BUPATI KUBU RAYA TEGASKAN KOMITMEN KEBERAGAMAN SAAT TINJAU OPERASI PASAR DI GEREJA ST. AGUSTINUS - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Bahas Infrastruktur dan Indonesia Emas 2045, LK II HMI Pontianak Hadirkan Yuliansyah Gulam Mohamad Sharon Soroti Ketahanan Energi Nasional di Forum LK II HMI Pontianak Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Gelar Baitul Arqom Dasar, Perkuat Kapasitas Kader Hakim Tolak Eksepsi Showroom Auto88 dan Dipostar Finance, Kasus Dugaan Tagihan Fiktif dan Penahanan BPKB Siap Dibuktikan di Persidangan Suasana Reflektif Warnai Pembinaan Keagamaan di Lapas Kelas IIA Pontianak Anggota DPRD Kubu Raya Kecam Kasus Dugaan Pencabulan Anak, Minta Pendampingan Korban Dipercepat

Kubu Raya

BUPATI KUBU RAYA TEGASKAN KOMITMEN KEBERAGAMAN SAAT TINJAU OPERASI PASAR DI GEREJA ST. AGUSTINUS

badge-check


					BUPATI KUBU RAYA TEGASKAN KOMITMEN KEBERAGAMAN SAAT TINJAU OPERASI PASAR DI GEREJA ST. AGUSTINUS Perbesar

Gagasakalbar.com – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk hadir di tengah seluruh umat beragama melalui pelaksanaan Operasi Pasar menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau Operasi Pasar Murah yang digelar di Gereja St. Agustinus, Jalan Adisucipto Desa Parit Baru, Senin (8/12/2025).

Operasi Pasar yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya ini menyediakan 5 ton beras premium, 200 kilogram gula, serta 200 liter minyak goreng untuk masyarakat Kecamatan Sungai Raya, khususnya jemaat Gereja St. Agustinus dan warga Desa Parit Baru. Pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada pihak gereja yang telah memberikan dukungan dan menyediakan lokasi kegiatan.

Bupati Sujiwo menjelaskan bahwa kegiatan di Gereja St. Agustinus merupakan titik kedua setelah sebelumnya dilaksanakan Gerakan Pangan Murah di Paroki Santo Fidelis Kecamatan Sungai Ambawang. Dalam waktu dekat, Operasi Pasar juga direncanakan digelar di Desa Sungai Ambawang Kuala dan Desa Sungai Raya Dalam, wilayah yang memiliki jumlah warga Nasrani cukup besar.

Pada kegiatan tersebut, pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp46.000 per paket sembako.
“Subsidi dari pemerintah memang tidak besar, semula Rp21.000. Tetapi khusus hari ini saya tambahkan lagi Rp25.000 sehingga totalnya Rp46.000. Mudah-mudahan ini cukup meringankan beban masyarakat yang akan merayakan Natal,” ujar Sujiwo.

Ia menegaskan bahwa pemilihan gereja sebagai lokasi Operasi Pasar bukan hanya pertimbangan strategis, tetapi juga membawa pesan moral tentang pentingnya kehadiran pemerintah bagi seluruh umat beragama.
“Pemerintah harus hadir di semua umat, apakah Nasrani, Muslim, Hindu, Buddha, atau Konghucu. Kita hadir untuk membantu dan menjaga keberagaman sebagai kekuatan kita,” tegasnya.

Sujiwo menambahkan bahwa menjelang hari besar keagamaan, permintaan pasar biasanya meningkat sehingga dapat memicu inflasi. Karena itu, Operasi Pasar juga menjadi langkah konkret pemerintah dalam mengendalikan harga dan menjaga stabilitas pasokan pangan di masyarakat.

Kegiatan berlangsung lancar dan disambut antusias oleh warga yang berharap program serupa dapat terus digelar di berbagai wilayah lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemuda Muhammadiyah Kubu Raya Gelar Baitul Arqom Dasar, Perkuat Kapasitas Kader

15 Mei 2026 - 19:42 WIB

Anggota DPRD Kubu Raya Kecam Kasus Dugaan Pencabulan Anak, Minta Pendampingan Korban Dipercepat

15 Mei 2026 - 19:31 WIB

Hantavirus Jadi Sorotan di Kalbar, Direktur RSUD TBSI Imbau Masyarakat Tetap Waspada

13 Mei 2026 - 11:25 WIB

DPD KNPI Kubu Raya Terima Kunjungan Silaturahmi Bawaslu, Bahas Kolaborasi Penguatan Demokrasi

12 Mei 2026 - 11:04 WIB

Sinergi BGN dan Pemda Perkuat Rantai Pasok Program MBG di Kubu Raya

12 Mei 2026 - 10:59 WIB

Trending di Kubu Raya