PSI Soroti Aksi Roy Suryo di Makam Jokowi: “Memalukan dan Tak Relevan” - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Kohati Cabang Pontianak: Kecam Keras Kekerasan Verbal terhadap Akuntan Difabel di SPPG Arang Limbung MTQ ke-XII Kubu Raya Resmi Dibuka, Derahman Legislator PPP Soroti Peran LPTQ soal Prestasi Wagub Kalbar Dukung KKM dan Sekolah Politik Pemuda Katolik, Siap Buka Kegiatan Ketua Pemuda Katolik Kubu Raya Kecam Keras Pernyataan JK, Desak Permintaan Maaf HMI Kubu Raya Soroti Kasus Dugaan Penghinaan Disabilitas, Minta Penegakan Hukum Tegas Bawaslu Kalbar Hadirkan Pojok Pengawasan di Perpustakaan Daerah, Perkuat Literasi Demokrasi

Nasional

PSI Soroti Aksi Roy Suryo di Makam Jokowi: “Memalukan dan Tak Relevan”

badge-check


					Sumber foto : https://psi.id/ Perbesar

Sumber foto : https://psi.id/

Gagasankalbar.com – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melontarkan kecaman keras terhadap aksi Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa yang mendatangi makam keluarga Joko Widodo di Solo, Jawa Tengah. Tindakan tersebut dinilai tidak bermoral dan hanya bertujuan mencari sensasi.

Wakil Ketua Umum DPP PSI Andy Budiman menilai, langkah keduanya tidak memiliki kaitan apa pun dengan isu dugaan kejanggalan ijazah Jokowi yang selama ini mereka soroti.

“Tindakan mereka tidak bermoral dan cuma mengejar sensasi. Mereka kehabisan akal untuk menjelek-jelekkan dan memfitnah Pak Jokowi, akhirnya pergi ke makam yang entah apa relevansinya,” ujar Andy Budiman, dikutip dari IDN Times, Sabtu (11/10/2025).

Senada, Ketua DPW PSI Jawa Tengah Antonius Yogo Prabowo menyebut aksi tersebut sebagai tindakan “niretika” dan bahkan “biadab”. Ia menilai konten yang dibuat di area pemakaman keluarga Jokowi telah melampaui batas etika dan kesopanan.

“Dari video yang beredar, menurut kami PSI Jateng, itu adalah tindakan yang niretika, biadab lebih tepatnya,” tegas Yogo, dikutip dari Solopos.

Sementara itu, Ketua Direktorat Diseminasi Informasi dan Media Sosial DPP PSI Dian Sandi Utama mengapresiasi sikap tenang Gibran Rakabuming Raka dalam menyikapi provokasi tersebut. Menurutnya, Gibran menunjukkan kedewasaan dan kesabaran seperti yang dimiliki sang ayah.

“Banyak hal yang Mas Wapres pelajari dari Pak Jokowi, salah satunya adalah ilmu sabar,” tulis Dian di akun Instagram pribadinya, sebagaimana dilaporkan Bali Express.

Aksi Roy Suryo dan Dokter Tifa menjadi sorotan publik setelah video kunjungan mereka ke makam keluarga Jokowi viral di media sosial. Video tersebut diunggah melalui kanal YouTube milik Refly Harun. Dalam tayangan itu, Dokter Tifa menyampaikan klaim bahwa mendiang Sudjiatmi Notomihardjo bukan ibu kandung Jokowi. Klaim ini belum dapat diverifikasi dan menuai kontroversi luas.

PSI menegaskan, tindakan tersebut bukan bagian dari upaya mencari kebenaran, melainkan bentuk eksploitasi isu pribadi untuk kepentingan publikasi.

“Niat buruk ditambah gila publikasi membuat pikiran sehat mereka hilang. Tidak tersisa lagi rasa hormat untuk para orang tua yang sudah mendahului. Memalukan,” pungkas Andy Budiman, dikutip dari Viva.co.id. *(Ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menang Telak di Muscab II, Ratih Mutiara Pimpin PERADI SAI Mataram 2026–2030

12 April 2026 - 13:58 WIB

Negara Ambil Alih Cicilan Koperasi Merah Putih, Skema Pembiayaan Dirombak lewat PMK 15/2026

8 April 2026 - 08:51 WIB

Pernyataan Menjatuhkan Presiden Dinilai Inskonstitusional, GMKI : Jaga Stabilitas Nasional

6 April 2026 - 11:17 WIB

Komitmen Reformasi Organisasi, Ratih Mutiara Resmi Calon Ketua PERADI SAI Mataram, 10 Program Prioritas Disiapkan

30 Maret 2026 - 15:02 WIB

PP GMKI Luncurkan PBH GMKI, Dorong Pelayanan Hukum bagi Masyarakat

14 Maret 2026 - 08:18 WIB

Trending di Nasional