Gagasankalbar.com — Kelompok Kuliah Kerja Sosial (KKS) STAI Mempawah bersama Pemerintah Desa, Karang Taruna, dan masyarakat Desa Sungai Pangkalan I melaksanakan penanaman mangrove sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan mengurangi dampak abrasi pantai, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut merupakan salah satu program kerja unggulan Kelompok KKS STAI Mempawah yang dipimpin Ikhsan Ali selaku ketua kelompok.

Penanaman mangrove dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan pesisir Desa Sungai Pangkalan I yang mengalami pengikisan daratan akibat abrasi.
Ketua Kelompok KKS STAI Mempawah, Ikhsan Ali, mengatakan persoalan abrasi di wilayah pesisir tidak dapat dipandang sebelah mata karena dampaknya berpotensi dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Alhamdulillah, pada pagi hari ini kita dapat melaksanakan salah satu program kerja KKS STAI Mempawah bersama Pemerintah Desa, Karang Taruna, dan seluruh masyarakat Desa Sungai Pangkalan I. Program ini mungkin terlihat sederhana, tetapi kami berharap manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar **IKHSAN ALI**
Ikhsan menjelaskan, program penanaman mangrove dipilih setelah pihaknya mengamati kondisi pesisir Desa Sungai Pangkalan I yang mengalami abrasi. Berdasarkan pengamatan di lapangan, abrasi telah menyebabkan sebagian daratan di kawasan pantai mengalami pengikisan
“Penanaman mangrove ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan pesisir Desa Sungai Pangkalan I. Kami melihat bahwa abrasi merupakan persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama. Kurang lebih sudah sekitar seratus meter daratan yang terkikis oleh laut,” jelas IKHSAN ALI.
Ia mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menanam mangrove, tetapi juga membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga lingkungan pesisir.
Menurut dia, keberhasilan program penanaman mangrove tidak hanya ditentukan oleh jumlah bibit yang ditanam pada hari pelaksanaan, tetapi juga kesadaran dan komitmen bersama untuk menjaga serta merawat mangrove setelah kegiatan selesai
“Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti pada hari ini. Mangrove yang telah ditanam harus terus dijaga dan dirawat bersama. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat,” ungkap IKHSAN ALI.
Sementara itu, Kepala Desa Sungai Pangkalan I, Sahrimin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa KKS STAI Mempawah yang telah menggagas dan melaksanakan kegiatan penanaman mangrove tersebut.
“Pemerintah Desa menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa STAI Mempawah, khususnya kepada Ketua Kelompok KKS beserta seluruh anggotanya, yang telah mendukung upaya kami dalam mencegah abrasi pantai yang selama ini terjadi,” ujar Sahrimin.
Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Desa dan mahasiswa KKS STAI Mempawah dapat memberikan dampak positif bagi kelestarian lingkungan pesisir Desa Sungai Pangkalan I.
Perwakilan Karang Taruna Desa Sungai Pangkalan I, Eka Raharjo, juga mengapresiasi Kelompok KKS STAI Mempawah yang dipimpin Ikhsan Ali karena telah menjadi salah satu penggerak kegiatan penanaman mangrove.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada STAI Mempawah, Ketua Kelompok KKS, serta seluruh mahasiswa yang telah menjadi penggerak kegiatan penanaman mangrove ini. Karang Taruna dan masyarakat sangat bersyukur dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut,” ungkap Eka Raharjo.
Menurut Eka, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan lingkungan tersebut menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
Ikhsan menegaskan kegiatan penanaman mangrove tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial atau program kerja semata, melainkan wujud kepedulian mahasiswa dan masyarakat terhadap masa depan lingkungan pesisir Desa Sungai Pangkalan I.
“Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Setiap mangrove yang kita tanam hari ini membawa harapan, doa, dan cita-cita bersama agar lingkungan pesisir Desa Sungai Pangkalan I tetap terjaga serta dampak abrasi dapat diminimalkan,” kata IKHSAN ALI.
Ikhsan juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Sungai Pangkalan I, Karang Taruna, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa, Karang Taruna, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan ini. Semoga kebersamaan yang terbangun dapat terus berlanjut dalam menjaga lingkungan dan membangun masyarakat,” tutur **IKHSAN ALI**.
Melalui kegiatan tersebut, Kelompok KKS STAI Mempawah berharap mangrove yang telah ditanam dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pada masa mendatang.
Kegiatan penanaman mangrove itu menjadi wujud kolaborasi mahasiswa, Pemerintah Desa, Karang Taruna, dan masyarakat dalam menghadapi persoalan lingkungan, khususnya abrasi yang mengancam kawasan pesisir Desa Sungai Pangkalan I.
Semangat pengabdian mahasiswa tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan satu hari, tetapi menjadi awal dari gerakan bersama untuk menjaga pesisir dan kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.

















Komentar ditutup.