah yang sedang dihadapi warga Kalimantan Barat,” tegas Miko.

Dalam kondisi darurat lingkungan seperti Karhutla, ketenangan serta kemampuan merangkul seluruh elemen masyarakat—termasuk kelompok mahasiswa dan masyarakat sipil—menjadi kunci utama dalam melahirkan solusi yang komprehensif. Jaringan Rumah Diskusi mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mengedepankan pendekatan dialogis yang inklusif, transparan, dan mengayom dalam merespons setiap kritik maupun masukan dari publik.

Lebih jauh, Jaringan Rumah Diskusi mengajak seluruh pihak untuk mengalihkan fokus kembali pada langkah-langkah konkret penanggulangan Karhutla, mitigasi jangka panjang, penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku pembakaran lahan, serta perlindungan kesehatan bagi seluruh warga Kalimantan Barat.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Sekolah Bukan Pabrik Angka: Menilai Keberhasilan Siswa Lebih dari Sekadar Rapor

31 Agu 2026 - 00:09 WIB

Sekolah Bukan Pabrik Angka: Menilai Keberhasilan Siswa Lebih dari Sekadar Rapor

Antrean BBM di SPBU Pontianak dan Kubu Raya Ganggu Layanan Ojol, Driver Ojol Minta Pasokan Segera Stabil

27 Jul 2026 - 22:02 WIB

Antrean BBM di SPBU Pontianak dan Kubu Raya Ganggu Layanan Ojol, Driver Ojol Minta Pasokan Segera Stabil

Problematika Layanan Pertanahan Kalbar: Ekspektasi Publik vs Kinerja BPN

23 Jul 2026 - 01:11 WIB

Problematika Layanan Pertanahan Kalbar: Ekspektasi Publik vs Kinerja BPN

Posbakum ‘Aisyiyah Kalbar Siap Berikan Bantuan Hukum Gratis bagi Perempuan, Anak, dan Kelompok Rentan

3 Jul 2026 - 22:28 WIB

Posbakum ‘Aisyiyah Kalbar Siap Berikan Bantuan Hukum Gratis bagi Perempuan, Anak, dan Kelompok Rentan

Polda Kalbar Selesaikan 816 Perkara dalam Enam Bulan, Kasus Pencurian Masih Mendominasi

29 Jun 2026 - 23:39 WIB

Polda Kalbar Selesaikan 816 Perkara dalam Enam Bulan, Kasus Pencurian Masih Mendominasi
Trending di Kalimantan Barat