Bangunan TPS3R di Desa Pesaguan Kiri Terbengkalai, Kader HMI Berikan Tanggapan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Kanada Ditahan Imbang Bosnia dan Herzegovina, Kedua Tim Harus Berbagi Poin Amerika Serikat Raih Kemenangan Besar, Bungkam Paraguay 4-1 di Piala Dunia 2026 Bigetron Melaju ke Grand Final MPL ID Season 17, Tumbangkan Geek Fam 4-1 dan Amankan Tiket MSC 2026 KREASI Ketapang Tingkatkan Kapasitas Fasilitator Daerah BSAN, Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman Hazilina Jadi Pelatih Utama Daerah dalam Pelatihan Peningkatan Kapasitas Fasilitator Daerah Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Ketapang Sehat yang Tertunda di Ujung Jalan dan Hak Warga Kalbar atas Akses Kesehatan

Ketapang

Bangunan TPS3R di Desa Pesaguan Kiri Terbengkalai, Kader HMI Berikan Tanggapan

badge-check


Bangunan TPS3R di Desa Pesaguan Kiri Terbengkalai, Kader HMI Berikan Tanggapan Perbesar

KETAPANG, GAGASANKALBAR.COM– Proyek pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) di Dusun Pematang Sirih, Desa Pesaguan Kiri, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, sampai kini tampak terbengkalai. TPS3R yang di harapkan dapat sebagai solusi pengolahan sampah malah kini tidak bisa berfungsi sesuai harapan.

 

Berdasarkan informasi yang di himpun dari JURNALIS.co.id Proyek bangunan yang diprediksi menelan biaya di atas Rp300 juta tersebut diperkirakan dibangun tiga atau dua tahun lalu. Kuat dugaan TPS3R dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ketapang.

 

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi bangunan TPS3R yang sudah mulai rusak, ditumbuhi semak, dan tidak terawat. Warga sekitar mengungkapkan bahwa sejak dibangun TPS3R tersebut belum pernah digunakan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Menanggapi hal ini, salah satu kader HMI Cabang Ketapang, Muhammad Iqbal Khadafi, menyayangkan kondisi terbengkalainya bangunan tersebut.

 

“Saya sangat menyayangkan ketika fasilitas yang dibangun dengan dana APBD maupun APBN dibiarkan mangkrak. Ini mencerminkan lemahnya perencanaan dan pengawasan dari pihak terkait,” ujar Iqbal kader HMI Cabang Ketapang.

 

Iqbal juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, dinas terkait, dan masyarakat dalam mengelola fasilitas publik seperti TPS3R. “Jangan sampai program pengelolaan sampah hanya sekadar proyek tanpa dampak. Harus ada komitmen untuk mengoperasikan dan merawatnya agar manfaatnya bisa dirasakan warga,” tambahnya.

 

Ia pun mendorong agar ada audit dan evaluasi terhadap pemanfaatan infrastruktur serupa di daerah lain. “Kami dari HMI siap terlibat dalam pengawalan dan pengawasan demi memastikan fasilitas publik benar-benar bermanfaat untuk masyarakat.” tutup iqbal***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KREASI Ketapang Tingkatkan Kapasitas Fasilitator Daerah BSAN, Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman

13 Juni 2026 - 10:38 WIB

Hazilina Jadi Pelatih Utama Daerah dalam Pelatihan Peningkatan Kapasitas Fasilitator Daerah Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Ketapang

13 Juni 2026 - 10:31 WIB

Muhammad Hakiki Ajukan PK ke Mahkamah Agung: Menyoal Kriminalisasi Hak Milik dan Kekeliruan Penerapan Pasal 362 KUHP dalam Putusan PN Ketapang

11 Juni 2026 - 01:57 WIB

KPU Sampaikan Usulan Calon Pengganti Antarwaktu (PAW) secara cepat dan berkepastian hukum

10 Juni 2026 - 05:04 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Warga Hilang di Ketapang dalam Keadaan Selamat

8 Juni 2026 - 11:36 WIB

Trending di Ketapang