Sosialisasi TPPO, Pemkot Pontianak Tekankan Layanan Berperspektif Korban - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Australia Taklukkan Turki 2-0 di Penyisihan Grup D Piala Dunia 2026 Skotlandia Amankan Tiga Poin Perdana, Taklukkan Haiti 1-0 di Grup C Piala Dunia 2026 Polsek Belitang Hilir Bongkar Arena Sabung Ayam di Dusun Beruduk Qatar Selamat dari Kekalahan, Tahan Imbang Swiss 1-1 di Grup B Brasil Ditahan Imbang Maroko 1-1 di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026 Zuri Hotel Management Himpun 600 Kantong Darah

Pontianak

Sosialisasi TPPO, Pemkot Pontianak Tekankan Layanan Berperspektif Korban

badge-check


Pemkot Pontianak Perkuat Sinergi Cegah TPPO Lewat Sosialisasi Lintas Lembaga Perbesar

Pemkot Pontianak Perkuat Sinergi Cegah TPPO Lewat Sosialisasi Lintas Lembaga

Gagasankalbar.com – Dalam rangka meningkatkan kapasitas lembaga penyedia layanan perlindungan perempuan, Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pontianak menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Peran Serta Masyarakat pada Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kota Pontianak”.

Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 8 April 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor Wali Kota Pontianak.

Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memperkuat upaya penanganan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) secara komprehensif dengan pendekatan yang berperspektif korban. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk meningkatkan sinergi antar lembaga dalam memberikan layanan perlindungan yang lebih efektif dan terpadu.

Dalam kesempatan tersebut, Hazilina menyampaikan bahwa kegiatan peningkatan kapasitas ini diharapkan mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia, sistem layanan, serta koordinasi antar lembaga dalam menangani kasus TPPO.

“Dengan pendekatan yang berperspektif HAM, gender, dan berorientasi pada korban, layanan yang diberikan akan menjadi lebih profesional, responsif, serta tidak menimbulkan reviktimisasi,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan materi terkait PPKPT (Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi) yang melibatkan Universitas Muhammadiyah Pontianak sebagai bagian dari upaya memperluas peran institusi pendidikan dalam pencegahan TPPO.

Lebih lanjut, Hazilina menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah, baik dari sisi kebijakan maupun penganggaran, guna memastikan program perlindungan terhadap korban TPPO dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Kami juga berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran serta partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan TPPO di Kota Pontianak,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan upaya perlindungan, pemulihan, hingga pemberdayaan korban TPPO dapat terlaksana secara maksimal, berkeadilan, dan berkelanjutan di Kota Pontianak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Meigi Alrianda Ajukan Justice Collaborator ke LPSK dan Laporkan Sejumlah Oknum Polri ke Mabes Polri

14 Juni 2026 - 10:33 WIB

Kepengurusan Mangkok Merah Resmi Dilantik, Siap Lestarikan Adat dan Bersinergi Jaga Kondusivitas Kalbar

13 Juni 2026 - 06:39 WIB

Kundori Minta Anggota PWI Kalbar Pahami Kode Etik dan Pertahankan Profesionalisme

12 Juni 2026 - 06:13 WIB

Workshop Gesit Maju Digital Dorong Perempuan Kembangkan Usaha Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal

10 Juni 2026 - 03:51 WIB

OKK PWI Kalbar 2026 Perkuat Profesionalisme Wartawan di Era Digital

9 Juni 2026 - 12:15 WIB

Trending di Pontianak