Rubertus Nelayan di Ketapang Ditemukan Tim SAR Gabungan Dalam Kondisi Meninggal Dunia di Tepi Sungai Laur - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Australia Taklukkan Turki 2-0 di Penyisihan Grup D Piala Dunia 2026 Skotlandia Amankan Tiga Poin Perdana, Taklukkan Haiti 1-0 di Grup C Piala Dunia 2026 Polsek Belitang Hilir Bongkar Arena Sabung Ayam di Dusun Beruduk Qatar Selamat dari Kekalahan, Tahan Imbang Swiss 1-1 di Grup B Brasil Ditahan Imbang Maroko 1-1 di Laga Perdana Grup C Piala Dunia 2026 Zuri Hotel Management Himpun 600 Kantong Darah

Ketapang

Rubertus Nelayan di Ketapang Ditemukan Tim SAR Gabungan Dalam Kondisi Meninggal Dunia di Tepi Sungai Laur

badge-check


Rubertus Nelayan di Ketapang Ditemukan Tim SAR Gabungan Dalam Kondisi Meninggal Dunia di Tepi Sungai Laur Perbesar

Gagasankalbar.com – Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Rubertus Raon (51), warga Dusun Gebok, Desa Kenaga, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, dalam keadaan meninggal dunia di tepi Sungai Laur, pada Jumat (7/11/2025).

Korban yang diketahui berprofesi sebagai nelayan tersebut sebelumnya dilaporkan hilang sejak Kamis (6/11/2025) setelah berpamitan kepada keluarga untuk memasang pukat di sungai. Namun hingga sore hari, Rubertus tak kunjung kembali ke rumah. Warga sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa proses pencarian dilakukan secara intensif oleh tim gabungan selama dua hari.

“Sejak pertama kali dilaporkan Kamis, 6 November, hingga korban ditemukan, tim SAR gabungan telah melakukan pencarian selama dua hari,” ujar Junetra.

Ia menambahkan, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di tepi Sungai Laur, sekitar 29 meter ke arah hulu sungai dari lokasi awal pencarian.

“Proses evakuasi berlangsung tanpa kendala, dan korban telah diserahkan kepada pihak keluarga,” tambahnya.

Pencarian melibatkan unsur Kantor SAR Pontianak, TNI-Polri, serta masyarakat setempat. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat pesisir dan nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai, terutama di musim hujan dengan arus yang tidak menentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Zuri Hotel Management Himpun 600 Kantong Darah

14 Juni 2026 - 10:35 WIB

KREASI Ketapang Tingkatkan Kapasitas Fasilitator Daerah BSAN, Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman

13 Juni 2026 - 10:38 WIB

Hazilina Jadi Pelatih Utama Daerah dalam Pelatihan Peningkatan Kapasitas Fasilitator Daerah Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Ketapang

13 Juni 2026 - 10:31 WIB

Muhammad Hakiki Ajukan PK ke Mahkamah Agung: Menyoal Kriminalisasi Hak Milik dan Kekeliruan Penerapan Pasal 362 KUHP dalam Putusan PN Ketapang

11 Juni 2026 - 01:57 WIB

KPU Sampaikan Usulan Calon Pengganti Antarwaktu (PAW) secara cepat dan berkepastian hukum

10 Juni 2026 - 05:04 WIB

Trending di Ketapang