Breaking News

Pontianak

Universitas Muhammadiyah Pontianak Dorong Penguatan Program MBG Berbasis One Health

badge-check

Universitas Muhammadiyah Pontianak Dorong Penguatan Program MBG Berbasis One HealthPerbesar

Gagasankalbar.com — Dalam rangka mendorong penguatan implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis pendekatan One Health, Universitas Muhammadiyah Pontianak melalui Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi menggelar Seminar Nasional bertema “Dari Dapur hingga Penerima Manfaat: Pendekatan One Health dalam Program Makan Bergizi Gratis”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 4 Januari 2026, bertempat di Aula Bank Indonesia Wilayah Kalimantan Barat.

Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak, Heriansyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendekatan One Health memandang kesehatan manusia sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari kesehatan lingkungan dan sistem pangan. Oleh karena itu, implementasi Program MBG harus dikelola secara komprehensif dan lintas sektor.

“Risiko kontaminasi makanan, sanitasi dapur, pengelolaan limbah, hingga potensi kejadian luar biasa (KLB) keracunan pangan menuntut pengelolaan Program MBG yang berbasis bukti epidemiologi dan kolaborasi lintas disiplin,” ujar Heriansyah.

Ia menambahkan, Seminar Nasional ini diselenggarakan sebagai forum ilmiah dan kebijakan untuk mempertemukan berbagai perspektif, mulai dari gizi dan pangan, kesehatan lingkungan, epidemiologi, hingga dampak pergerakan ekonomi. Hasil dari forum ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi implementatif yang mendukung keberhasilan serta keberlanjutan Program MBG secara nasional.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa bidang kesehatan, akademisi dan peneliti, tenaga kesehatan masyarakat, praktisi gizi, kesehatan lingkungan, epidemiologi, serta para pengambil kebijakan baik di tingkat pusat maupun daerah.

Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Pontianak menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam mendukung kebijakan strategis nasional di bidang kesehatan dan pangan, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pemangku kepentingan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bedah Buku Sejarah HMI Cabang Pontianak, Momentum Milad ke-67 untuk Merawat Ingatan dan Identitas Kader

17 Okt 2026 - 21:41 WIB

Bedah Buku Sejarah HMI Cabang Pontianak, Momentum Milad ke-67 untuk Merawat Ingatan dan Identitas Kader

104 Lulusan FIKPsi UM Pontianak Siap Hadapi Dunia Kerja

16 Okt 2026 - 23:50 WIB

104 Lulusan FIKPsi UM Pontianak Siap Hadapi Dunia Kerja

72 Mahasiswa Hukum UM Pontianak Yudisium, Tiga Lulusan Raih IPK Tertinggi

16 Okt 2026 - 23:47 WIB

72 Mahasiswa Hukum UM Pontianak Yudisium, Tiga Lulusan Raih IPK Tertinggi

HMI Pontianak Desak Pemkot Bertindak Tegas, Evaluasi Dampak Pengaturan Angkutan di Jembatan Kapuas I

14 Okt 2026 - 02:56 WIB

HMI Pontianak Desak Pemkot Bertindak Tegas, Evaluasi Dampak Pengaturan Angkutan di Jembatan Kapuas I

Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, PW Fatayat NU Kalbar dan PTA Pontianak Siapkan Sinergi Program Berbasis Literasi Hukum

14 Okt 2026 - 02:30 WIB

Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, PW Fatayat NU Kalbar dan PTA Pontianak Siapkan Sinergi Program Berbasis Literasi Hukum
Trending di Pontianak