Sosialisasi TPPO, Pemkot Pontianak Tekankan Layanan Berperspektif Korban - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Antusiasme Warga Serbu Bazar Sembako Murah Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia, Seluruh Paket Ludes Terjual Semarak HUT ke-19 Kubu Raya, Puskesmas Punggur Ajak Warga Hidup Sehat Lewat Senam GERMAS Derahman: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Hadapi Tantangan Fiskal Kubu Raya Banggar DPR RI Dorong Bank Indonesia Kalbar Perkuat Deteksi Dini Ekonomi dan Pengembangan UMKM Daerah Banggar DPR RI Dorong Penguatan Transfer ke Daerah dan Optimalisasi APBN untuk Pembangunan Kalimantan Barat Nelayan Hilang Kontak di perairan Teluk Cina Pulau Lemukutan di temukan dalam keadaan selamat oleh tim SAR Gabungan

Pontianak

Sosialisasi TPPO, Pemkot Pontianak Tekankan Layanan Berperspektif Korban

badge-check


Pemkot Pontianak Perkuat Sinergi Cegah TPPO Lewat Sosialisasi Lintas Lembaga Perbesar

Pemkot Pontianak Perkuat Sinergi Cegah TPPO Lewat Sosialisasi Lintas Lembaga

Gagasankalbar.com – Dalam rangka meningkatkan kapasitas lembaga penyedia layanan perlindungan perempuan, Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pontianak menggelar kegiatan sosialisasi bertema “Peran Serta Masyarakat pada Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kota Pontianak”.

Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 8 April 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor Wali Kota Pontianak.

Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memperkuat upaya penanganan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) secara komprehensif dengan pendekatan yang berperspektif korban. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk meningkatkan sinergi antar lembaga dalam memberikan layanan perlindungan yang lebih efektif dan terpadu.

Dalam kesempatan tersebut, Hazilina menyampaikan bahwa kegiatan peningkatan kapasitas ini diharapkan mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia, sistem layanan, serta koordinasi antar lembaga dalam menangani kasus TPPO.

“Dengan pendekatan yang berperspektif HAM, gender, dan berorientasi pada korban, layanan yang diberikan akan menjadi lebih profesional, responsif, serta tidak menimbulkan reviktimisasi,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan materi terkait PPKPT (Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi) yang melibatkan Universitas Muhammadiyah Pontianak sebagai bagian dari upaya memperluas peran institusi pendidikan dalam pencegahan TPPO.

Lebih lanjut, Hazilina menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah, baik dari sisi kebijakan maupun penganggaran, guna memastikan program perlindungan terhadap korban TPPO dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Kami juga berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran serta partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan TPPO di Kota Pontianak,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan upaya perlindungan, pemulihan, hingga pemberdayaan korban TPPO dapat terlaksana secara maksimal, berkeadilan, dan berkelanjutan di Kota Pontianak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Kalbar Hadiri Pembukaan Muswil FL2MI di Polnep Ajak Pemuda Kawal Kebijakan Secara Konstruktif

12 Juli 2026 - 09:39 WIB

Jelang Temu Karya, Keterbukaan Penjaringan Calon Ketua Karang Taruna Kabupateen/Kota Jadi Harapan Kader

8 Juli 2026 - 09:11 WIB

Solmadapar Desak PLN Kalbar Berikan Kompensasi atas Pemadaman Listrik

7 Juli 2026 - 23:58 WIB

Mantan Anggota Polres Melawi Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Dugaan Narkotika, Kuasa Hukum Siapkan Banding

6 Juli 2026 - 12:26 WIB

Soroti Pemadaman Listrik di Kalbar, Solmadapar Tuntut Transparansi dan Kompensasi untuk Pelanggan

5 Juli 2026 - 23:06 WIB

Trending di Pontianak