Syarif Melvin Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Pondok Pesantren Dar Ulin Nuha - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Kesetiaan & Pengkhianatan : Sebuah Ulasan & Renungan Film The King, 2019. Syarif Falmu: “Jangan Sampai Kalbar Jadi Surga Investor, Tapi Neraka Bagi Pencari Kerja Lokal” Zulhas: MBG dan Hilirisasi Komoditas Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah Bawaslu Kubu Raya Gandeng Tiga Perguruan Tinggi Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu Gemawan Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pembangunan Responsif Gender dan Adaptasi Perubahan Iklim di Kabupaten Mempawah Menguak Tabir Industri Rokok, AJI Jakarta dan AJI Pontianak Gelar Nobar dan Diskusi Film “Di Balik Ilusi Tembakau”

Berita Kalbar

Syarif Melvin Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Pondok Pesantren Dar Ulin Nuha

badge-check


Syarif Melvin Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Pondok Pesantren Dar Ulin Nuha Perbesar

Pontianak – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia dari Daerah Pemilihan Kalimantan Barat, Sultan Syarif Melvin AlKadrie, S.H., melaksanakan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Pondok Pesantren Dar Ulin Nuha, Gg. Selat Malaka 1, Siantan Tengah, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Syarif Melvin menekankan pentingnya pemahaman Empat Pilar Kebangsaan bagi para santri sebagai generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa. Empat Pilar tersebut meliputi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam sosialisasi tersebut, Syarif Melvin menjelaskan, “Melalui simbol-simbol seperti Garuda Pancasila, semboyan Bhinneka Tunggal Ika, dan isi UUD 1945, saya berharap generasi muda dapat memahami dan menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan sebagai pedoman untuk menjawab tantangan globalisasi dan keberagaman.”

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan mengajarkan kepada para santri untuk:

  1. Menumbuhkan Nasionalisme – Simbol Garuda Pancasila mengajarkan generasi muda untuk mencintai dan mempertahankan keutuhan bangsa.
  2. Menghormati Pluralitas – Bhinneka Tunggal Ika menanamkan semangat toleransi dan harmoni dalam keberagaman.
  3. Memahami Konstitusi – UUD Negara Tahun 1945 membekali para santri dengan kesadaran hukum untuk bertindak sesuai dengan prinsip keadilan dan demokrasi.
  4. Menjadi Penggerak Perubahan – Empat Pilar Kebangsaan menginspirasi para santri untuk menjadi pemimpin yang bijak, adil, dan berorientasi pada kemajuan bangsa.

“Oleh karena itu, generasi muda perlu memahami pentingnya sinergi antara kebangsaan dan kebudayaan sebagai landasan pembangunan karakter bangsa, dari daerah untuk Indonesia,” ujar Syarif Melvin mengakhiri sosialisasi tersebut.

Dengan adanya kegiatan ini, Syarif Melvin berharap para santri dapat menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan dan mempertahankan nilai-nilai kebangsaan demi kemajuan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Syarif Falmu: “Jangan Sampai Kalbar Jadi Surga Investor, Tapi Neraka Bagi Pencari Kerja Lokal”

5 Juni 2026 - 09:33 WIB

LAZISMU Masjid At-Tanwir Santuni Fakir Miskin dan Salurkan Subsidi Sembako Murah

31 Mei 2026 - 09:24 WIB

Tim SAR Gabungan Cari Korban Hilang Akibat Sampan Terbalik Saat Memancing di Sungai Laut Tanjung Bunga

30 Mei 2026 - 08:31 WIB

Rayakan Harlah ke-76, Umi Marzuqoh: Fatayat NU Kalbar Harus Memberdayakan Perempuan hingga ke Pelosok Desa

24 Mei 2026 - 02:09 WIB

Cornelis Dorong Internasionalisasi Dayak Lewat Kongres Literasi dan Dayak Book Fair 2026

14 Mei 2026 - 21:50 WIB

Trending di Berita Kalbar