Bangunan TPS3R di Desa Pesaguan Kiri Terbengkalai, Kader HMI Berikan Tanggapan - GAGASAN KALBAR

Menu

Mode Gelap
Cornelis Dorong Internasionalisasi Dayak Lewat Kongres Literasi dan Dayak Book Fair 2026 PWA Kalbar Soroti Pentingnya Budaya Sekolah Anti Kekerasan Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya Bersilaturahmi ke Kediaman Hubabah Annisa Alhaddad Bung Fajar: GMNI Kalimantan Barat Jangan Larut dalam Konflik Internal, Rakyat Sedang Menghadapi Krisis Sosial dan Ekonomi Rumah Makan Gratis Habib Terima Kunjungan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional RI Staf Ketua KPPU RI Apresiasi Daya Kritis Peserta LK II HMI Cabang Pontianak

Ketapang

Bangunan TPS3R di Desa Pesaguan Kiri Terbengkalai, Kader HMI Berikan Tanggapan

badge-check


					Bangunan TPS3R di Desa Pesaguan Kiri Terbengkalai, Kader HMI Berikan Tanggapan Perbesar

KETAPANG, GAGASANKALBAR.COM– Proyek pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) di Dusun Pematang Sirih, Desa Pesaguan Kiri, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, sampai kini tampak terbengkalai. TPS3R yang di harapkan dapat sebagai solusi pengolahan sampah malah kini tidak bisa berfungsi sesuai harapan.

 

Berdasarkan informasi yang di himpun dari JURNALIS.co.id Proyek bangunan yang diprediksi menelan biaya di atas Rp300 juta tersebut diperkirakan dibangun tiga atau dua tahun lalu. Kuat dugaan TPS3R dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ketapang.

 

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi bangunan TPS3R yang sudah mulai rusak, ditumbuhi semak, dan tidak terawat. Warga sekitar mengungkapkan bahwa sejak dibangun TPS3R tersebut belum pernah digunakan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Menanggapi hal ini, salah satu kader HMI Cabang Ketapang, Muhammad Iqbal Khadafi, menyayangkan kondisi terbengkalainya bangunan tersebut.

 

“Saya sangat menyayangkan ketika fasilitas yang dibangun dengan dana APBD maupun APBN dibiarkan mangkrak. Ini mencerminkan lemahnya perencanaan dan pengawasan dari pihak terkait,” ujar Iqbal kader HMI Cabang Ketapang.

 

Iqbal juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, dinas terkait, dan masyarakat dalam mengelola fasilitas publik seperti TPS3R. “Jangan sampai program pengelolaan sampah hanya sekadar proyek tanpa dampak. Harus ada komitmen untuk mengoperasikan dan merawatnya agar manfaatnya bisa dirasakan warga,” tambahnya.

 

Ia pun mendorong agar ada audit dan evaluasi terhadap pemanfaatan infrastruktur serupa di daerah lain. “Kami dari HMI siap terlibat dalam pengawalan dan pengawasan demi memastikan fasilitas publik benar-benar bermanfaat untuk masyarakat.” tutup iqbal***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Pembinaan Al-quran Berkelanjutan dan Santunan Muallaf di Kecamatan Kendawangan

10 Mei 2026 - 12:48 WIB

PWA Kalbar Fokus Bangun Desa Inklusi di Ketapang, Perempuan Jadi Pilar Utama

1 Mei 2026 - 22:22 WIB

KPU Ketapang Matangkan Persiapan Simulasi Dapil Menuju Pemilu 2029

30 April 2026 - 03:18 WIB

Literasi sebagai Jalan Emansipasi: Refleksi dari TBM Sahabat Cita Khatulistiwa

21 April 2026 - 08:45 WIB

Diskusi Publik Literasi “Literasi Sebagai Pilar Generasi Emas Indonesia 2045” Sukses Terlaksana

20 April 2026 - 11:39 WIB

Trending di Ketapang