Pontianak – RSUD Dr. Soedarso Pontianak menjadi tempat pelaksanaan observasi lapangan yang diikuti mahasiswa Program Studi Administrasi Kesehatan ITEKES Muhammadiyah Kalimantan Barat. Kegiatan yang berlangsung pada Jum’at, 3 januari 2025 ini merupakan bagian dari mata kuliah “Administrasi Rumah Sakit dan Puskesmas”. Bertujuan untuk mengintegrasikan teori dengan praktik lapangan, kegiatan ini memberikan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk memahami lebih dalam pengelolaan administrasi rumah sakit secara langsung.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kabid Pusdiklat RSUD Dr. Soedarso, Fidi Rachmadi, yang menyampaikan apresiasi atas semangat para mahasiswa untuk belajar langsung di lapangan. “Kami sangat senang dapat berbagi pengalaman dan praktik terbaik di bidang administrasi rumah sakit. Semoga kegiatan ini memberikan wawasan yang lebih luas bagi para mahasiswa,” ujar Fidi.
Hadir pula Juju Juariah Katim Diklat; Ibrahim Chandra Katim Instalasi Rekam Medik; Haryadi Katim Aset; Emy Heriani dan Ully Martyaningsih staf Diklat; serta Ranni Murtiningrum dari Instalasi Rekam Medik. Mereka berperan sebagai narasumber dan pembimbing selama kegiatan berlangsung.
Dari pihak kampus, Sekretaris Prodi Administrasi Kesehatan ITEKES Muhammadiyah Kalbar, Siti Masdah, S.K.M., M.P.H., turut mendampingi mahasiswa. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pengalaman langsung sebagai bagian integral dari proses pembelajaran. “Mahasiswa tidak hanya belajar teori di ruang kelas, tetapi juga harus memahami bagaimana teori tersebut diterapkan di lapangan. Dengan kegiatan ini, kami berharap mahasiswa dapat melihat langsung kompleksitas dan dinamika pengelolaan administrasi rumah sakit,” kata Siti Masdah.

Praktik Langsung dan Diskusi Interaktif
Mahasiswa diajak berkeliling ke berbagai unit penting di rumah sakit, seperti Pusdiklat, Instalasi Rekam Medik, dan Unit Pengelolaan Aset. Dalam setiap kunjungan, mereka tidak hanya mengamati tetapi juga terlibat langsung dalam praktik sederhana, seperti memahami alur pengelolaan data rekam medis, proses pelatihan staf rumah sakit, hingga manajemen inventarisasi aset kesehatan.
Ranni Murtiningrum, menjelaskan bagaimana pentingnya pengelolaan data pasien yang akurat dan efisien dalam menunjang pelayanan kesehatan. Sementara itu, Haryadi memaparkan tantangan dalam manajemen aset rumah sakit yang mencakup pengadaan, pemeliharaan, dan pendataan aset medis.
Selain praktik langsung, mahasiswa juga mengikuti sesi diskusi interaktif yang dipandu oleh staf Diklat, Emy Heriani dan Ully Martyaningsih. Dalam diskusi ini, mahasiswa diajak untuk mengajukan pertanyaan dan mendiskusikan berbagai permasalahan nyata yang sering muncul dalam pengelolaan rumah sakit.
Antusiasme Mahasiswa dan Harapan di Masa Depan
Salah satu mahasiswa Husaini, mengungkapkan rasa syukurnya atas pengalaman berharga ini. “Kami merasa sangat beruntung bisa belajar langsung dari praktisi. Pengetahuan yang kami dapatkan di sini melengkapi teori yang kami pelajari di kampus. Ini adalah pengalaman yang tidak terlupakan dan kami belajar lebih banyak hal di lapangan,” ujarnya.
Kabid Pusdiklat, Fidi Rachmadi, menambahkan bahwa kegiatan seperti ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi yang saling menguntungkan. “Mahasiswa mendapatkan wawasan praktis, sementara kami sebagai praktisi juga mendapat perspektif segar dari generasi muda. Kolaborasi seperti ini penting untuk membangun masa depan tenaga kesehatan yang kompeten,” ujarnya.
Foto Bersama dan Penutup
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa, dosen, dan perwakilan RSUD Dr. Soedarso sebagai bentuk kenang-kenangan. Momen ini diabadikan sebagai simbol kerjasama yang harmonis antara dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Sekretaris Prodi Administrasi Kesehatan, Siti Masdah, berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan. “Kolaborasi ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di ITEKES Muhammadiyah Kalbar. Kami berterima kasih kepada RSUD Dr. Soedarso atas sambutannya yang luar biasa,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Administrasi Kesehatan ITEKES Muhammadiyah Kalbar mampu memahami seluk-beluk pengelolaan rumah sakit dan puskesmas secara lebih komprehensif, sehingga siap menjadi tenaga kesehatan yang andal dan kompeten di masa depan.










