Pemkot Pontianak Rumuskan Langkah Berantas Premanisme di Semua Lini - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Peringatan Milad ke-29 STAI AL-HAUDL Ketapang: Semarak Lomba & Kebersamaan Tutup Rangkaian Acara Meja Makan Rayakan Harlah ke-76, Umi Marzuqoh: Fatayat NU Kalbar Harus Memberdayakan Perempuan hingga ke Pelosok Desa Pria Diduga Terjun dari Jembatan Kapuas I, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 70 Mahasiswa FKIP UM Pontianak Gelar Kemah Bakti di Mempawah, Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan Program KREASI Tahun Kedua Resmi Diperluas ke 7 Kecamatan

Pontianak

Pemkot Pontianak Rumuskan Langkah Berantas Premanisme di Semua Lini

badge-check


					Sumber foto : Prokopim Kota Pontianak Perbesar

Sumber foto : Prokopim Kota Pontianak

Gagasankalbar.com – Pemerintah Kota Pontianak melalui Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Premanisme mulai merumuskan langkah dalam menanggulangi praktik premanisme yang dinilai masih terjadi di berbagai sektor. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan, usai memimpin rapat koordinasi Satgas Premanisme, Rabu (26/11/2025).

Bahasan menjelaskan, rapat koordinasi tersebut digelar untuk menghimpun informasi dan masukan dari berbagai instansi terkait, sebagai dasar penyusunan rekomendasi pembinaan hingga penindakan. Menurutnya, indikasi praktik premanisme tidak hanya muncul di lingkungan luar, tetapi juga berpotensi dilakukan oknum dari berbagai elemen.

“Premanisme ini bisa muncul di semua lini. Bahkan atasan di instansi pemerintah sekalipun bisa berperilaku seperti preman jika mengintimidasi bawahannya dan bertindak tidak sesuai aturan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejumlah instansi mengaku mengalami hambatan dalam menjalankan tugas akibat adanya intervensi oknum yang berperilaku seperti preman. Salah satunya dialami Dinas Perhubungan (Dishub) dalam penertiban parkir liar. Informasi terkait kendala-kendala tersebut kini menjadi bahan utama Satgas untuk merumuskan langkah lanjutan.

“Kita terima semua informasi, termasuk soal adanya oknum yang mengatasnamakan instansi tertentu untuk mengintervensi penertiban parkir. Nanti akan kita rekomendasikan lebih lanjut apakah perlu tindakan kepolisian atau cukup pembinaan,” jelas Bahasan.

Terkait rencana aksi di lapangan, Bahasan menegaskan bahwa Satgas siap turun apabila ditemukan lokasi yang terindikasi kuat terjadi praktik premanisme. Setelah rapat koordinasi, pihaknya akan menyusun agenda teknis termasuk komunikasi lintas instansi.

“Jika memang situasinya urgent dan harus kita turun langsung, maka kita akan turun ke lokasi yang terindikasi,” tegasnya.

Bahasan juga mengajak seluruh paguyuban, ormas, dan kelompok masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mendukung pemberantasan premanisme. Ia menilai kolaborasi menjadi kunci agar tindakan intimidatif atau pemaksaan yang melanggar aturan dapat diberantas secara menyeluruh.

“Kita harus sosialisasikan dan edukasi bersama bahwa perilaku intimidatif itu juga bentuk premanisme. Semua pihak punya peran,” pungkasnya. (prokopim) ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pria Diduga Terjun dari Jembatan Kapuas I, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

24 Mei 2026 - 02:05 WIB

Bakal Calon Ketua BPP HIPMI Ade Jona Prasetyo Kunjungi Rumah Makan Gratis Habib di Pontianak

19 Mei 2026 - 11:34 WIB

Bakal Calon Ketua HIPMI Pusat Ade Jona Prasetyo Silaturahmi ke Kediaman Hubabah Annisa Alhaddad

19 Mei 2026 - 11:33 WIB

Kantor SAR Pontianak Gelar SAR Community dan Simulasi untuk Meningkatkan Kapasitas Nelayan

19 Mei 2026 - 11:27 WIB

Bahas Infrastruktur dan Indonesia Emas 2045, LK II HMI Pontianak Hadirkan Yuliansyah

16 Mei 2026 - 04:42 WIB

Trending di Pontianak