Kreasi Ketapang Gelar Pelatihan Read Aloud untuk Tingkatkan Minat Baca Murid SD/MI - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Literasi sebagai Jalan Emansipasi: Refleksi dari TBM Sahabat Cita Khatulistiwa Pengacara Meigi Alrianda Soroti Kejanggalan Fatal Penyidikan Narkotika di PN Pontianak Jaringan Rumah Diskusi Gelar Nobar dan Diskusi Film “Pesta Babi”, Puluhan Pemuda Pontianak Serukan “Papua Bukan Tanah Kosong” Lonjakan Pinjol dan Rendahnya Literasi Keuangan Jadi Ancaman Ekonomi Rumah Tangga INFRASTRUKTUR DI DESA BALAI AGAS MELAWI MEMPRIHATINKAN: GMKI MENDESAK PEMERINTAH SEGERA TINDAK LANJUTI Diskusi Publik Literasi “Literasi Sebagai Pilar Generasi Emas Indonesia 2045” Sukses Terlaksana

Ketapang

Kreasi Ketapang Gelar Pelatihan Read Aloud untuk Tingkatkan Minat Baca Murid SD/MI

badge-check


					Kreasi Ketapang Gelar Pelatihan Read Aloud untuk Tingkatkan Minat Baca Murid SD/MI Perbesar

Gagasankalbar.com — Dalam upaya meningkatkan minat baca siswa-siswi sekolah dasar di Kabupaten Ketapang, Kreasi Ketapang menggelar Pelatihan Strategi Read Aloud untuk Menumbuhkan Minat Baca Murid SD/MI pada Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Grand Zuri Ketapang dan diikuti oleh para guru SD/MI dari berbagai wilayah di Kabupaten Ketapang.

Program Koordinator Kreasi Ketapang, Santoso Setio, menjelaskan bahwa kegiatan ini sejatinya bukan bagian inti dari Program KREASI. Namun, sesuai dengan prinsip Muhammadiyah serta arahan dari Vocal Point dan Direktur Program, pelaksanaan pelatihan ini dimaksudkan untuk menghadirkan ruang belajar yang nyata bagi para guru.

“Kegiatan hari ini memang bukan bagian inti dari Program KREASI. Namun kami meyakini bahwa program tidak hanya berbicara tentang capaian administratif, melainkan bagaimana menghadirkan ruang belajar yang bermakna bagi guru,” ujar Santoso.

Ia menambahkan, para guru yang hadir merupakan pendidik yang telah mendapatkan berbagai manfaat pelatihan sebelumnya, mulai dari pelatihan pembuatan media pembelajaran, penguatan literasi dan numerasi, hingga pelatihan penulisan cerita anak. Pelatihan read aloud ini menjadi bagian dari komitmen Kreasi Ketapang bersama Muhammadiyah dalam memperkuat budaya literasi sejak usia dini.

Sementara itu, Vocal Point Kreasi Muhammadiyah, Dendi Wijaya Saputra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Muhammadiyah berkomitmen memberikan dukungan penuh, khususnya bagi Kabupaten Ketapang, dalam pengembangan literasi pendidikan dasar.

“Program ini dirancang agar ke depan Bapak dan Ibu tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga berkembang menjadi master trainer yang mampu memberikan dampak luas melalui program pengimbasan ke daerah-daerah lain. Harapannya, ilmu dan praktik baik yang diperoleh dapat ditularkan kepada guru-guru di wilayah pengimbasan,” ungkap Dendi.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang, Ucup Supriyatna. Dalam sambutan sekaligus arahannya, Ucup menekankan pentingnya strategi membaca nyaring (read aloud) sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik.

“Literasi dan numerasi kita faktanya masih tergolong rendah. Secara nasional, tingkat literasi Indonesia masih sering berada pada lima terbawah dalam evaluasi internasional. Literasi tidak hanya sekadar bisa membaca, tetapi juga mencakup kemampuan memahami, mengaplikasikan, serta berpikir secara menyeluruh terhadap apa yang dibaca,” jelasnya.

Ucup juga menyoroti dampak rendahnya literasi terhadap mudahnya masyarakat terpapar informasi yang tidak benar. Menurutnya, di era post-truth atau pasca-kebenaran, opini publik kerap tidak dibangun berdasarkan fakta.

“Sesuatu yang tidak benar bisa tampak benar karena terus didorong oleh narasi, opini, bahkan buzzer, sehingga menggiring persepsi publik seolah-olah itu adalah kebenaran. Inilah mengapa penguatan literasi sejak dini menjadi sangat penting,” tambahnya.

Melalui pelatihan strategi read aloud ini, diharapkan para guru mampu menerapkan metode membaca yang menyenangkan dan efektif di kelas. Dengan demikian, minat baca murid dapat tumbuh sejak dini dan fondasi literasi generasi muda di Kabupaten Ketapang semakin kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Literasi sebagai Jalan Emansipasi: Refleksi dari TBM Sahabat Cita Khatulistiwa

21 April 2026 - 08:45 WIB

Diskusi Publik Literasi “Literasi Sebagai Pilar Generasi Emas Indonesia 2045” Sukses Terlaksana

20 April 2026 - 11:39 WIB

Kolaborasi Wakaf Al-Azhar dan Mitra Lokal Perkuat Literasi Al-Qur’an di Kalbar

13 April 2026 - 10:52 WIB

Pelantikan REI Ketapang–Kayong Utara 2025–2028 Dorong Ekonomi Daerah

13 April 2026 - 09:51 WIB

TBM Sahabat Cita Khatulistiwa Perkuat Generasi Muda Literasi dengan Membaca

12 April 2026 - 10:53 WIB

Trending di Ketapang