Gagasankalbar.com – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) melalui Program Studi Pendidikan Sejarah berpartisipasi dalam kegiatan Akademi Sejarawan Muhammadiyah Batch 1 untuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang diselenggarakan oleh Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada 9–14 Juli 2026 di Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi ruang penguatan kompetensi mahasiswa dalam memahami metodologi penelitian sejarah, historiografi Muhammadiyah, pengelolaan arsip, serta penelusuran sumber sejarah.
UM Metro mengirimkan empat mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Sejarah dengan pendampingan Dr. Yuver Kusnoto, M.Pd sebagai dosen pendamping. Mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut yaitu M. Habsyi Istavano, M. Ulil Fadli, Bagas Juan Saputra, dan Mawang Deswita.

Peserta Akademi Sejarawan Muhammadiyah Batch 1 melakukan kunjungan sejarah ke Langgar Kidoel KH Ahmad Dahlan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai sesi akademik yang membahas kajian sejarah Muhammadiyah melalui pendekatan metodologi penelitian sejarah, sejarah lokal, sejarah biografi, sejarah lisan, hingga pelestarian heritage Muhammadiyah. Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi sejarah, di antaranya Prof. Purnawan Basundoro, Prof. Mutiah Amini, Zalfaa Nabila A.Z., S.S., Ahmad S. Paramastaya, S.Sej., Dr. Iwan Setiawan, M.Si., Dr. Revianto Budi Santoso, M.Arc., Muhammad Yuanda Zara, Ph.D., Ghifari Yuristiadhi Masyhari Makhasi, SS, MA, MM, CHE, serta M. Ichsan Budi Prabowo, M.Hum.
Selain mendapatkan materi pembelajaran, mahasiswa juga mengikuti sesi review dan coaching class penyusunan tugas akhir. Melalui proses tersebut, mahasiswa mendapatkan arahan dalam mengembangkan topik penelitian, memperkuat metode kajian sejarah, serta menyusun rancangan penelitian berbasis sumber sejarah.
Suasana kegiatan pembelajaran dan diskusi Akademi Sejarawan Muhammadiyah Batch 1.
Dari rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah UM Metro berhasil menghasilkan draft proposal penelitian dengan berbagai tema. Draft proposal penelitian yang dihasilkan yaitu “Transmigran Jawa Timur Dalam Perkembangan Dinamika Kehidupan Islam Di Lampung Timur, 1950–1980” oleh M. Ulil Fadli, “Dinamika Peralihan Pengelolaan Panti Asuhan Budi Utomo kepada Muhammadiyah di Metro, 1946–1981” oleh Mawang Deswita, “Ekoteologi: Menelisik Keberpihakan Pemikiran Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Metro Terhadap Isu-Isu Lingkungan Dari Periode Ke Periode” oleh Bagas Juan Saputra, serta “Perkembangan Universitas Muhammadiyah Metro Lampung (1990–2002)” oleh M. Habsyi Istavano.
Selain kegiatan akademik, peserta juga mengikuti rangkaian ekskursi sejarah dengan mengunjungi Museum Muhammadiyah, Masjid Gede Kauman, Kampung Kauman, Langgar Kidoel, Komplek Makam tokoh pendiri Muhammadiyah, Pusat Arsip Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), serta Pusat Arsip Majalah Suara Muhammadiyah di SM Tower.
Peserta mengunjungi Perpustakaan UMY dalam rangka pengenalan sumber sejarah dan kearsipan.
Kunjungan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami keterkaitan antara sumber sejarah, arsip, dan perkembangan gerakan Muhammadiyah. Melalui kegiatan ini mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai proses dokumentasi, pelestarian, dan pemanfaatan sumber sejarah dalam penelitian akademik.
















