Bocah 6 Tahun Bernama Rama Ditemukan Meninggal Usai Tenggelam di Parit Tanjung Raya 1 - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Antusiasme Warga Serbu Bazar Sembako Murah Perumda Aneka Usaha Menanjak Bahagia, Seluruh Paket Ludes Terjual Semarak HUT ke-19 Kubu Raya, Puskesmas Punggur Ajak Warga Hidup Sehat Lewat Senam GERMAS Derahman: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Hadapi Tantangan Fiskal Kubu Raya Banggar DPR RI Dorong Bank Indonesia Kalbar Perkuat Deteksi Dini Ekonomi dan Pengembangan UMKM Daerah Banggar DPR RI Dorong Penguatan Transfer ke Daerah dan Optimalisasi APBN untuk Pembangunan Kalimantan Barat Nelayan Hilang Kontak di perairan Teluk Cina Pulau Lemukutan di temukan dalam keadaan selamat oleh tim SAR Gabungan

Pontianak

Bocah 6 Tahun Bernama Rama Ditemukan Meninggal Usai Tenggelam di Parit Tanjung Raya 1

badge-check


Bocah 6 Tahun Bernama Rama Ditemukan Meninggal Usai Tenggelam di Parit Tanjung Raya 1 Perbesar

Gagasankalbar.com – Seorang bocah berusia 6 tahun bernama Rama ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di Parit Tanjung Raya 1, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, pada Rabu (08/01/2026).

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menyampaikan bahwa pihaknya menerima informasi dari Bapak Saragih dari BPBD Kota Pontianak sekitar pukul 16.30 WIB. Laporan tersebut berisi adanya kondisi membahayakan manusia, di mana satu orang anak diduga tenggelam saat mandi di parit tersebut.

“Korban diketahui sedang mandi dan berenang di Parit Tanjung Raya 1. Ada saksi mata yang melihat korban berada di parit. Namun hingga sore hari korban tidak kembali pulang ke rumah,” ujar I Made Junetra.

Masyarakat setempat bersama keluarga sempat melakukan pencarian visual di sekitar lokasi kejadian, namun tidak membuahkan hasil (nihil). Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Pontianak segera bergerak ke lokasi dengan membawa 1 unit Rescue Car D-Max, 1 unit Rescue Trail, dan 1 set Rubber Boat.

Sekitar pukul 17.30 WIB, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, berjarak sekitar 10 meter ke arah timur dari lokasi kejadian.

Korban kemudian berhasil dievakuasi dan dibawa menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Yarsi Kota Pontianak untuk dilakukan visum. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.

I Made Junetra menyampaikan belasungkawa atas kejadian ini dan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap aktivitas anak-anak di area berbahaya seperti parit dan saluran air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Kalbar Hadiri Pembukaan Muswil FL2MI di Polnep Ajak Pemuda Kawal Kebijakan Secara Konstruktif

12 Juli 2026 - 09:39 WIB

Jelang Temu Karya, Keterbukaan Penjaringan Calon Ketua Karang Taruna Kabupateen/Kota Jadi Harapan Kader

8 Juli 2026 - 09:11 WIB

Solmadapar Desak PLN Kalbar Berikan Kompensasi atas Pemadaman Listrik

7 Juli 2026 - 23:58 WIB

Mantan Anggota Polres Melawi Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Dugaan Narkotika, Kuasa Hukum Siapkan Banding

6 Juli 2026 - 12:26 WIB

Soroti Pemadaman Listrik di Kalbar, Solmadapar Tuntut Transparansi dan Kompensasi untuk Pelanggan

5 Juli 2026 - 23:06 WIB

Trending di Pontianak