Gagasankalbar.com – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse, memberikan materi pada kegiatan Intermediate Training (Latihan Kader II) tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pontianak, Kamis (8/5/2025).
Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama delapan hari, dari tanggal 2 hingga 9 Mei 2025, dan berlokasi di Dekopinwil Provinsi Kalimantan Barat. Training ini berskala nasional dan diikuti oleh kader HMI dari berbagai cabang se-Indonesia.
Zulfikar Arse hadir sebagai pemateri pada hari ketujuh dengan topik “Ideologi Politik, Organisasi, Strategi dan Taktik”. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa politik tidak bisa dilepaskan dari proses penyelenggaraan pemerintahan dan negara. Karena itu, generasi muda—khususnya kader HMI—harus mengambil peran aktif dalam mengawal kebijakan publik.
“Politik adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik,” ujar Zulfikar dalam sesi pemaparan.
Sebagai Presidium Majelis Nasional KAHMI, Zulfikar juga menekankan pentingnya orientasi perjuangan kader HMI yang harus berpihak kepada kepentingan umat dan bangsa. Ia menyampaikan bahwa dunia saat ini tengah menuju tatanan global baru, dan generasi muda Indonesia harus siap menghadapi tantangan tersebut dengan strategi dan nilai perjuangan yang kuat.
“Kader HMI harus berjuang dan berusaha dalam mengedepankan kepentingan umat dan bangsa,” tegasnya.
Intermediate Training ini menjadi bagian dari upaya HMI untuk mencetak kader-kader berkualitas yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas serta kesadaran akan peran strategis dalam membangun bangsa.










