PWA Kalbar Fokus Bangun Desa Inklusi di Ketapang, Perempuan Jadi Pilar Utama - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Kondisi SDN 52 Sungai Raya Memprihatinkan, Guru dan Siswa Bertahan dengan Fasilitas Seadanya Spanyol Singkirkan Prancis 2-0, Melaju ke Final Piala Dunia 2026 UM Metro Kirim Empat Mahasiswa ke Akademi Sejarawan Muhammadiyah Batch 1 di Yogyakarta AMCP Kalbar Desak Polisi Tindak Tegas Dugaan Penggiringan Opini Negatif terhadap Polri Tim SAR Gabungan Temukan Bocah yang Jatuh ke Sungai Landak dalam Kondisi Meninggal Dunia Game PS2 yang Tak Akan Terlupakan Anak Rental, Penuh Kenangan dan Nostalgia

Ketapang

PWA Kalbar Fokus Bangun Desa Inklusi di Ketapang, Perempuan Jadi Pilar Utama

badge-check


Program BSA-BUEKA PWA Kalbar Dorong Kemandirian Desa Inklusi di Ketapang Perbesar

Program BSA-BUEKA PWA Kalbar Dorong Kemandirian Desa Inklusi di Ketapang

Gagasankalbar.com – Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Kalimantan Barat menggelar kegiatan penguatan desa inklusi di Kabupaten Ketapang dengan fokus pada pemberdayaan perempuan dan keluarga berbasis komunitas Tim Inklusi PDA Ketapang, Jumat (1/5/2026).

Ketua Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia (MHH) PWA Kalbar sekaligus Ketua Tim inklusi PWA Kalbar, Hazilina, mengatakan program Balai Sakinah ‘Aisyiyah (BSA) menjadi pilar utama dalam membangun masyarakat inklusif di tingkat desa, khususnya di Desa Kalinilam dan Desa Sukabangun Dalam.

“Melalui BSA, masyarakat mendapatkan edukasi tentang kesehatan keluarga, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, pencegahan perkawinan anak, hingga pola asuh anak yang baik. Selain itu, BSA juga meningkatkan kesadaran hukum bagi warga desa,” ujarnya.

Menurut Hazilina, BSA berfungsi sebagai pusat kegiatan masyarakat berbasis komunitas yang mencakup ruang belajar, advokasi, serta pemberdayaan perempuan. Program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, adil, dan berdaya, terutama bagi perempuan dan anak.

Selain itu, PWA Kalbar juga mengembangkan program Bina Usaha Ekonomi Keluarga ‘Aisyiyah (BUEKA) untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui pelatihan keterampilan, pengolahan makanan lokal, hingga kerajinan tangan.

“BUEKA bertujuan meningkatkan kemandirian finansial masyarakat melalui pelatihan usaha, manajemen keuangan, hingga pemasaran produk, termasuk pemanfaatan media sosial,” jelasnya.

Melalui sinergi program BSA dan BUEKA, PWA Kalbar berharap dapat mewujudkan desa inklusi yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca Lainnya

Polsek Matan Hilir Utara Bersama Manggala Agni Dan Warga Lakukan Pemadaman Kebakaran Lahan

12 Juli 2026 - 09:45 WIB

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Pelari Meriahkan Ketapang Bhayangkara Run 2026 dan Launching Car Free Day

12 Juli 2026 - 09:43 WIB

Muhammad Hakiki Soroti Dugaan Persoalan Perizinan PT Hungarindo Persada

3 Juli 2026 - 01:06 WIB

Pengumuman Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan Semester 1 Tahun 2026 Tingkat KPU Kabupaten Ketapang

2 Juli 2026 - 07:29 WIB

Motor Klotok Mati Mesin di Muara Ketapang, Tim SAR Evakuasi Satu ABK dengan Selamat

25 Juni 2026 - 16:05 WIB

Trending di Ketapang