Breaking News

Kubu Raya

Super Flu H3N2 Menyebar Lewat Udara, RSUD TBSI Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

badge-check

Ilustrasi VirusPerbesar

Ilustrasi Virus

Gagasankalbar.c0m – Hingga awal 2026, virus influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal sebagai super flu dilaporkan telah ditemukan di sejumlah wilayah di Indonesia. Varian ini merupakan turunan dari influenza A tipe H3N2 yang memiliki tingkat penularan cukup tinggi dan perlu diwaspadai masyarakat.

Kepala RSUD Tuan Besar Syarif Idrus Kabupaten Kubu Raya, Asep Ahmad Saefullah, mengatakan super flu sangat mudah menular karena penyebarannya melalui udara. Kondisi tersebut membuat seluruh lapisan masyarakat berpotensi terinfeksi.

“Karena penularannya lewat udara, maka semua orang berisiko tertular. Terutama kelompok dengan daya tahan tubuh rendah seperti bayi dan anak-anak, lansia, serta ibu hamil,” ujar Asep, Selasa (6/1/2026).

Ia menjelaskan, masyarakat perlu segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gejala flu berat. Gejala tersebut antara lain sesak atau sulit bernapas, demam tinggi hingga mencapai 40 derajat Celsius, nyeri dada seperti terhimpit, penurunan kesadaran, nyeri kepala hebat, dehidrasi, serta kondisi yang tidak menunjukkan perbaikan dalam waktu tiga hingga empat hari.

Selain itu, Asep juga mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap gejala lain yang tidak biasa, seperti nyeri otot dan sendi yang parah, serta kelelahan ekstrem. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadi tanda infeksi yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

“Jika muncul gejala-gejala tersebut, segera bawa pasien ke fasilitas kesehatan terdekat untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan,” tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan, Asep menekankan pentingnya vaksinasi influenza sebagai upaya paling efektif menekan risiko penularan. Di samping itu, masyarakat diminta disiplin menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti rutin mencuci tangan, menggunakan masker terutama saat sakit, menghindari kontak dengan orang yang sedang flu, serta menjaga kebersihan lingkungan dan permukaan yang sering disentuh.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan. “Tetap tenang, jalankan langkah pencegahan, dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis apabila mengalami gejala yang mengarah pada infeksi berat,” pungkasnya. *(Ewok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Karhutla Picu Kabut Asap, Orderan Ojol di Pontianak dan Kubu Raya Menurun

10 Agu 2026 - 10:18 WIB

Karhutla Picu Kabut Asap, Orderan Ojol di Pontianak dan Kubu Raya Menurun

Kabut Asap Karhutla Berpotensi Picu Gangguan Kesehatan

10 Agu 2026 - 10:14 WIB

Kabut Asap Karhutla Berpotensi Picu Gangguan Kesehatan

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya bagikan 5.000 masker untuk lindungi warga dari kabut asap

10 Agu 2026 - 10:10 WIB

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya bagikan 5.000 masker untuk lindungi warga dari kabut asap

Kabut Asap Karhutla Berpotensi Picu Gangguan Kesehatan

10 Agu 2026 - 02:07 WIB

Kabut Asap Karhutla Berpotensi Picu Gangguan Kesehatan

Kuasa Hukum Dampingi Petani Sawit Kubu Raya Korban Dugaan Penipuan dan Pencemaran Nama Baik

8 Agu 2026 - 11:40 WIB

Kuasa Hukum Dampingi Petani Sawit Kubu Raya Korban Dugaan Penipuan dan Pencemaran Nama Baik
Trending di Kubu Raya