Musim durian di Sandai, nyando di bukit jungkut Desa Sempurna - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
GMNI Kalbar Apresiasi Musrenbang Pemprov Kalbar yang Libatkan Masyarakat dan Pemuda HMI Cabang Kubu Raya Gelar Cek Kesehatan Gratis Jelang LK-II Nasional Semangat Kartini Hidup dalam Dunia Jurnalistik, Jurnalis Perempuan Hadapi Tantangan di Lapangan Peringatan Hari Kartini Jadi Momentum Soroti Peran Perempuan dalam Bidang Hukum Bawaslu Kubu Raya Perkuat Sinergi dengan Kesbangpol, Dorong Pendidikan Politik 2026 Semangat Kartini di Pontianak Terus Hidup, Nasyiatul Aisyiyah Kota Pontianak Soroti Peran Perempuan Muda dalam Pembangunan

Ketapang

Musim durian di Sandai, nyando di bukit jungkut Desa Sempurna

badge-check


					Musim durian di Sandai, nyando di bukit jungkut Desa Sempurna Perbesar

Ketapang – Bukit Jungkut desa sempurna kecamatan sandai kabupaten Ketapang, banjir durian. Saat puncak musim durian, ratusan pohon durian atau “pokok” durian biasa orang Sandi menyebutnya.

Perjalanan menuju Bukit Jungkut ini di awali melewati jalan becek berlumpur dan berlubang menggunakan motor sangat menantang sekali untuk menuju ke Bukit Jungkut tersebut apa lagi sekarang di Sandai sedang musim hujan dan pada akhir sesampainya di bawah Bukit lalu menyimpan motor di bawah Bukit. Karena motor tidak bisa naik ke bukit itu, selanjutnya kami berjalan kaki menuju bukit tersebut.

Sesudah sampai di lokasi tersebut ada sebuah pohon durian besar bisa dibilang sudah berumur lebih dari seratus tahun berdiri sangat kokoh dan buah durian berjatuhan disekeliking nya. Suasana di bukit jungkut terasa sejuk adem, karena di penuhi warga masyarakat yang sedang bahagia melihat buah durian banyak berjatuhan.

Pondok atau bisa di sebut bagan sementara mulai berdiri di buat oleh warga masyarakat karena untuk warga beristirahat dan berkumpul nya.di bukit ini banyak warga masyarakat yaitu seperti anak-anak, orang dewasa,bahkan ada juga yang sudah lansia mengikuti ke bukit untuk berburu buah durian atau bisa di sebut nyando durian.

Buah durian ini biasa sering di buat untuk tempoyak juga atau buat lempok durian gula durian.

Di sandai sudah banyak orang jual buah durian mulai dari harga 3.000 perbuah.

Setiap hari minggu saya dan teman-teman sering ke bukit jungkut untuk berburu buah durian yang banyak berjatuhan. Musim buah durian di sandai biasa sampai akhir bulan Januari.

Pengalaman berburu buah durian langsung dari pohonya atau biasa di sebut pokoknya menjadi pertualangan yang sangat seru dimana kita bisa bertemu dengan orang yang kenal jadi tidak kenal bisa makan di hutan bersama orang-orang yang sedang berburu buah durian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Literasi sebagai Jalan Emansipasi: Refleksi dari TBM Sahabat Cita Khatulistiwa

21 April 2026 - 08:45 WIB

Diskusi Publik Literasi “Literasi Sebagai Pilar Generasi Emas Indonesia 2045” Sukses Terlaksana

20 April 2026 - 11:39 WIB

Kolaborasi Wakaf Al-Azhar dan Mitra Lokal Perkuat Literasi Al-Qur’an di Kalbar

13 April 2026 - 10:52 WIB

Pelantikan REI Ketapang–Kayong Utara 2025–2028 Dorong Ekonomi Daerah

13 April 2026 - 09:51 WIB

TBM Sahabat Cita Khatulistiwa Perkuat Generasi Muda Literasi dengan Membaca

12 April 2026 - 10:53 WIB

Trending di Ketapang