Breaking News

Pontianak

HMI Cabang Pontianak Gelar Insight Session dan Luncurkan RKK: Dorong Ruang Aman dan Sistem Perlindungan Kader

badge-check

HMI Cabang Pontianak Gelar Insight Session dan Luncurkan RKK: Dorong Ruang Aman dan Sistem Perlindungan KaderPerbesar

Gagasankalbar.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pontianak menggelar kegiatan Insight Session sekaligus Launching Ruang Aman Konsultasi Kader (RKK) pada Kamis, 15 Januari 2026, pukul 16.00 WIB, di Gedung Konferensi Teater 2 Universitas Tanjungpura (UNTAN). Kegiatan ini diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri dari kader HMI serta perwakilan berbagai pihak terkait.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Beyond Silence: Membangun Ruang Aman dan Sistem Perlindungan Anggota di Lingkungan Mahasiswa dan Organisasi”. Tema ini menjadi penegasan komitmen HMI Cabang Pontianak dalam membangun sistem perlindungan internal dan menciptakan lingkungan organisasi yang aman, inklusif, serta berpihak pada kader.

Peluncuran RKK diharapkan menjadi langkah awal dalam menghadirkan ruang aman dan ruang konsultasi bagi kader HMI yang menghadapi berbagai persoalan, baik personal maupun struktural, di dalam organisasi.

Program ini disambut positif oleh para pemangku kepentingan yang hadir.

Akademisi sekaligus alumni HMI, Yudith E. Vitranilla, S.H., M.H., mengapresiasi inisiatif pembentukan RKK. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian organisasi terhadap keberlanjutan kader.

“Pembentukan Ruang Aman Konsultasi Kader ini merupakan langkah yang baik dan progresif. Organisasi tidak hanya berbicara soal kaderisasi, tetapi juga tentang perlindungan dan keberpihakan terhadap anggotanya,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Satgas PPKPT Universitas Tanjungpura, Emilya Kalsum, S.T., M.T.,. Ia menyambut baik hadirnya sistem perlindungan di tingkat organisasi mahasiswa. Menurutnya, keberadaan RKK dapat menjadi mitra strategis bagi Satgas PPKPT.

“RKK ini bisa membantu kerja Satgas PPKPT di lini-lini tertentu yang belum sepenuhnya terjangkau oleh universitas,” katanya.

Sementara itu, PBH Kampanye LBH Kalimantan Barat, Maratushsholihah, menilai RKK sebagai wujud nyata organisasi yang terus melakukan pembenahan. Ia menyampaikan bahwa ruang aman seperti ini memiliki dampak jangka panjang.

“Manfaat dari program seperti RKK mungkin tidak langsung dirasakan hari ini, tetapi dalam beberapa tahun ke depan dampaknya akan terlihat. Ini adalah langkah kecil yang bermakna,” tuturnya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan HMI Cabang Pontianak, Siti Halizah, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap RKK dapat menjadi ruang yang aman bagi seluruh kader. Ia menjelaskan bahwa RKK merupakan program baru HMI Cabang Pontianak pada periode kepengurusan 2025/2026. Oleh karena itu, pihaknya membuka ruang evaluasi dan masukan dari berbagai pihak.

“Kami menyadari bahwa RKK masih memiliki banyak keterbatasan. Karena itu, kami sangat terbuka terhadap kritik dan masukan yang konstruktif demi keberlanjutan program ini ke depan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Insight Session dan Launching RKK ini, HMI Cabang Pontianak menegaskan komitmennya untuk melampaui budaya diam (Beyond Silence) dan terus membangun lingkungan organisasi yang aman, inklusif, serta berorientasi pada perlindungan setiap kader.

Tinggalkan Balasan

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Bedah Buku Sejarah HMI Cabang Pontianak, Momentum Milad ke-67 untuk Merawat Ingatan dan Identitas Kader

17 Okt 2026 - 21:41 WIB

Bedah Buku Sejarah HMI Cabang Pontianak, Momentum Milad ke-67 untuk Merawat Ingatan dan Identitas Kader

104 Lulusan FIKPsi UM Pontianak Siap Hadapi Dunia Kerja

16 Okt 2026 - 23:50 WIB

104 Lulusan FIKPsi UM Pontianak Siap Hadapi Dunia Kerja

72 Mahasiswa Hukum UM Pontianak Yudisium, Tiga Lulusan Raih IPK Tertinggi

16 Okt 2026 - 23:47 WIB

72 Mahasiswa Hukum UM Pontianak Yudisium, Tiga Lulusan Raih IPK Tertinggi

HMI Pontianak Desak Pemkot Bertindak Tegas, Evaluasi Dampak Pengaturan Angkutan di Jembatan Kapuas I

14 Okt 2026 - 02:56 WIB

HMI Pontianak Desak Pemkot Bertindak Tegas, Evaluasi Dampak Pengaturan Angkutan di Jembatan Kapuas I

Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, PW Fatayat NU Kalbar dan PTA Pontianak Siapkan Sinergi Program Berbasis Literasi Hukum

14 Okt 2026 - 02:30 WIB

Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, PW Fatayat NU Kalbar dan PTA Pontianak Siapkan Sinergi Program Berbasis Literasi Hukum
Trending di Pontianak