Bocah 6 Tahun Bernama Rama Ditemukan Meninggal Usai Tenggelam di Parit Tanjung Raya 1 - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
KPU Sampaikan Usulan Calon Pengganti Antarwaktu (PAW) secara cepat dan berkepastian hukum Bawaslu Kubu Raya Gandeng Fatayat NU Perkuat Pengawasan Partisipatif Perempuan Jelang Pemilu 2029 Workshop Gesit Maju Digital Dorong Perempuan Kembangkan Usaha Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal Gemawan Perkuat Ketahanan Masyarakat melalui Dialog Multipihak tentang Gender dan Perubahan Iklim di Kapuas Hulu Pod Getar Diduga Narkoba Jenis Baru Marak Beredar di Kalbar, Sasar Kalangan Anak Muda Perkuat Komitmen Antinarkoba, Bandara Internasional Supadio Gandeng BNN Kabupaten Kubu Raya Gelar Sosialisasi Intensif

Pontianak

Bocah 6 Tahun Bernama Rama Ditemukan Meninggal Usai Tenggelam di Parit Tanjung Raya 1

badge-check


Bocah 6 Tahun Bernama Rama Ditemukan Meninggal Usai Tenggelam di Parit Tanjung Raya 1 Perbesar

Gagasankalbar.com – Seorang bocah berusia 6 tahun bernama Rama ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan tenggelam di Parit Tanjung Raya 1, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, pada Rabu (08/01/2026).

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menyampaikan bahwa pihaknya menerima informasi dari Bapak Saragih dari BPBD Kota Pontianak sekitar pukul 16.30 WIB. Laporan tersebut berisi adanya kondisi membahayakan manusia, di mana satu orang anak diduga tenggelam saat mandi di parit tersebut.

“Korban diketahui sedang mandi dan berenang di Parit Tanjung Raya 1. Ada saksi mata yang melihat korban berada di parit. Namun hingga sore hari korban tidak kembali pulang ke rumah,” ujar I Made Junetra.

Masyarakat setempat bersama keluarga sempat melakukan pencarian visual di sekitar lokasi kejadian, namun tidak membuahkan hasil (nihil). Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Pontianak segera bergerak ke lokasi dengan membawa 1 unit Rescue Car D-Max, 1 unit Rescue Trail, dan 1 set Rubber Boat.

Sekitar pukul 17.30 WIB, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, berjarak sekitar 10 meter ke arah timur dari lokasi kejadian.

Korban kemudian berhasil dievakuasi dan dibawa menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Yarsi Kota Pontianak untuk dilakukan visum. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.

I Made Junetra menyampaikan belasungkawa atas kejadian ini dan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap aktivitas anak-anak di area berbahaya seperti parit dan saluran air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Workshop Gesit Maju Digital Dorong Perempuan Kembangkan Usaha Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal

10 Juni 2026 - 03:51 WIB

OKK PWI Kalbar 2026 Perkuat Profesionalisme Wartawan di Era Digital

9 Juni 2026 - 12:15 WIB

SatuMu Jadi Instrumen Penguatan Cabang dan Ranting Muhammadiyah di Kalbar

8 Juni 2026 - 11:32 WIB

Zulhas: MBG dan Hilirisasi Komoditas Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

5 Juni 2026 - 09:30 WIB

Gemawan Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pembangunan Responsif Gender dan Adaptasi Perubahan Iklim di Kabupaten Mempawah

5 Juni 2026 - 09:25 WIB

Trending di Pontianak