Bangunan TPS3R di Desa Pesaguan Kiri Terbengkalai, Kader HMI Berikan Tanggapan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
BEM UNIVERSITAS OSO PONTIANAK SUKSES GELAR EKSPEDISI LEIMENA DI SINGKAWANG: BELAJAR, MENGABDI, DAN MENUTUP KEPENGURUSAN DENGAN BERMAKNA Pendidikan Indonesia dan Paradoks Angka 20 Persen Bawaslu Kubu Raya Perkuat Sinergi dengan Dinas PMD, Siapkan PKS untuk Pengawasan Pemilu Bukti Chat Mencuat, Dugaan Pemerasan dan Praktik Mafia Tanah Libatkan Oknum Kades Kubu Raya Masuki Babak Baru Universitas Muhammadiyah Pontianak Lepas 970 Mahasiswa KKN, Sebar ke Lima Kabupaten hingga Malaysia Pemkot Pontianak Terbuka terhadap Wacana Perda LGBT, Tekankan Kajian Komprehensif

Ketapang

Bangunan TPS3R di Desa Pesaguan Kiri Terbengkalai, Kader HMI Berikan Tanggapan

badge-check


Bangunan TPS3R di Desa Pesaguan Kiri Terbengkalai, Kader HMI Berikan Tanggapan Perbesar

KETAPANG, GAGASANKALBAR.COM– Proyek pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) di Dusun Pematang Sirih, Desa Pesaguan Kiri, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, sampai kini tampak terbengkalai. TPS3R yang di harapkan dapat sebagai solusi pengolahan sampah malah kini tidak bisa berfungsi sesuai harapan.

 

Berdasarkan informasi yang di himpun dari JURNALIS.co.id Proyek bangunan yang diprediksi menelan biaya di atas Rp300 juta tersebut diperkirakan dibangun tiga atau dua tahun lalu. Kuat dugaan TPS3R dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ketapang.

 

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi bangunan TPS3R yang sudah mulai rusak, ditumbuhi semak, dan tidak terawat. Warga sekitar mengungkapkan bahwa sejak dibangun TPS3R tersebut belum pernah digunakan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Menanggapi hal ini, salah satu kader HMI Cabang Ketapang, Muhammad Iqbal Khadafi, menyayangkan kondisi terbengkalainya bangunan tersebut.

 

“Saya sangat menyayangkan ketika fasilitas yang dibangun dengan dana APBD maupun APBN dibiarkan mangkrak. Ini mencerminkan lemahnya perencanaan dan pengawasan dari pihak terkait,” ujar Iqbal kader HMI Cabang Ketapang.

 

Iqbal juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, dinas terkait, dan masyarakat dalam mengelola fasilitas publik seperti TPS3R. “Jangan sampai program pengelolaan sampah hanya sekadar proyek tanpa dampak. Harus ada komitmen untuk mengoperasikan dan merawatnya agar manfaatnya bisa dirasakan warga,” tambahnya.

 

Ia pun mendorong agar ada audit dan evaluasi terhadap pemanfaatan infrastruktur serupa di daerah lain. “Kami dari HMI siap terlibat dalam pengawalan dan pengawasan demi memastikan fasilitas publik benar-benar bermanfaat untuk masyarakat.” tutup iqbal***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polsek Matan Hilir Utara Bersama Manggala Agni Dan Warga Lakukan Pemadaman Kebakaran Lahan

12 Juli 2026 - 09:45 WIB

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Pelari Meriahkan Ketapang Bhayangkara Run 2026 dan Launching Car Free Day

12 Juli 2026 - 09:43 WIB

Muhammad Hakiki Soroti Dugaan Persoalan Perizinan PT Hungarindo Persada

3 Juli 2026 - 01:06 WIB

Pengumuman Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan Semester 1 Tahun 2026 Tingkat KPU Kabupaten Ketapang

2 Juli 2026 - 07:29 WIB

Motor Klotok Mati Mesin di Muara Ketapang, Tim SAR Evakuasi Satu ABK dengan Selamat

25 Juni 2026 - 16:05 WIB

Trending di Ketapang