Gagasankalbar.com – Karang Taruna Kalimantan Barat akan menggelar Temu Karya Karang Taruna Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat pada Sabtu, 11 Juli 2026, di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat. Kegiatan ini menjadi forum organisasi untuk memilih Ketua Karang Taruna kabupaten/kota masa bakti 2026–2030 sekaligus membentuk formatur kepengurusan baru.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan dan pengarahan dari Pengurus Nasional Karang Taruna. Selanjutnya peserta akan mengikuti sidang pleno yang membahas penetapan jadwal acara, tata tertib, pemilihan pimpinan sidang, pemilihan ketua, penetapan ketua terpilih, hingga pembentukan formatur. Untuk Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, pleno dijadwalkan berlangsung pukul 09.15–10.45 WIB, sedangkan kabupaten/kota lainnya mengikuti jadwal yang telah ditetapkan panitia hingga penutupan kegiatan pada pukul 13.45–14.30 WIB.

Menjelang pelaksanaan Temu Karya, Ketua Karang Taruna Kelurahan Dalam Bugis, Jainal, berharap seluruh tahapan penjaringan calon ketua dilaksanakan secara terbuka dan memberikan ruang partisipasi yang sama bagi seluruh kader yang memenuhi persyaratan.
“Temu Karya bukan sekadar memilih ketua baru, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan kader terhadap organisasi. Karena itu, proses penjaringan harus dilaksanakan secara terbuka dan dapat diikuti oleh seluruh kader yang memenuhi syarat,” ujar Jainal.
Menurut Jainal, keterbukaan dalam proses pencalonan merupakan bagian penting dari upaya membangun organisasi yang sehat dan demokratis.
“Semakin terbuka prosesnya, semakin besar pula kesempatan munculnya calon-calon terbaik yang memiliki gagasan, pengalaman, dan komitmen untuk memajukan Karang Taruna. Organisasi akan lebih kuat apabila setiap kader merasa memiliki kesempatan yang sama,” katanya.
Ia juga berharap seluruh peserta Temu Karya mengedepankan semangat persaudaraan serta menjadikan forum tersebut sebagai wadah musyawarah untuk kemajuan organisasi, bukan sekadar ajang kompetisi.
“Siapa pun yang nantinya terpilih adalah pilihan forum. Yang terpenting, seluruh proses berjalan sesuai mekanisme organisasi, menjunjung sportivitas, dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh kader demi kemajuan Karang Taruna di Kota Pontianak,” tutupnya.
Temu Karya akan ditutup dengan sambutan ketua terpilih, sambutan Pengurus Nasional Karang Taruna atau yang mewakili, pembacaan doa, serta penutupan resmi kegiatan.
















