Rubertus Nelayan di Ketapang Ditemukan Tim SAR Gabungan Dalam Kondisi Meninggal Dunia di Tepi Sungai Laur - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Delapan Negara Tersingkir Lebih Awal dari Piala Dunia FIFA 2026, Gagal Tembus 32 Besar Karhutla di Rasau Jaya Umum Bergeser Dekati Permukiman, Tim Gabungan Terus Lakukan Pemadaman Tim SAR Gabungan Masih Mencari Korban Diterkam Buaya di Sungai Karawang Majelis Almuwasholah Kalbar Gelar Dialog Kebangsaan Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Titik Karhutla Kembali Muncul di Desa Rasau Jaya Umum, Pemadaman Terkendala Jarak Motor Klotok Mati Mesin di Muara Ketapang, Tim SAR Evakuasi Satu ABK dengan Selamat

Ketapang

Rubertus Nelayan di Ketapang Ditemukan Tim SAR Gabungan Dalam Kondisi Meninggal Dunia di Tepi Sungai Laur

badge-check


Rubertus Nelayan di Ketapang Ditemukan Tim SAR Gabungan Dalam Kondisi Meninggal Dunia di Tepi Sungai Laur Perbesar

Gagasankalbar.com – Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Rubertus Raon (51), warga Dusun Gebok, Desa Kenaga, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, dalam keadaan meninggal dunia di tepi Sungai Laur, pada Jumat (7/11/2025).

Korban yang diketahui berprofesi sebagai nelayan tersebut sebelumnya dilaporkan hilang sejak Kamis (6/11/2025) setelah berpamitan kepada keluarga untuk memasang pukat di sungai. Namun hingga sore hari, Rubertus tak kunjung kembali ke rumah. Warga sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menjelaskan bahwa proses pencarian dilakukan secara intensif oleh tim gabungan selama dua hari.

“Sejak pertama kali dilaporkan Kamis, 6 November, hingga korban ditemukan, tim SAR gabungan telah melakukan pencarian selama dua hari,” ujar Junetra.

Ia menambahkan, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di tepi Sungai Laur, sekitar 29 meter ke arah hulu sungai dari lokasi awal pencarian.

“Proses evakuasi berlangsung tanpa kendala, dan korban telah diserahkan kepada pihak keluarga,” tambahnya.

Pencarian melibatkan unsur Kantor SAR Pontianak, TNI-Polri, serta masyarakat setempat. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat pesisir dan nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai, terutama di musim hujan dengan arus yang tidak menentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Motor Klotok Mati Mesin di Muara Ketapang, Tim SAR Evakuasi Satu ABK dengan Selamat

25 Juni 2026 - 16:05 WIB

DEMA STAI Al-Haudl Ketapang Gelar Studi Tour ke YIARI, Perdalam Wawasan Konservasi Orangutan

23 Juni 2026 - 01:22 WIB

Sharing Time Edisi Muharram: Membangun Kesadaran Moral dan Berpikiran Kritis

22 Juni 2026 - 00:17 WIB

Pemkab Ketapang Perkuat Instrumen Perlindungan Anak di Satuan Pendidikan, Siap Bentuk Pokja BSAN

20 Juni 2026 - 09:55 WIB

Catat Tanggalnya! Dapur Muslimah Baiti Jannati Selenggarakan Kegiatan Seminar Gandeng BEM Se-Kabupaten Ketapang

15 Juni 2026 - 13:36 WIB

Trending di Ketapang