Menkomdigi Meutya Hafid Soroti Maraknya Disinformasi Kesehatan, Minta Pemda Lebih Aktif Edukasi Publik - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Bawaslu Kubu Raya Perkuat Sinergi dengan Dinas PMD, Siapkan PKS untuk Pengawasan Pemilu Bukti Chat Mencuat, Dugaan Pemerasan dan Praktik Mafia Tanah Libatkan Oknum Kades Kubu Raya Masuki Babak Baru Universitas Muhammadiyah Pontianak Lepas 970 Mahasiswa KKN, Sebar ke Lima Kabupaten hingga Malaysia Pemkot Pontianak Terbuka terhadap Wacana Perda LGBT, Tekankan Kajian Komprehensif DPRD Kota Pontianak Dorong Regulasi Nasional Terkait LGBT PDA Pontianak Luncurkan Posbakum, Prioritaskan Layanan Hukum bagi Masyarakat Tidak Mampu, Perempuan Rentan, dan Anak

Nasional

Menkomdigi Meutya Hafid Soroti Maraknya Disinformasi Kesehatan, Minta Pemda Lebih Aktif Edukasi Publik

badge-check


Sumber foto : fraksigolkar.com Perbesar

Sumber foto : fraksigolkar.com

Gagasankalbar.com – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyoroti maraknya konten kesehatan menyesatkan yang banyak dibuat kreator tanpa kompetensi medis. Konten tersebut, kata dia, sering dikemas menarik sehingga mudah dipercaya masyarakat.

Dalam keterangan tertulis Kementerian Komdigi, Jumat (21/11/2025), Meutya menjelaskan hal itu saat menghadiri RRI Awards 2025 di Auditorium Abdulrahman Saleh RRI, Jakarta Pusat, Kamis (20/11/2025).

“Kita melihat tantangan yang nyata. Banyak yang menjadi target disinformasi, terutama di bidang kesehatan. Banyak sekali informasi yang tidak benar disampaikan oleh orang-orang tanpa latar belakang kesehatan,” ujar Meutya.

Ia meminta pemerintah daerah meningkatkan peran aktif dalam menangkal disinformasi kesehatan yang semakin marak di ruang digital. Informasi keliru terkait isu kesehatan, menurutnya, dapat berdampak langsung terhadap keselamatan masyarakat.

Meutya menekankan bahwa kedekatan pemerintah daerah dengan warga menjadi kekuatan penting untuk memastikan informasi publik yang diterima masyarakat lebih akurat.

“Peran pemerintah daerah menjadi semakin strategis, harus semakin dekat dengan masyarakat, meningkatkan kualitas layanan publik, memiliki sarana informasi yang tepat, serta menyampaikan informasi dengan benar dan konsisten,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Meutya juga mengapresiasi penyelenggaraan RRI Awards 2025 yang dinilai memberi ruang bagi pemerintah daerah untuk terus memperbaiki kualitas komunikasi publik.

“Ini memberi semangat kepada teman-teman di daerah untuk melakukan komunikasi publik atas program-program pemerintah pusat maupun daerah agar mudah dipahami masyarakat,” tutur Meutya. *(Ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

UM Metro Kirim Empat Mahasiswa ke Akademi Sejarawan Muhammadiyah Batch 1 di Yogyakarta

16 Juli 2026 - 00:05 WIB

Inovasi Wondr by BNI: Fitur Canggih Ini Otomatis Blokir Transaksi Saat Ada Telepon Masuk

4 Juli 2026 - 06:21 WIB

Perangi Pinjol Ilegal, AFPI dan PWI Siapkan Kerja Sama Literasi Keuangan

19 Juni 2026 - 02:15 WIB

Diskusi di UGM Ricuh, Mahasiswa Geruduk Acara dan Hadang Kendaraan Pejabat

16 Juni 2026 - 12:04 WIB

Dekan Fakultas Hukum UM Pontianak Raih Predikat Wisudawan Terbaik PDIH UNISSULA

15 Juni 2026 - 13:40 WIB

Trending di Nasional