Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Gelar Aksi Kamisan di Bundaran Digulis, Soroti Isu HAM dan Supremasi Sipil Karhutla Berulang di Konsesi Korporasi: 1.351 Titik Api Ungkap Kegagalan Penegakan Hukum KPAD Kayong Utara dan SP3APMD Koordinasi ke Polres Kubu Raya, Bahas Perkembangan Kasus Dugaan Kekerasan Santri Grand Final Pemilihan Lanceng Praben Digelar 4 April 2026 di Qubu Resort KPAD Kayong Utara dan Dinas SP3APMD Kawal Kasus Dugaan Kekerasan Santri di Kubu Raya Komitmen Reformasi Organisasi, Ratih Mutiara Resmi Calon Ketua PERADI SAI Mataram, 10 Program Prioritas Disiapkan

Berita Kalbar

Pelantikan Bersama IDI, PERDOKHI, dan PDTDI Kalbar, Asep Ahmad Saefullah Resmi Pimpin PERDOKHI Kalimantan Barat

badge-check


					Pelantikan Bersama IDI, PERDOKHI, dan PDTDI Kalbar, Asep Ahmad Saefullah Resmi Pimpin PERDOKHI Kalimantan Barat Perbesar

Gagasankalbar.com – Pelantikan bersama organisasi profesi kesehatan yang melibatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Perhimpunan Kedokteran Haji Indonesia (PERDOKHI), dan Perhimpunan Dokter Transfusi Darah Indonesia (PDTDI) Wilayah Kalimantan Barat resmi digelar pada Minggu, 8 Februari 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Asep Ahmad Saefullah secara resmi terpilih dan dilantik sebagai Ketua PERDOKHI Kalimantan Barat. Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam penguatan peran organisasi profesi kedokteran, khususnya dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang aman, terukur, dan berkualitas.

Usai dilantik, Asep Ahmad Saefullah menjelaskan bahwa PERDOKHI merupakan organisasi profesi keseminatan yang menaungi berbagai disiplin ilmu kedokteran dan kedokteran spesialis.
“Di dalam PERDOKHI terdapat berbagai profesi dokter dan dokter spesialis, seperti penyakit dalam, bedah, rehabilitasi medik, paru, ortopedi, dan bidang lain yang berkaitan dengan kedokteran haji. Semua ini menjadi kajian lintas disiplin untuk memberikan rekomendasi agar pelaksanaan ibadah haji dapat berlangsung sebagai ibadah fisik yang aman dan terukur bagi para jamaah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa ibadah haji memerlukan manajemen kesehatan yang baik. Tanpa pengelolaan yang optimal, berbagai permasalahan dapat muncul.
“Realitasnya, Indonesia merupakan negara dengan jumlah jamaah haji terbanyak di dunia, namun juga masih menghadapi angka kesakitan dan kematian yang relatif tinggi. Ini menjadi tantangan besar bagi kita untuk melakukan upaya-upaya preventif guna menurunkan angka tersebut dan meningkatkan kualitas jamaah haji yang bermartabat,” jelas Asep.

Menurutnya, istitoah kesehatan bukan hanya syarat administratif, tetapi harus melalui proses pembinaan yang berkelanjutan. “Istitoah itu perlu dilakukan pembinaan, bukan sekadar pemeriksaan sesaat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum PERDOKHI Pusat, Syarif Hasan Lutfie, dalam sambutannya berharap kepengurusan PERDOKHI Kalimantan Barat di bawah kepemimpinan Asep Ahmad Saefullah dapat aktif melakukan pembinaan jamaah haji secara berkesinambungan.
“PERDOKHI Kalbar diharapkan mampu berkolaborasi dengan Embarkasi Batam untuk melakukan pembinaan sejak dini, sehingga jamaah benar-benar memiliki kualitas kesehatan yang optimal dan memenuhi syarat istitoah,” pesannya.

Ia juga menekankan pentingnya langkah preventif yang dilakukan jauh sebelum keberangkatan.
“Upaya preventif idealnya dilakukan satu tahun sebelumnya atau minimal enam bulan sebelum keberangkatan, agar jamaah yang dibina benar-benar fit to hajj. Istitoah saat ini menjadi isu yang sangat penting. Indonesia tidak boleh mengirim jamaah haji yang sakit ke Arab Saudi, karena ibadah haji adalah ibadah fisik yang harus dipersiapkan secara matang,” tegas Syarif.

Lebih lanjut, PERDOKHI Kalimantan Barat diharapkan mampu menyusun program-program yang aplikatif dan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, serta Kementerian Haji yang telah ditunjuk sebagai penanggung jawab penyelenggaraan ibadah haji mulai tahun 2026, sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025.

Pelantikan bersama ini diharapkan menjadi awal sinergi yang lebih kuat antarorganisasi profesi dalam mendukung pelayanan kesehatan dan peningkatan kualitas jamaah haji Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kematian Santri di Kubu Raya Dinilai Janggal, MW KAHMI Kalbar Dampingi Keluarga Tempuh Jalur Hukum

29 Maret 2026 - 09:56 WIB

PWM Kalbar Soroti Kelangkaan BBM, Minta Pemerintah Segera Ambil Langkah Tegas

21 Maret 2026 - 04:25 WIB

Antrean Panjang BBM, HMI Badko Kalbar Desak Copot GM Pertamina dan Benahi Distribusi

20 Maret 2026 - 10:47 WIB

Fenty Noverita Hadir di Mempawah, PSI Salurkan 1.000 Paket Sembako Tebus Murah

20 Maret 2026 - 10:26 WIB

Antrean BBM Mengular di Pontianak, BEM SEKA Kalbar Desak Pemerintah Bertindak Nyata

20 Maret 2026 - 06:28 WIB

Trending di Berita Kalbar