Gagasankalbar.com – Pimpinan Daerah (PD) ‘Aisyiyah Kabupaten Kubu Raya menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian” sebagai rangkaian penutupan Milad ke-109 ‘Aisyiyah, di Aula Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat, Minggu (26/7/26).
Kegiatan tersebut mengangkat isu perlindungan anak dengan membahas berbagai upaya pencegahan kekerasan terhadap anak, penguatan sistem perlindungan, serta kolaborasi berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.

Ketua Panitia, Unggul Ali Sadewo, mengatakan FGD diselenggarakan sebagai wadah memperkuat sinergi antara organisasi masyarakat, pemerintah, tenaga pendidik, dan pemangku kepentingan lainnya dalam meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan anak.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat komitmen bersama dalam memberikan perlindungan kepada anak. Pencegahan kekerasan terhadap anak tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar setiap anak dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang aman,” katanya.
Ia menambahkan, tema dakwah kemanusiaan dipilih karena sejalan dengan komitmen ‘Aisyiyah dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi perempuan, anak dan kelompok rentan
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Kubu Raya, Azizah Muthiah, mengatakan perlindungan terhadap anak merupakan bagian dari implementasi dakwah kemanusiaan yang terus dikembangkan oleh ‘Aisyiyah.
Menurut dia, organisasi tidak hanya berperan dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga berupaya menghadirkan solusi terhadap persoalan sosial melalui edukasi, pendampingan, dan penguatan jaringan perlindungan bagi perempuan , anak dan kelompok rentan
“Milad ke-109 menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi ‘Aisyiyah dalam membangun masyarakat yang damai, berkeadilan, serta memberikan perlindungan kepada kelompok rentan, terutama anak-anak,” ujarnya.
Selain pelaksanaan FGD, penutupan Milad ke-109 ‘Aisyiyah juga dirangkaikan dengan peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbakum) ‘Aisyiyah Kabupaten Kubu Raya sebagai layanan pendampingan hukum bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak.
Pada kesempatan yang sama, turut diluncurkan program ‘Aisyiyah Go to School, yang akan menyasar satuan pendidikan melalui kegiatan edukasi mengenai perlindungan anak, pencegahan kekerasan, penguatan karakter, serta peningkatan kesadaran terhadap hak-hak anak.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, PD ‘Aisyiyah Kabupaten Kubu Raya berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman, inklusif, dan berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.
















