Menu

Mode Gelap
Musyawarah Daerah V King Rattle Club Indonesia Digelar di Pontianak Drama Cina Jadi Hiburan Favorit Bapak-Bapak Saat Waktu Senggang, Fenomena Unik yang Kian Mengemuka Pencarian Hari ke-7 Nuriman di Perairan Karang Anyar Dihentikan, Korban Dinyatakan Hilang HMI Cabang Pontianak Gelar Insight Session dan Luncurkan RKK: Dorong Ruang Aman dan Sistem Perlindungan Kader IMM Pontianak Tolak Tegas Wacana Pilkada Dipilih oleh DPRD: “Rakyat Bukan Masalah, Rakyat Adalah Jawaban” Kakek Molyadi Ditemukan Selamat Setelah Dua Hari Hilang di Ladang, Tim SAR Gabungan Akhiri Operasi Pencarian

Ketapang

UKM Seni dan Budaya Politeknik Ketapang Gelar Kolaborasi Literasi Pemanfaatan TPBIS

badge-check


					TBM Sahabat Cita Khatulistiwa Perbesar

TBM Sahabat Cita Khatulistiwa

GagasanKalbar.com – Sebanyak 32 peserta mengikuti kegiatan literasi yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni dan Budaya Politeknik Negeri Ketapang, bekerja sama dengan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sahabat Cita Khatulistiwa. Kegiatan ini berlangsung di Yayasan Panti Asuhan Pondok Pesantren Nurul Iman, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, pada Rabu (16/7).

Peserta kegiatan terdiri dari anak-anak berusia lima tahun hingga siswa sekolah menengah pertama. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca serta memperluas akses terhadap bahan bacaan yang berkualitas.

Ketua UKM Seni dan Budaya Politeknik Negeri Ketapang, Desi Rahmawati, mengatakan bahwa kunjungan ke panti asuhan merupakan bagian dari upaya mendorong literasi anak sejak dini.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan berbagai bentuk seni dan budaya Indonesia kepada anak-anak, serta mendorong pelestarian nilai-nilai budaya agar tumbuh rasa cinta dan kebanggaan terhadap warisan budaya bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TBM Sahabat Cita Khatulistiwa, Neng Marlina Efendi, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari pemanfaatan bahan bacaan dalam program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

“Melalui TPBIS, perpustakaan berupaya melibatkan sebanyak mungkin pemangku kepentingan untuk berperan dalam pengembangan program literasi anak. Kegiatan seperti membaca nyaring (read aloud), mengenalkan buku cerita anak dengan pendekatan lingkungan, sosial, dan budaya, serta melatih kemampuan bercerita menjadi bagian dari pendekatan kami,” jelasnya.

TBM Sahabat Cita Khatulistiwa saat ini memiliki koleksi sebanyak 1.000 eksemplar buku, terdiri dari 500 judul buku anak-anak. Dalam kolaborasi ini, TBM menyediakan bahan bacaan bermutu yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh mahasiswa Politeknik Negeri Ketapang.

“Gerakan literasi membutuhkan sumber daya yang optimal, termasuk dalam pemanfaatan bahan bacaan untuk mendorong kemajuan perpustakaan. Karena itu, partisipasi aktif mahasiswa sangat diperlukan,” tegas Neng Marlina.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kakek Molyadi Ditemukan Selamat Setelah Dua Hari Hilang di Ladang, Tim SAR Gabungan Akhiri Operasi Pencarian

15 Januari 2026 - 09:41 WIB

Mahasiswa STAI Al-Haudl Ketapang Berkolaborasi dengan Puskesmas Pesaguan Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Penyuluhan NAPZA

8 Januari 2026 - 15:01 WIB

STAI Al-Haudl Ketapang Perkuat Literasi dan Daya Saing Mahasiswa

19 Desember 2025 - 13:19 WIB

Refleksi dan Evaluasi Implementasi Program KREASI Kabupaten Ketapang Tahun 2025

14 Desember 2025 - 14:47 WIB

KREASI Kabupaten Ketapang Gelar Praktik Pendidikan Perubahan Iklim Berbasis Project Based Learning di SD Negeri 16 Benua Kayong

10 Desember 2025 - 16:30 WIB

Trending di Ketapang