198 Perempuan Desa di Kubu Raya Diwisuda dalam Akademi Paradigta 2026, Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Syarif Falmu: “Jangan Sampai Kalbar Jadi Surga Investor, Tapi Neraka Bagi Pencari Kerja Lokal” Zulhas: MBG dan Hilirisasi Komoditas Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah Bawaslu Kubu Raya Gandeng Tiga Perguruan Tinggi Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu Gemawan Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pembangunan Responsif Gender dan Adaptasi Perubahan Iklim di Kabupaten Mempawah Menguak Tabir Industri Rokok, AJI Jakarta dan AJI Pontianak Gelar Nobar dan Diskusi Film “Di Balik Ilusi Tembakau” Tim SAR Gabungan Temukan Lansia Hilang di Kebun Desa Pana dalam Kondisi Selamat

Kubu Raya

198 Perempuan Desa di Kubu Raya Diwisuda dalam Akademi Paradigta 2026, Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan

badge-check


198 Perempuan Desa di Kubu Raya Diwisuda dalam Akademi Paradigta 2026, Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan Perbesar

Gagasankalbar.com – Sebanyak 198 perempuan dari 20 desa di Kabupaten Kubu Raya resmi diwisuda pada Wisuda Akademi Paradigta Tahun 2026 yang mengusung tema “Perempuan Hebat Desa Berdaulat”. Prosesi wisuda berlangsung di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (7/1/2025), dan menjadi puncak dari rangkaian program pemberdayaan perempuan desa yang dijalankan melalui Akademi Paradigta.

Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas perempuan desa melalui pembelajaran kepemimpinan, kewirausahaan, serta pelatihan komunikasi dan pembangunan kepercayaan diri. Seluruh peserta telah mengikuti proses pembelajaran intensif selama beberapa bulan sebelum dinyatakan lulus.

Ketua Komite Nasional Pendidikan Akademi Paradigta Indonesia, Nani Zulminarni, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Akademi Paradigta merupakan ruang penguatan kapasitas bagi perempuan desa agar mampu mengambil peran lebih strategis dalam pembangunan.

“Akademi Paradigta adalah ruang pembelajaran bagi perempuan desa untuk meningkatkan kapasitas diri, mulai dari kepemimpinan, keterampilan, hingga kewirausahaan dan komunikasi,” ujar Nani.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. Menurutnya, perempuan memegang peranan penting dalam mengawal program pemerintah, khususnya dalam pembangunan manusia.

“Ketika kita mengurus perempuan, mengurus ibu-ibu, sejatinya kita sedang memperkokoh tiang negara. Karena perempuan adalah madrasah pertama dan utama bagi anak-anak kita,” tegas Sujiwo.

Sujiwo juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan terus memberikan dukungan nyata terhadap program Akademi Paradigta, baik dari sisi kebijakan maupun anggaran.

“Tadi saya minta agar dukungan anggaran ditambah hingga Rp100 juta agar mentor-mentor semakin optimal. Ini bentuk keseriusan pemerintah dalam mendukung pemberdayaan perempuan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas organisasi perempuan seperti PKK, GOW, Dharma Wanita, BKMT, Muslimat, dan Akademi Paradigta sangat penting dalam percepatan pembangunan daerah.

Wisuda tersebut diharapkan dapat menjadi momentum bagi para perempuan desa untuk semakin percaya diri, mandiri, dan berperan aktif dalam pengembangan potensi desa masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bawaslu Kubu Raya Gandeng Tiga Perguruan Tinggi Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu

5 Juni 2026 - 09:28 WIB

Bawaslu Kubu Raya Awasi Pemutakhiran Data Partai Politik Semester I Tahun 2026

3 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, Kemendagri Dorong Ketahanan Pangan sebagai Wujud Implementasi Nilai Pancasila di Kubu Raya

1 Juni 2026 - 06:59 WIB

Momentum Hari Lahir Pancasila Jadi Semangat Membangun Bangsa

1 Juni 2026 - 06:55 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Anggota DPRD Kubu Raya Habib Abdurahman Hafis Almuthahar Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Sultan Hamid II

1 Juni 2026 - 06:53 WIB

Trending di Kubu Raya