Gagasankalbar.com — Tim gabungan masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah titik di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, hingga Kamis (27/8/2026) malam.
Pemadaman dilakukan di antaranya di Desa Kuala Dua, sekitar samping Pabrik Nanas, serta kawasan Hutan Lindung Pinang Dalam.

Kepala Regu Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) KPH Wilayah Kubu Raya Florensius Loren mengatakan petugas masih menghadapi kendala dalam upaya pemadaman, terutama keterbatasan sumber air.
“Kendala utama sumber air jauh. Kami hanya menggunakan tong tampungan bekas Pabrik Nanas,” ujarnya.
Ia mengatakan kondisi mesin pemadam juga mulai mengalami penurunan performa setelah digunakan selama sekitar 40 hari untuk penanganan karhutla.
“Mesin performanya sudah sangat menurun karena sudah 40 hari di lapangan,” katanya.
Selain kendala peralatan, kondisi personel juga mulai terdampak. Sejumlah anggota dilaporkan sakit sehingga harus beristirahat di rumah masing-masing.
Florensius mengatakan luas lahan yang terbakar saat ini belum dapat dipastikan karena tim belum melakukan pengukuran secara menyeluruh.
“Luasan untuk sementara belum diketahui, karena belum dilakukan pengukuran pasti,” katanya.
Meski menghadapi berbagai kendala, tim gabungan tetap melakukan pemadaman hingga malam hari untuk mengendalikan titik api dan mencegah kebakaran meluas.

















Komentar ditutup.