Breaking News

Kubu Raya

198 Perempuan Desa di Kubu Raya Diwisuda dalam Akademi Paradigta 2026, Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan

badge-check

198 Perempuan Desa di Kubu Raya Diwisuda dalam Akademi Paradigta 2026, Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam PembangunanPerbesar

Gagasankalbar.com – Sebanyak 198 perempuan dari 20 desa di Kabupaten Kubu Raya resmi diwisuda pada Wisuda Akademi Paradigta Tahun 2026 yang mengusung tema “Perempuan Hebat Desa Berdaulat”. Prosesi wisuda berlangsung di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (7/1/2025), dan menjadi puncak dari rangkaian program pemberdayaan perempuan desa yang dijalankan melalui Akademi Paradigta.

Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas perempuan desa melalui pembelajaran kepemimpinan, kewirausahaan, serta pelatihan komunikasi dan pembangunan kepercayaan diri. Seluruh peserta telah mengikuti proses pembelajaran intensif selama beberapa bulan sebelum dinyatakan lulus.

Ketua Komite Nasional Pendidikan Akademi Paradigta Indonesia, Nani Zulminarni, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Akademi Paradigta merupakan ruang penguatan kapasitas bagi perempuan desa agar mampu mengambil peran lebih strategis dalam pembangunan.

“Akademi Paradigta adalah ruang pembelajaran bagi perempuan desa untuk meningkatkan kapasitas diri, mulai dari kepemimpinan, keterampilan, hingga kewirausahaan dan komunikasi,” ujar Nani.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. Menurutnya, perempuan memegang peranan penting dalam mengawal program pemerintah, khususnya dalam pembangunan manusia.

“Ketika kita mengurus perempuan, mengurus ibu-ibu, sejatinya kita sedang memperkokoh tiang negara. Karena perempuan adalah madrasah pertama dan utama bagi anak-anak kita,” tegas Sujiwo.

Sujiwo juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan terus memberikan dukungan nyata terhadap program Akademi Paradigta, baik dari sisi kebijakan maupun anggaran.

“Tadi saya minta agar dukungan anggaran ditambah hingga Rp100 juta agar mentor-mentor semakin optimal. Ini bentuk keseriusan pemerintah dalam mendukung pemberdayaan perempuan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas organisasi perempuan seperti PKK, GOW, Dharma Wanita, BKMT, Muslimat, dan Akademi Paradigta sangat penting dalam percepatan pembangunan daerah.

Wisuda tersebut diharapkan dapat menjadi momentum bagi para perempuan desa untuk semakin percaya diri, mandiri, dan berperan aktif dalam pengembangan potensi desa masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

LAZISMU Kubu Raya Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Warga dan Relawan Terdampak Karhutla

6 Sep 2026 - 06:25 WIB

LAZISMU Kubu Raya Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Warga dan Relawan Terdampak Karhutla

Hari Ketujuh, Tim SAR Hentikan Pencarian Korban Diduga Diterkam Buaya di Kubu Raya

3 Sep 2026 - 09:01 WIB

Hari Ketujuh, Tim SAR Hentikan Pencarian Korban Diduga Diterkam Buaya di Kubu Raya

Puskesmas Punggur Pastikan Relawan Karhutla Tetap Sehat di Tengah Kepungan Asap

1 Sep 2026 - 20:43 WIB

Puskesmas Punggur Pastikan Relawan Karhutla Tetap Sehat di Tengah Kepungan Asap

IDI Kubu Raya Bagikan Masker untuk Kurangi Dampak Kabut Asap Karhutla

30 Agu 2026 - 23:39 WIB

IDI Kubu Raya Bagikan Masker untuk Kurangi Dampak Kabut Asap Karhutla

Tim Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Karhutla di Kubu Raya

29 Agu 2026 - 10:48 WIB

Tim Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Karhutla di Kubu Raya
Trending di Kubu Raya