Gagasankalbar.com — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kubu Raya membagikan masker kepada masyarakat sebagai upaya mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan kualitas udara memburuk di Kalimantan Barat.
Kegiatan sosial tersebut digelar pada Minggu (30/8), di Simpang Empat Lampu Merah Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Ketua IDI Kubu Raya dr. Hendy Stio Iwantono mengatakan kegiatan tersebut merupakan amanat IDI Pusat sekaligus bentuk kepedulian dokter terhadap kesehatan masyarakat.
“Kami melaksanakan amanat IDI Pusat untuk membantu melindungi masyarakat dari dampak udara yang tidak sehat,” kata Hendy.
Menurut dia, paparan asap dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), batuk, asma, hingga sesak napas.
“Penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengurangi paparan asap,” ujarnya.
Selain membagikan masker, IDI Kubu Raya memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada ketika kualitas udara memburuk.
Hendy mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah, menggunakan masker yang nyaman dan pas di wajah, memperbanyak minum air putih, serta mencukupi waktu istirahat.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar lahan maupun sampah karena dapat memperburuk kualitas udara dan berpotensi menyebabkan kebakaran meluas.
“Mari bersama menjaga kesehatan diri dan keluarga serta mencegah pembakaran yang dapat memperburuk kondisi udara,” katanya.
IDI Kubu Raya berharap kegiatan tersebut dapat memberikan perlindungan sekaligus edukasi nyata bagi masyarakat dalam menghadapi dampak kabut asap karhutla.

















Komentar ditutup.